Tampilkan postingan dengan label Umat Muslim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umat Muslim. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Maret 2016

Wajib Tahu: Inilah Alasan Ada Orang Baik yang Kehidupannya Tidak Baik

- Pernahkah berpikir mengapa ada
orang baik yang memiliki kehidupan tidak baik? Misalnya, makan sehari-hari saja sulit, rumah saja tidak punya, pakaian hanya yang melekat di badan. Nah, Inilah Alasan Ada Orang Baik yang Kehidupannya Tidak Baik. Semoga bisa menjadi bahan introspeksi bersama.

Wajib Tahu: Inilah Alasan Ada Orang Baik yang Kehidupannya Tidak Baik
Sumber: Ummi-online.com
Pertama-tama yang terpenting sebagai hamba Allah, kita harus paham bahwa Allah tidak pernah menciptakan kemiskinan, Allah hanya menciptakan kekayaan dan kecukupan. Lihatlah surah An Najm ayat 48: 

"dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberikan kecukupan."
Dengan pemahaman ini kita seharusnya menyadari bahwa Allah selalu mencukupi hamba-hambaNya, Allah juga memberikan kekayaan pada hamba-hamba yang dikehendakiNya, tak peduli hamba tersebut orang baik atau jahat. 

Selanjutnya kita bahas mengapa ada orang baik yang kondisi hidupnya kurang baik? Apakah ini adil? Mengapa Allah tidak membuat hidup semua orang baik menjadi kaya raya?
Tentu saja karena untuk menjadi kaya secara harta tidak cukup sekadar menjadi baik, tapi diperlukan juga skill atau keahlian, ilmu yang mumpuni, dan juga kerja cerdas. 

Orang yang seumur hidup bekerja keras hanya mengandalkan otot, tentu saja memiliki keterbatasan penghasilan dibandingkan orang yang bekerja dengan menggunakan kecerdasannya, teknologi yang dikuasai, dan skill khusus yang mungkin tak semua orang miliki. 

Itulah sebabnya Allah menyatakan Ia akan mengangkat derajat orang yang beriman dan berilmu. Sebagai muslim kita tak hanya perlu menjadi baik, namun untuk mendapat kehidupan baik juga memerlukan ilmu lebih. 

Pertanyaannya, bagi setiap orang yang ingin memiliki kehidupan baik, sudahkah membekali diri dengan ilmu pengetahuan, skill, dan memupuk kebiasaan-kebiasaan hidup hemat, cermat, bersahaja yang bisa mengantar kita pada kekayaan? 

Amat lucu jika kita merasa sebagai orang baik, tapi kemudian menuntut Allah hanya karena tak mendapat kehidupan yang baik, padahal memang dirinya belum memenuhi syarat-syarat untuk layak mendapat kehidupan yang baik: ilmu, skill, dan kebiasaan hidup. 
Semoga bermanfaat.

Sumber: Ummi-online.com

Selasa, 08 Maret 2016

Hindari! Beginilah Doa Malaikat Terhadap Orang yang Pelit

- Pelit merupakan sifat enggan mengeluarkan
harta untuk kepentingan diri sendiri dan orang lain. Dengan menyimpan rapi harta benda yang dimiliki, seseorang merasa kepunyaannya tersebut akan semakin bertambah.

Sifat ini tentu bertentangan dengan yang diajarkan Rasulullah SAW. Dalam banyak hadistnya, Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa tidak akan hilang harta orang yang bersedekah, justru Allah SWT akan mengembalikannya dengan berlipat ganda.


Hindari! Beginilah Doa Malaikat Terhadap Orang yang Pelit
Sumber: Infoyunik.com
Ternyata, para malaikat juga memiliki doa khusus yang ditujukan kepada orang yang pelit, kikir atau bakhil ini. Bukan kebaikan, namun keburukan terhadap diri dan harta yang kita miliki. Seperti apa doanya?

Malaikat merupakan makhluk yang memiliki kedudukan dekat sang pencipta. Karena ketaatan mereka kepada Allah, maka doa makhluk yang diciptakan dari cahaya terrsebut akan lebih cepat dihijabah.

Ternyata, diam-diam malaikat turut serta mendoakan manusia. Ada kalanya mereka berdoa untuk kebaikan, namun terkadang mereka mendoakan hal yang buruk atas manusia yang bertentangan dengan ajaran Rasulullah SAW. Termasuk doa untuk orang-orang pelit menginfakkan harta menolong sesama.

Dalam hadist riwayat Imam al-Bukhari dan Imam Muslim, dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya:

'Tidak satu hari pun dimana seorang hamba berada padanya kecuali dua Malaikat turun kepadanya. Salah satu di antara keduanya berkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.' Sedangkan yang lainnya berkata, 'Ya Allah, hancurkanlah  harta orang yang kikir.'" HR. Al-Bukhari, kitab az-Zakaah, bab Qauluhu Ta’aalaa: faman A’tha wat taqaa… (no. 1442) dan Muslim, kitab az-Zakaah bab Fil Munfiq wal Mumsik (no. 1010).

Dari hadist diatas diketahui jelas bahwa doa malaikat terhadap orang yang kikir dan pelit ini adalah menghancurkan hartanya.

Kikir dalam makna hadist di atas menurut Al-Malla ‘Ali al-Qari adalah orang-orang yang pelit memberikan kebaikan dan harta kepada orang lain.  Sementara itu Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan jika kata “hancurkanlah”memiliki  makna bahwa harta itu sendiri yang hancur atau pemilik harta tersebut. Maksudnya adalah hilangnya kebaikan karena sibuk dengan yang lainnya.

Selain hadist dari Imam Al Bukhari dan Muslim, hadist lainnya yang juga membahas hal serupa diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Al Hakim. Dari Abi Hurairah Radhiyallahu anhu, dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda

"Sesungguhnya seorang Malaikat yang ada di sebuah pintu dari pintu-pintu langit, berkata: ‘Barangsiapa meminjamkan pada hari ini, maka akan dibalas pada hari nanti.’ Dan seorang Malaikat lagi yang berada pada pintu yang lain berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak dan percepatlah kehancuran harta orang yang pelit.’’ HR. Ahmad (V/198) dan al-Hakim (II/445).

Dari Abud Darda' Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda yang artinya:

"Tidaklah matahari terbit kecuali diutus di dua sisinya dua Malaikat yang berseru. Semua penduduk bumi mendengarkannya kecuali jin dan manusia, mereka berdua berkata, 'Wahai manusia menghadaplah kalian kepada Rabb kalian, karena yang sedikit dan cukup itu tentu lebih baik daripada yang banyak tetapi dipakai untuk foya-foya, dan tidaklah matahari terbenam kecuali diutus di antara dua sisinya dua Malaikat yang berseru, semua penduduk bumi mendengarkannya kecuali jin dan manusia, mereka berdua berkata: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak dan hancurkanlah harta orang yang pelit.’" HR. Ahmad (V/197), Ibnu Hibban (no. 686, 3329) dan al-Hakim (II/443

Begitu ngerinya doa malaikat tersebut sehingga kita sudah seharusnya meninggalkan sifat kikir, pelit dan bakhil ini. Karena harta sebenarnya yang kita punya, bukanlah seberapa besar yang kita miliki saat ini, namun berapa besar yang kita berikan untuk kebaikan orang lain.


Sumber: Infoyunik.com

Karena Doa Inilah, Umat Nabi Muhammad Tidak Diazab, Doa Apakah Itu?

- Tahukah Anda apa itu pengertian azab
dalam Islam? Azab merupakan siksaan yang dihadapi oleh seluruh makhluk Tuhan termasuk manusia karena kesalahan yang pernah dibuat sebelumnya. Manusia memang tak luput dari kesalahan, karenanya umat Nabi Muhammad ini bahkan pernah layak mendapat azab.
 
 

Sebagian besar dari kita pasti sudah tahu apa itu azab dalam Islam. Akan tetapi pernah juga karena doa ini, umat Nabi Muhammad tidak diazab, doa luar biasa apakah ini? Apakah dosa bersangkutan sulit dilakukan? Ulasan di bawah ini akan menjawab beberapa pertanyaan tersebut secara ringkas namun lengkap.

Di suatu kafilah dakwah dengan Sa’ad bin Abi, Nabi Muhammad SAW pernah melewati masjid yaitu Masjid Bani Muawiyah. Selanjutnya Rasulullah SAW masuk ke dalam masjid dan menunaikan shalat dua rakaat. Setelah shalat sunnah Tahiyyatul Masjid tersebut berakhir, beliau memanjatkan kembali doa kepada Allah Yang Maha Esa. Ternyata doa ini diriwayatkan oleh Imam Muslim, isinya yaitu permintaan Nabi Muhammad SAW agar umatnya bisa betul-betul terbebas dari azab yang dikirimkan Allah Sang Pencipta. Lebih lengkapnya, Rasulullah SAW menyatakan tiga permintaan yang ternyata selanjutnya dua permohonan dikabulkan sementara satu lainnya ditolak. Pertama, Nabi Muhammad SAW memohon agar umat beliau tidak dibinasakan dengan cara tenggelam. Kedua, Nabi Muhammad SAW memohon pada Allah Ta’ala agar umat beliau tak dibinasakan dengan cara kelaparan di musim kemarau. Dua permintaan ini dikabulkan Allah, namun sampailah Nabi Muhammad SAW ke permohonan terakhir. Isinya meminta agar tak ada keganasan terjadi antara manusia. Ternyata permohonan ini ditolak oleh Allah Yang Maha Kuasa. 

Dengan berpegang pada definisi azab, kita mungkin sudah tahu bahwa Allah Yang Maha pengasih pernah berfirman tentang azab. Hanya Allah yang memiliki kuasa mengirim azab kepada manusia, azab datangnya bisa dari atas atau bahkan kaki kita. Allah juga bisa membaurkan kita ke suatu golongan dan membiarkan golongan bersangkutan bersikap ganas pada kita. Intinya, azab akan menunjukkan kebesaran Allah yang luar biasa, kita sebagai manusia sudah pasti tak bisa menolaknya tanpa cara yang dipraktikkan Nabi Muhammad SAW. Jadi, selalu hati-hatilah dalam berbicara mapun bersikap.

Keganasan manusia yang tak dihentikan oleh Allah ini ternyata banyak terjadi di negara penuh dengan konfilk. Kita sendiri pasti pernah melihatnya di hadapan kita, baik dari pang paling sederhana sampai paling mengerikan sekalipun. Rupanya, ada suatu bangsa yang dipercaya oleh Allah untuk menimpakan azab pada kaum kafir, bangsa ini antara lain palestina dan kaum mujahid yang tersebar di berbagai daerah. Perlu diperhatikan bahwa azabnya tetap berasal dari Allah, namun eksekusi dilakukan oleh bangsa tertentu ini.

Di kisah yang beredar, bangsa yang terkena oleh azab ini adalah Bangsa Zionis dan bangsa penjajah lainnya. Rupanya, kaum Muslimin yang senantiasa percaya pada Allah SWT ini selalu meraup kemenangan, apalagi terhadap bangsa yang tidak mengenal azab menurut Islam. Untung saja Nabi Muhammad SAW masih peduli terhadap mereka semua dan kasih sayangnya membantu mereka terselamatkan dari azab. Ingin senantiasa terbebas dari azab Allah? Pastikan kita sebagai umat Islam selalu menuruti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ingatlah juga untuk menunaikan shalat sunnah Tahiyyatul Masjid yang diikuti dengan beberapa permintaan karena doa ini, umat Nabi Muhammad tidak diazab.
Sumber: Kumpulanmisteri.com

Senin, 07 Maret 2016

Inilah Bukti Sedekah Dibalas Berlipat Ganda Oleh Allah

asalbagikan - Seorang tetangga yang mempunyai usaha
sewa menyewa keperluan pesta, ia sampai mempunyai 60 buah tenda, dan hampir tidak pernah ada di rumah, karena tendanya selalu berkeliling tak henti disewa. Ia bercerita tengah renovasi rumah peninggalan orangtuanya menghabiskan dana sampai dua milyar!
Inilah Bukti Sedekah Dibalas Berlipat Ganda Oleh Allah
Sumber: Ummi-online.com
Cerita itu tidak akan menarik bila hanya bersifat riya semata. Namun setelah ia menguraikan rahasia suksesnya karena welas asih Allah dan kesukaannya bersedekah tak henti atas nikmat yang diberikan Allah, maka hal itu jadi terasa istimewa. 

Ternyata sedekah bisa mempunyai makna yang sangat dalam, bahkan berbuah manis dan “ajaib”. Allah sangat menyenangi orang-orang yang suka berderma, bersedekah dengan ikhlas untuk ringankan beban saudaranya yang kekurangan. Bahkan Allah sendiri telah mengatakan balasannya terhadap orang yang beramal baik, dan suka menginfakkan hartanya. 

“Siapa yang beramal baik, maka Allah akan membalasnya dengan sepuluh kali lipat dari amal-nya.” (al-An’am:60). 

Allah juga memberi perumpamaan terhadap orang-orang yang suka bersedekah, memberikan sesuatu yang bermanfaat pada kaum papa, dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, dan pada tiap-tiap bulir mengeluarkan seratus biji. (al-Baqarah:261) 

Suatu ketika, ada seorang pengemis mendatangi Ali ibn Abi Thalib. Ali kemudian menyuruh anaknya meminta uang kepada Fatimah. “Hasan, mintalah kepada ibumu dua dirham dari enam dirham yang kuberikan kepadanya”. 

Dengan patuh, Hasan menemui ibunya. Namun ibunya merasa keberatan, karena uang enam dirham itu akan dipakai seluruhya untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Ali kemudian bergumam ”Seseorang belum benar-benar beriman sehingga ia lebih meyakini kebenaran yang ada di sisi Allah daripada apa yang ada di tangannya”. 

Kali ini Ali menginginkan Fatimah dengan suka rela ataupun terpaksa untuk memberikan uang itu, bukan lagi dua dirham,  namun enam dirham! Fatimah pun akhirnya memberikannya, dan kemudian  diberikannya oleh Ali seluruhnya kepada pengemis. Merekapun tak persoalkan lagi uang yang lenyap dari tangan. 

Tak selang berapa lama ada seseorang yang muncul sambil menuntun untanya. Ali pun tertarik dan terjadilah dialog dengan penuntun unta itu. 

"Mau kau jual berapa unta itu?”
"Seratus empat puluh dirham,” jawab pemilik unta.
“Kalau demikian, tinggalkan saja untamu itu disini, biarkan saya membantu menjualkannya...” tawaran Ali. 

Setelah saling sepakat, pemilik unta pun pergi. Beberapa saat kemudian ada seseorang datang menawar unta itu. Ali mengatakan unta itu ditawarkan dengan harga 200 dirham. Tanpa menawar, orang itupun menyetujui dan membeli unta itu. 

Saat pemilik unta datang, Ali dengan berseri memberikan uang sejumlah seratus empat puluh dirham kepadanya, dan sisanya sebanyak enam puluh dirham sebagai keuntungan, diambil oleh Ali. 

Dengan penuh syukur ia memberikan kepada isterinya Fatimah seluruhnya. Fatimahpun menerima dengan takjub, setelah mendengar cerita Ali tentang kebenaran ayat-ayatNya yang akan membalas sepuluh kali lipat apa yang disedekahkan seorang hamba.
 
Referensi:
Candra Nila Murti Dewojati, 2011, Masuk Surga Walau Belum Pernah Shalat, Penerbit Khalil-GPU, Jakarta

Sumber: Ummi-online.com

Minggu, 06 Maret 2016

Beginilah 7 Kiat dan Cara Menjadi Kaya Raya Dalam Pandangan Islam

asalbagikan - Apa sih pendapat Anda tentang kekayaan?
Punya mobil mewah, rumah tingkat, tas dan jam tangan bermerk, serta memiliki sepuluh cabang restoran? Jika itu semua kriteria kaya raya menurut kita, maka kita sedang terjebak dalam dunia paganisme dalam cerita babad modern.

Beginilah 7 Kiat dan Cara Menjadi Kaya Raya Dalam Pandangan Islam
Sumber: Google.com
Budaya paganisme itu mengukur segala sesuatu dari perspektif kesenangan dan semua yang serba materi? kita sudah tahu, mungkin saat ini sedang mengangguk-anggukkan kepala. Sedangkan yang belum tahu, mungkin malah mengerutkan dahi tanda bingung. 

Bukankah Rasulullah Saw diutus untuk menyibakkan segala bentuk budaya paganisme. Tujuannya hanya satu yaitu meng-Esa-kan Allah dan membenarkan Muhammad sebagai utusan Allah. 

Kalau selama ini hati kita selalu ingat pada mobil, kerja, rumah, jam tangan bermerk, tas eksklusif, dan teman-temannya itu. mungkin kita tengah dilalaikan dari tujuan utama dakwah Rasulullah; tiada tuhan lain selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya. 

Jadi, barangsiapa hatinya selalu ingat pada Allah maka sesungguhnya ia sudah memiliki kekayaan yang berlimpah. Loh kok bisa gitu? Ya bisalah, karena Allah akan selalu memenuhi hatinya, muncul dalam lisan dan pikirannya. Maka tenanglah mereka yang hatinya tidak dilalaikan dari mengingat Allah. 

Nah apakah perlu seorang Ummi juga kaya harta? tentu saja sangat perlu. Jangan lupa, ada Khadijah binti Khuwailid mulia yang bisa dijadikan contoh kita. Sosok mulia Khadijah menjadi inspirasi bagi kita untuk menjadi seorang Ummi kaya raya tentu saja selain kaya hatinya. Berikut penulis sertakan tips agar Ummi memiliki kekayaan berlimpah baik kaya hati maupun harta: 

1. Tumbuhkan dalam hati kita bahwa uang, jabatan dan segala perhiasan dunia ini adalah sementara. 

Kalau hidup hanya ‘dari uang, demi uang dan untuk uang’ maka apa kabar jiwa ketika ia mengalami kebangkrutan. Tidak banyak orang bisa bertahan ketika mengalami kesulitan seperti ini. Maka, mari menjadi Orang yang mempesona dengan kekuatan iman bukan kekuatan uang. 

2. Jadilah insan yang pandai untuk menerima segala apa yang telah Allah berikan dan mensyukurinya. 

Sahabat Ummi, besar ataupun kecilnya rejeki yang kita terima, sebenarnya terletak pada rasa cukup kita. Jika rejeki yang mungkin sedikit kita rasakan cukup, insyaallah kita semua tidak akan pernah mengeluh kala kurang atau berlebih. Karena ternyata ketika rasa cukup ini tidak kita hadirkan dalam hati kita, berapa pun besarnya rejeki akan terasa sedikit bahkan kurang bagi kita.
 
3. Rejeki dari Allah ternyata jauh lebih banyak dari apa yang kita sangka
Siapa bilang rejeki itu hanya uang? Sahabat Ummi, rejeki dari Allah itu tidak hanya uang, tapi juga kesehatan, anak yang menyenangkan, suami yang shalih, kesempatan dari Allah untuk tersenyum hari ini pun bagian dari rejeki Allah. Maka jangan persempit pandangan kita tentang rejeki. Bayangkan saja seorang pengusaha dalam sehari mendapatkan uang sebanyak Rp 100.000.000,00 tapi ternyata ia menderita kanker hati, hidupnya bahkan diprediksi dokter kurang dari 3 hari. Akankah uang itu bisa menyelamatkannya dari mati? Tidak kan? maka dari itu uang bukan satu-satunya hal yang harus terus kita inginkan. 

4. Jadikan shalat dan sabar sebagai penolong
Mau kaya? mau sukses ? mau mapan? tapi sudah salat belum? sudah sabar belum? karena orang yang salat itu menghadapkan seluruh potensinya, kehidupannya dan ghayah (tujuannya) untuk Allah. Sedangkan orang yang sabar itu, dia tidak akan diam untuk menerima, tapi berupaya sekuat hatinya untuk merubah keadaan. 

Sahabat Ummi ingatkan tentang ayat di Surat Ar-Ra’du ayat 11 yang berbunyi, ‘innallaha la yughayyiru maa biqaumin hatta yughayyiruu maa bi anfusihim’ (Allah tidak akan merubah suatu kaum, kecuali kaum tersebut merubah diri mereka sendiri). Jadi, kita harus berupaya merubah keadaan kita, Allah pasti akan membantu kita selama tujuan kita baik. 

5. Tingkatkan kecerdasan Ummi untuk mengelola keuangan
Belajar mengelola pengeluaran, investasi, dan tabungan dengan baik. Agar jangan sampai pengeluaran lebih besar daripada pendapatan. 

6. Berani berinvestasi
Jangan berdiam diri, ayo bergerak dan putuskan berinvestasi. Kalau muncul pertanyaan, mungkin tidak ya Ummi bisa sukses berinvestasi, jualan kerudung online misalnya? Jawabannya pasti bisa, kenapa tidak. Kita diwariskan gen berbisnis oleh Rasulullah. Kalau gagal, coba lagi dan coba terus. Barangkali ada yang harus diperbaiki dari cara kita mengatur, menyusun strategi bisnis, hingga masalah promosinya yang mungkin salah sasaran. Maka mari kita genggam dunia, dan memenuhi hati kita dengan tujuan akhirat. 

7. Sekaya dhuha, seistimewa sedekah dan seberkah Al-Waqiah
Minta kepada Allah rezeki yang diberkahi, ditampakkan, dilancarkan, dilapangkan dan dimudahkan jalannya. Lalu Rasul pun menganjurkan sedekah, agar kita tahu bahwa jangan terpukau dengan banyaknya rejeki. Tapi perhatikan sejauh mana kemanfaatannya. Agar semakin banyak orang yang kita sedekahi, semakin banyak juga yang mengenal kita dan akhirnya akan mendoakan kebaikan untuk kita. Terakhir jadikan Al-Waqiah sebagai amalan, tapi jangan lupakan tilawah harian kita lainnya. Jangan sampai karena ingin kaya, tapi yang kita baca cuma satu surat saja tiap harinya. Rasul pun menganjurkan kita untuk mengkhatamkan Al-Qur’an dalam waktu 3, 10, atau 30 hari. Mana saja yang mudah, silahkan amalkan asalkan tetap dijalankan dengan istiqomah lillahi ta’ala.
Wallahua’lam bishawab. Semoga bermanfaat. 


Sumber: Ummi-online.com

Inilah Bekal-Bekal Menuju Pernikahan Sesuai Sunnah Nabi Yang Wajib Kamu Ketahui

asalbagikan - Banyak yang harus disiapkan ketika seseorang akan menikah. Tidak hanya mempersiapkan banyak hal, namun juga kematangan diri sendiri dalam menghadapi pernikahan yang akan dijalani kelak. Menikah tidak hanya tentang hidup berdua, namun juga bagaimana pasangan suami istri bisa membangun sebuah keluarga yang beriman.

Inilah Bekal-Bekal Menuju Pernikahan Sesuai Sunnah Nabi Yang Wajib Kamu Ketahui
Sumber: Kumpulanmisteri.com
Seorang pria pasti menginginkan wanita yang baik untuk menjadi pasangan hidupnya. Kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawwadah, warrahmah pasti menjadi impian setiap pasangan muslim dan muslimah. Untuk itu, diperlukan bekal-bekal menuju pernikahan sunnah Nabi. Dalam hukum Islam, menikah itu sunnah. Sunnah nikah dalam Islam yang telah disampaikan oleh Rasulullah SAW adalah untuk menghindarkan pasangan suami istri dari perbuatan zina. Sesuai dengan sabdaNya, bahwa bagi mereka yang sudah mampu berkeluarga hendaknya segera menikah, karena pernikahan yang halal dan sah akan melindunginya dari perbuatan dosa. Dalam hal ini, mampu menikah dilihat dari mahar/ mas kawin untuk istrinya, dan mampu menafkahi istrinya. Dan bagi mereka yang belum mampu menikah, sebaiknya mereka berpuasa dalam menjaga hawa nafsu, supaya tidak melakukan zina yang berada di luar norma agama.

Persiapan menuju pernikahan Islami sangat penting bagi kaum muslim dan muslimah yang hendak menikah, supaya kehidupan rumah tangga mereka tetap diridhoi oleh Allah SWT dan terhindar dari godaan-godaan dan perasaan-perasaan yang mengganggu pernikahannya kelak. Lalu, bagaimana setelah menikah? Ternyata menikah saja tidak cukup. Kehidupan yang akan dijalani setelah menikah itulah yang terpenting di mata Allah. Berikut adalah langkah menuju pernikahan Islami:

1. Takwa kepada Allah
Dalam Al-Quran telah difirmankan, bahwa Allah akan mencukupi segala kebutuhan umat-Nya yang tawakkal kepada-Nya. Kehidupan seperti apa yang akan dijalani ketika sudah menikah memang masih menjadi misteri. Perasaan khawatir akan masa depan kehidupan sebuah pernikahan sebaiknya dihilangkan. Dalam kondisi apapun, alangkah baiknya pasangan suami istri selalu saling mendukung dan saling mengingatkan untuk tetap taat pada Allah. Pasrahkan semua yang terjadi pada-Nya, maka Ia akan melihat kesusahan umat-Nya yang membutuhkan pertolongan.

2. Menjaga kehormatan satu sama lain
Bagi mereka yang tulus dan mencari kehalalan, maka menikah adalah sebuah ibadah. Karena niat yang baik itulah, Allah akan memberikan pertolongan. Seperti yang disabdakan oleh Rasulullah SAW, bahwa ada tiga jenis orang yang berhak memperoleh bantuan dari-Nya yaitu, orang yang berjihad di jalan Allah, budak yang melakukan transaksi tebus diri (mukatabah), dan orang yang menikah dengan niat menjaga kehormatan.

3. Persamaan hak dan kewajiban
Dalam sebuah pernikahan, memahami kedudukan hak dan kewajiban satu sama lain menjadi hal yang sangat krusial bagi pasangan suami istri. Seorang suami tidak hanya berkewajiban menafkahi keluarganya, namun juga menjaga keutuhan keluarganya dengan memberikan apa yang menjadi hak istrinya. Seorang istri berkewajiban untuk patuh dan juga memberikan apa yang menjadi hak suaminya. Bila hak dan kewajiban masing-masing terpenuhi dan dipenuhi, niscaya pernikahan akan berjalan baik.

Menikah adalah puncak kebahagiaan manusia.Allah menciptakan manusia untuk hidup berpasang-pasangan. Maka bahagiakanlah pasanganmu yang dari Allah itu dengan mempersiapkan bekal-bekal menuju pernikahan sunnah Nabi supaya selalu diridhoi oleh-Nya.
 
Sumber: Kumpulanmisteri.com

Sabtu, 05 Maret 2016

Ini Dia Hukuman Untuk Orang Yang Berpuasa Namun Enggan Mengerjakan Shalat

asalbagikan - Ramadhan merupakan bulan dimana
umat Islam diwajibkan untuk berpuasa. Meski ada tambahan ibadah, bukan berarti Allah SWT mengurangi ibadah wajib yang lain. Justru pada bulan ini umat dihimbau untuk memperbanyak ibadah karena pahala yang dilimpahkan berlipat ganda.
Namun tidak bisa dipungkiri bahwa banyak orang ditengah-tengah kita berpuasa tapi meninggalkan salat. Ibadah ini dianggap terpisah sehingga tidak akan saling mempengaruhi jika salah satunya tidak dikerjakan. Padahal baik salat maupun puasa merupakan ibadah wajib dan saling mempengaruhi pahala satu sama lain.

Ini Dia Hukuman Untuk Orang Yang Berpuasa Namun Enggan Mengerjakan Shalat
Sumber: Infoyunik.com
Ternyata meremehkan ibadah salat saat berpuasa sangat berbahaya. Berdasarkan pendapat para sahabat nabi, orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja, ia menjadi kafir meskipun ia meyakini kewajiban shalat tersebut. Hal ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW riwayatkan Muslim yang  artinya:

“Garis yang memisahkan antara seorang lelaki dengan syirik atau kekafiran adalah meninggalkan shalat,” (Diriwayatkan Imam Muslim).

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan ahlus sunah Nabi Muhammad SAW juga pernah bersabda, bahwa pernjanjian antara dirinya dan umatnya adalah salat. Lantas bagi siapa yang meninggalkan salat sesungguhnya telah menjadi kafir.

Ini juga berarti meski sudah menjalankan ibadah puasa, namun dengan sengaja meninggalkan salat maka puasanya tidak sah, demikian juga dengan ibadah lainnya yang dilakukan hingga seseorang itu bertobat kepada Allah. Amalan puasa yang dia lakukan tidaklah bermanfaat pada hari kiamat nanti.  Ini sesuai dengan firman Allah dalam Q.S Al-An`am: 88 yang artinya:

“Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan,” (QS. Al-An`am: 88).

Bagaimana Jika Rajin Salat saat Ramadhan Saja
Salat merupakan rukun Islam yang sangat penting dan wajib dikerjakan. Jika pelaksanaannya hanya dilakukan saat bulan Ramadhan saja, maka dianggap sebagai orang yang meremehkan agama Allah. Oleh karena itu, tidak sah puasa seseorang yang tidak melaksanakan shalat di luar bulan Ramadhan.

Sehingga bisa ditarik kesimpulan bahwa dua ibadah ini saling berkaitan. Meski berpuasa dan rajin menjalankan ibadah pada bulan Ramadhan, maka tidak akan berpengaruh jika  menentang kewajiban atau meninggalkan salat pada bulan-bulan lainnya. Pasalnya salat adalah ibadah wajib yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.

Semoga informasi ini bisa menambah sedikit pengetahuan kita terhadap agama Allah SWT. Sudah selayaknya seorang muslim menjaga amalan shalat agar amalan lainnnya pun menjadi teranggap dan bernilai di sisi Allah. Kadar Islam seseorang akan dinilai dari penjagaan dirinya terhadap shalat. Karena salat lah amalan yang akan dihisab pertama kali di akhirat kelak. Terimakasih sudah membaca.

Sumber: Infoyunik.com

5 Kesalahan Fatal Makmum Saat Shalat Berjamaah Yang Sering Terjadi Tanpa di Sadari

asalbagikan- Salat berjamaah mempunyai keutamaan
sampai 27 derajat dibanding salat sendirian. Ibadah ini umumnya dilakukan di masjid serta bisa juga di rumah bersama keluarga.  Syarat mutlak dari salat berjamaah adalah dilakukan oleh dua orang alias lebih, yang terdiri dari imam serta makmum.


 5 Kesalahan Fatal Makmum Saat Shalat Berjamaah Yang Sering Terjadi Tanpa di Sadari
Sumber : Thayyiba.com/InsyaAllah.org
Imam adalah pemimpin shalat yang posisinya berada paling depan. Sementara makmum berada di posisi belakang serta mengikuti imam. Baik imam maupun makmum, mempunyai aturan masing-masing saat salat berjamaah berjalan.

Sebagai makmum terkadang kami lalai mengikuti aturan yang telah ditetapkan.  Lima kesalahan berikut ini tak jarang terjadi tetapi kerap diabaikan. Padahal apabila semakin terjadi, bisa  mengurangi keutamaan salat berjamaah bagi si makmum. Berikut ini lima kesalahan yang tak jarang dilakukan makmum saat salat.

1. Tak Memperhatikan Kerapian serta Kelurusan Shof

Kesalahan pertama yang tak jarang dilakukan oleh makmum dalam pelaksaan shalat adalah tak memperhatikan kerapian serta kelurusan shof.

Rosululloh shollallohu alaihi wasallam telah bersabda yang artinya, "Sebaik-baik shof bagi laki-laki adalah yang paling depan, sedangkan shof yang paling kurang baik adalah yang paling akhir. Sedangkan shof yang paling baik bagi wanita adalah paling belakang serta yang paling kurang baik adalah yang paling depan." (HR. Muslim).

Tetapi sangat disayangkan sebab sebagian besar kaum muslimin tak berlomba-lomba untuk memperoleh kebaikan ini. Mereka justru menghindari serta enggan untuk shalat di shof pertama serta malah mempersilahkan orang lain untuk berada di shof depan.

Tidak hanya itu, kesalahan makmum lainnya yang tak jarang timbul ketika melaksanakan shalat berjamaah adalah tak meluruskan ataupun merapat shofnya. Padahal Rasulullah SAW bersabda yang artinya, "Luruskan shof-shof kalian, sebab lurusnya shof tergolong kesempurnaan sholat." (HR. Bukhori Muslim)

2. Mendahului Maupun Membarengi Gerakan Imam

Kesalahan makmum yang kedua yaitu tak jarangnya mereka mendahului maupun menyertai gerakan shalat yang dilakukan oleh imam.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya, "Tidakkah orang yang membawa kepalanya mendahului imam merasa takut kalau AllAh mengubah kepalanya menjadi kepala keledai." (HR. Bukhori, Muslim).

"Sesungguhnya ubun-ubun orang yang merunduk serta membawa kepalanya mendahului imam berada di dalam genggaman setan." (HR. Thobroni dengan status hasan)

Seorang makmum tak boleh mendahului gerakan imam, sebab sebetulnya di dalam shalat berjamaah imamlah yang harus diikuti.

Adapun larangan membarengi gerakan imam maka dasarnya adalah sabda Rosululloh shollallohu alaihi wasallam, "Sesungguhnya imam itu dijadikan untuk diikuti. Apabila imam telah ruku maka ruku-lah anda serta apabila imam bangkit maka bangkitlah kalian." (HR. Al Bukhori).

Dari hadist di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa sebuahfaktor yang dilarang mengakhiri serta melambatkan gerakan dari imam. Untuk itu ada baiknya ketika shalat berjamaah makmum mengikuti alias mengiringi gerakan imam.

3. Sibuk Dengan Beberapa Macam Doa Sebelum Takbirotul Ihrom

Tidak jarang sekali kami menonton bahwa sebagian muslimin sebelum shalat menyibukkan dia dengan melafalkan niat. Sebagian besar di antara mereka membaca surat An Naas dengan argumen untuk menghapus perasaan was-was dari gangguan setan. Serta ada juga di antara makmum yang berbicara Samina wa Athona ketika mendengar perintah untuk meluruskan shof dari imam: Sawwuu shufuufakum! Padahal perintah dari imam tadi perlu pelaksanaan, bukan perlu jawaban. Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk rosululloh shollallohu alaihi wa sallam.

4. Sibuk Dengan Sholat Sunah Padahal Telah Iqomah

Tidak hanya menyibukkan diri dengan doa sebelum takbiratul ihram kesalahan selanjutnya yang dilakukan oleh makmum adalah mereka terlalu menyibukkan diri dengan shalat sunnah ketika iqamat telah dikumandangkan. Lebih parah lagi mereka kadang mengawali shalat sunnah terlebih dahulu serta tak bergabung dengan shalat harus. Faktor ini pasti saja menyalahi aliran Rasulullah SAW, Beliau bersabda: "Apabila iqomah telah dikumandangkan, maka tak ada sholat kecuali sholat harus." (HR. Muslim)

5. Hebat Orang Lain di Shof Depannya Untuk Membikin Shof Baru

Kesalahan terbaru yang tak jarang dilakukan oleh makmum ketika melaksanakan shalat adalah hebat orang lain di shof depannya untuk membikin shof baru. Faktor ini pasti saja tak boleh dilakukan sebab orang tersebut seharunya bergabung dengan shof yang telah ada apabila memungkinkan, bukannya hebat orang untuk membikin shof baru.

Demikianlah penjelasan tentang kesalahan-kesalahan yang tak jarang dilakukan oleh makmum ketika dalam melaksanakan ibadah shalat. Semoga postingan ini berguna serta menjauhkan diri dari lakukanan-lakukanan yang tak sesuai dengan aliran Allah serta Rasul-Nya. 

 Sumber : Infoyunik.com

6 Tanda Orang Meninggal Dalam Keadaan Khusnul Khotimah, Kamu Mau?

asalbagikan - Setiap yang bernyawa tentu bakal
mengalami kematian. Tetapi, kapan dan bagaimana mereka meninggal itulah yang tetap menjadi misteri. Setiap orang beriman pastinya ingin kembali kepangkuan Allah SWT dalam kondisi yang baik dan memperoleh balasan surga.


6 Tanda Orang Meninggal Dalam Keadaan Khusnul Khotimah, Kamu Mau?
Sumber: Google.com
Salah satu tanda seorang Muslim bakal masuk ke surga merupakan mereka yang meninggal dalam kondisi khusnul khotimah, yakni meninggal dalam kondisi baik.  Semacam  meninggal dalam kondisi mendirikan sholat, sedang dzikir, menghadiri majlis ilmu, alias dalam kegiatan alias perjalanan yang diridhoi oleh Allah SWT.

Tetapi nyatanya Allah telah menetapkan tanda-tanda khusnul khotimah. Lalu, tanda apa sajakah itu? Berikut ini tanda-tanda orang yang meninggal dalam kondisi husnul khotimah.

1. Mengucapkan Kalimat Syahadat Ketika Wafat

Rasulullah bersabda:”Barangsiapa yang pada akhir kalimatnya mengucapkan “Laa ilaaha illallah” maka ia dimasukkan ke dalam surga.” (HR. Hakim)

Hadist di atas menunjukkan bagaimana keistimewaan dan keutamaan orang yang sebelum meninggal dunia mengucapkan dua kalimat syahadat. Memegang teguh dengan dua kalimat syahadat dengan memahami dan mengamalkannya tergolong ciri mutlak orang yanga bakal memperoleh khusnul khotimah dari Allah SWT.

2. Ketika Wafat Dahinya Berkeringat

Tanda kedua dari mereka yang meninggal dalam kondisi khusnul khotimah merupakan ketika wafat dahi orang tersebut berkeringat. Faktor tersebut berdasarkan hadist dari Buraidah Ibnul Khasib, merupakan dahulu ketika Buraidah di Khurasan, menengok saudaranya yang tengah sakit, tetapi ia menemukan bahwa saudaranya tersebut telah wafat dan terkesan pada jidatnya yang berkeringat, kemudian ia mengatakan, ,”Allahu Akbar, sungguh aku telah mendengar Rasulullah bersabda: “Matinya seorang mukmin merupakan dengan berkeringat dahinya.” (HR. Ahmad, AN-Nasai, at-Tirmidzi, Ibnu MAjah, Ibnu Hibban, Al-Hakim dan ath-Thayalusi dari Abdullah bin Mas’ud)

3. Wafat Pada Malam Jumat

Tidak bisa dipungkiri bahwa hari Jumat merupakan sebaik-baiknya hari dalam satu minggu yang mempunyai keutamaan-keutamaan khusus. Berdasarkan berbagai hadist para ulama menyimpulkan bahwa benar seseorang yang meninggal pada hari Jum’at mendapat keistimewaan.  Bahkan orang muslim yang meninggal pada malam ataupun hari jumat bakal dilindungi oleh Allah SWT dari siksa kubur.

Rasulullah saw bersabda: “Tidaklah seorang muslim yang wafat pada hari jumat alias pada malam jumat kecuali pastilah Allah menghindarkannya dari siksa kubur.” (HR. Ahmad)

4. Mati Syahid dalam Medan Perang dan Berjuang di Jalan Allah

Tanda orang yang meninggal dalam kondisi khusnul khotimah selanjutnya merupakan mereka yang mati syahid dalam medan perang dan berjuang di jalan Allah SWT. Kematian di medan jihad (syahid) terhitung ke dalam kematian yang paling baik, saat nyawa orang-orang yang berjihad ini dicabut, maka ia tak bakal merasa sakit kecuali semacam dicubit. Mereka tak bakal merasakan siksa kubur dan kekhawatiran di Padang Mahsyar. Sebab mereka yang mati syahid bakal dimasukkan ke dalam syurga tanpa hisab.

Firman Allah SWT: “Janganlah kalian mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati, bahkan mereka nasib disisi Tuhan-Nya dengan mendapat rezeki, mereka dalam kondisi gembira dikarenakan karunia Allah yang diberbagiNya terhadap mereka dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang tetap tinggal dibelakang yang belum menyusul mereka bahwa tak ada kekawatiran terhadap mereka dan tak pula mereka berkecewa hati. Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah dan bahwa Allah tak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.” (Ali Imran:169-171)

5. Perempuan yang Wafat sebab Melahirkan

Tidak diragukan lagi bahwa wanita yang mengandung dan melahirkan itu tergolong tujuan agama yang dicintai oleh Allah SWT. Bahkan, jika wanita tersebut melahirkan lalu meninggal dunia, maka ia meninggal dalam kondisi syahid.

Dari Ubadah ibnush Shamit ra bahwa Rasulullah saw menjenguk Abdullah bin Rawahah yang tak bisa beranjak dari pembaringannya, kemudian beliau bertanya : “Tahukah kalian siapa syuhada dari ummatku? Orang-orang yang ada menjawab: Muslim yang mati terbunuh” Beliau bersabda: “Kalau hanya itu para syuhada dari ummatku hanya sedikit. Muslim yang mati terbunuh merupakan syahid, dan mati sebab penyakit kolera merupakan syahid, begitu pula perempuan yang mati sebab bersalin merupakan syahid (anaknya yang bakal luar biasanya dengan tali pusarnya ke surga).” (HR. Ahmad, Darimi, dan ath-Thayalusi)

6. Orang yang Rutin Mengerjakan Amal Saleh Hingga Akhir Nasibnya

Tidak diragukan lagi bahwa orang beriman yang rutin mengerjakan amal sholeh hingga akhir hayatnya maka mereka tergolong ke dalam meninggal yang khusnul khotimah. Faktor ini dikarenakan mereka meninggal dalam kondisi tengah menjalankan ibadah terhadap Allah SWT.

Dari Ali bin Abi Tholib ra, dirinya mengatakan : “Suatu hari saya bakal menunaikan sholat subuh di masjid bersama Rasulullah saw, tapi di tengah jalan aku berjumpa dengan seseorang yang telah renta juga mau ke masjid untuk menunaikan sholat subuh, aku semakin berlangsung di belakangnya, dan ketika kita berdua hingga di masjid nyatanya sholat berjamaah telah usai, akhirnya aku sholat subuh berjamaah dengan kakek itu, dan ketika aku salam tahiyyat akhir si kakek tetap bersujud dan nyatanya si kakek telah meninggal dunia, lalu para sahabat bertanya terhadap Rasulullah saw, “Ya Rasulullah, bagaimana kondisi kakek ini di akhirat?” Rasulullah saw menjawab, “Dia masuk surga” (HR Ahmad & Daruqutni)

Demikianlah ulasan tentang enam tanda orang yang meninggal dalam kondisi khusnul khotimah. Tidak hanya enam tanda di atas, ada berbagai tanda lainnya yang menunjukkan bahwa mereka wafat dalam kondisi yanng baik. Di antaranya mereka yang mati dalam membela agama dan jiwa, wafat sebab tenggelam dan terkena penyakit tertentu semacam kolera, TBC, busung perut dan wafat sebab mempertahankan harta dari perampok. Tidak hanya itu, mereka yang meninggal dengan wajah tenagm damai dan tersenyum juga tergolong tanda khusnul khotimah.


Sumber: Infoyunik.com

Jumat, 04 Maret 2016

Ketahuilah 5 Tanda Allah Menginginkan Kebaikan Bagi Seseorang, Apa Sajakah Itu?

asalbagikan - Manusia terlahir dengan berbagai karakter.
Pribadinya terbentuk melalui didikan orang tua serta lingkungan yang ada di sekitarnya. Jika mendapat ajaran dan lingkungan yang baik, tentu Ia akan tumbuh menjadi pribadi yang baik pula. Namun ini berlaku jika berada dalam kondisi sebaliknya.

Seseorang bisa sangat jauh dari Tuhan sehingga selalu membuat kerusakan bagi diri dan sosialnya. Kehidupan yang dipikirkan hanya seputar dunia tanpa mengingat mati. Namun Allah maha mengetahui hamba-hamba-Nya.


Ketahuilah 5 Tanda Allah Menginginkan Kebaikan Bagi Seseorang, Apa Sajakah Itu?
Sumber: Infoyunik.com
Jika Allah berkehendak, maka sangat mudah bagi-Nya untuk membolak-balikan hati. Dia akan menunjukan kasih sayang kepada manusia pilihan-Nya. Jika sekarang kita merasakan lima hal ini, maka bisa jadi itu tanda Allah menginginkan kebaikan bagi kita. Apa saja tandanya?

1. Dibukanya Pintu Amal Sebelum Kematian Menjelang
Pertanda pertama orang yang diinginkan kebaikannya oleh Allah SWT akan dibukakan pintu amalnya sebelum kematian menjelang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada seorang hamba, Allah akan jadikan ia beramal.” Dikatakan, “Apakah dijadikan beramal itu?” Beliau bersabda, “Allah bukakan untuknya amalan shalih sebelum meninggalnya, sehingga orang-orang yang berada di sekitarnya ridla kepadanya.” (HR Ahmad dan Al Hakim dari Amru bin Al Hamq).

Dalam hadist di atas, Rasulullah SAW mengabarkan bahwa orang yang Allah inginkan kebaikan kepada dia, ketika mendekati ajalnya, maka ia beramal shaleh dan bertaubat kepada Allah SWT. Sering kita jumpai orang semasa hidupnya banyak berbuat dosa, namun di akhir hayatnya ia bertaubat kepada Allah dan melakukan banyak amalan shaleh.

2. Dipercepat Sanksinya di Dunia
Selain dibukakan pintu amalnya sebelum kematian menjelang, ternyata jika Allah menginginkan kebaikan kepada seorang hamba maka Dia akan mempercepat sanksi bagi orang tersebut sewaktu di dunia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada hambaNya, Allah akan segerakan sanksi untuknya di dunia. Dan apabila Allah menginginkan keburukan kepada hambaNya, Allah akan membiarkan dosanya (di dunia) sampai Allah membalasnya pada hari kiamat.” (HR At Tirmidzi dan Al Hakim dari Anas bin Malik).

Akan tetapi, meskipun demikian kita tidak diperkenankan untuk meminta kepada Allah agar dipercepat sanksi kita di dunia. Hal ini dikarenakan, belum tentu manusia yang menginginkannya akan mampu menghadapi sanksi tersebut. Rasulullah SAW bersabda:

“Dari Anas, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menjenguk seseorang dari kaum muslimin yang telah kurus bagaikan anak burung. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apakah kamu berdo’a dengan sesuatu atau kamu memintanya?” Ia berkata, “Ya, aku berdo’a, “Ya Allah siksa yang kelak Engkau berikan kepadaku di akhirat segerakanlah untukku di dunia.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Subhanallah, kamu tidak akan mampu itu. Mengapa kamu tidak berkata, “Ya Allah berikan kepada kami di dunia kebaikan dan di akhirat kebaikan dan peliharalah kami dari adzab Neraka.” Maka orang itupun berdo’a dengannya. Allah pun menyembuhkannya.” (HR Muslim).

3. Diberikan Cobaan
Tenyata cobaan menjadi salah satu pertanda bahwa Allah menginginkan kebaikan dari seorang hamba. Oleh karenanya, hadapilah cobaan dengan ikhlas dan penuh ketakwaan kepada Allah. Jangan jadikan cobaan sebagai pelemah keimanan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan, Allah akan memberinya musibah.” (HR Ahmad dan Al Bukhari dari Abu Hurairah).

Cobaan pasti akan menerpa kehidupan mukmin, karena itu janji Allah:

“Sungguh, Kami akan menguji kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan.” (QS Al Baqarah: 155).

Selain sebagai pertanda diinginkan kebaikan oleh Allah SWT, ternyata cobaan juga bisa untuk menggugurkan dosa dan mengangkat derajat manusia itu sendiri. Rasulullah SAW bersabda:

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Senantiasa ujian itu menerpa mukmin atau mukminah pada jasadnya, harta dan anaknya sampai ia bertemu dengan Allah dalam keadaan tidak mempunyai dosa.” (HR Ahmad dengan sanad yang hasan).

4. Difaqihkan dalam Agama
Di antara pertanda Allah inginkan kebaikan dari makhluk-Nya adalah difaqihkan dalam agama. Kefaqihan merupakan pemahaman yang Allah berikan kepada hamba-Nya. Pemahaman yang lurus terhadap Al Qur’an dan hadits berasal dari kebeningan hati dan aqidah yang shahih. Karena hati yang dipenuhi oleh hawa nafsu tidak akan dapat memahami Al Qur’an dan hadits dengan benar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan padanya, Allah akan faqihkan ia dalam agama.” HR Al Bukhari dan Muslim).

5. Diberikan Kesabaran
Orang terakhir yang diinginkan kebaikan oleh Allah SWT adalah mereka yang diberikan kesabaran. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Tidaklah seseorang diberikan dengan sesuatu yang lebih baik dan lebih luas dari kesabaran.” (HR Al Bukhari dan Muslim).

Untuk menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, selain keimanan juga sangat membutuhkan kesabaran bagi yang melakukannya. Hal ini dikarenakan iblis dan balatentaranya tidak akan pernah menyerah untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah.

“Tidak ada yang diberikan (sifat-sifat yang terpuji ini) kecuali orang-orang yang sabar, dan tidak ada yang diberikannya kecuali orang yang mempunyai keberuntungan yang besar.” (QS Fushilat: 35).

Demikianlah infomasi mengenai lima pertanda orang yang diinginkan kebaikan oleh Allah SWT. Semoga kita semua termasuk dalam golongan orang-orang yang sudah disebutkan serta dijauhkan dari segala keburukan. 


Sumber: Infoyunik.com

Inilah 2 Golongan Orang Yang Membuat Rasulullah Ini, Apakah Kamu Termasuk Salah Satunya?

asalbagikan - Sifat iri atau cemburu terhadap orang
lain merupakan satu hal yang tidak diperbolehkan dalam agama Islam. Hal tersebut dikarenakan sifat ini mengandung banyak pengaruh buruk bagi kehidupan dan hati manusia.

Salah satunya adalah dapat menyebabkan manusia memiliki prasangka buruk kepada Allah. Selain itu memiliki rasa iri dan cemburu bisa membuat kita tidak ridha terhadap nikmat yang telah diberikan oleh Allah kepada makhluk-Nya.


Inilah 2 Golongan Orang Yang Membuat Rasulullah Ini, Apakah Kamu Termasuk Salah Satunya?
Sumber: Infoyunik.com
Akan tetapi, ternyata Rasulullah SAW mengecualikan beberapa orang yang pantas untuk dicemburui karena kelebihan yang mereka miliki. Bahkan, ada dua orang yang membuat Rasulullah iri, lalu siapakah orang tersebut? Berikut informasi selengkapnya.

Ternyata orang yang diperbolehkan untuk dicemburui dan membuat Rasulullah iri terhadap mereka adalah orang yang memahami Al-Qur’an dan orang kaya yang menafkahkan hartanya di jalan Allah SWT. Maksud dari iri yang benar dan tidak tercela adalah al-gibthah yang artinya menginginkan nikmat Allah yang diberikan kepada orang lain tanpa mengharapkan nikmat tersebut hilang darinya.

“Tidak ada (sifat) iri (yang terpuji) kecuali pada dua orang: seorang yang dipahamkan oleh Allah tentang al-Qur-an kemudian dia membacanya di waktu malam dan siang hari, lalu salah seorang tetangganya mendengarkan (bacaan al-Qur-an)nya dan berkata: “Duhai kiranya aku diberi (pemahaman al-Qur-an) seperti yang diberikan kepada si Fulan, sehingga aku bisa mengamalkan seperti (membaca al-Qur-an) seperti yang diamalkannya. Dan seorang yang dilimpahkan oleh Allah baginya harta (yang berlimpah) kemudian dia membelanjakannya di (jalan) yang benar, lalu ada orang lain yang berkata: “Duhai kiranya aku diberi (kelebihan harta) seperti yang diberikan kepada si Fulan, sehingga aku bisa mengamalkan (bersedekah di jalan Allah) seperti yang diamalkannya” (HR. Al-Bukhari).

1. Orang yang Memahami dengan Al-Qur’an

Orang pertama yang membuat Rasulullah SAW iri adalah mereka yang senantiasa dekat dengan Al-Qur’an. Dekat di sini maksudnya adalah mereka senantiasa membaca, menghafal, merenung makna, mengajarkan serta mengamalkan isi Al-Qur’an tersebut kepada kaum muslimin yang lain.

2. Orang Kaya Namun Menafkahkannya di Jalan Allah

Orang kedua yang juga membuat Rasulullah SAW  iri adalah mereka yang memiliki kekayaan namun senantiasa menafkahkannya di jalan Allah SWT. Mengeluarkan nafkah bisa dalam bentuk membayar zakat maal, infaq di jalan Allah SWT, berdakwah. Tidak hanya itu, memberikan nafkah kepada istri dan sedekah juga termasuk dalam menafkahkan harta di jalan Allah.

Rasulullah SAW menjelaskan sebab mereka pantas untuk dicemburui bukan hanya karena kelebihan yang mereka miliki. Akan tetapi karena mereka mampu menundukkan hawa nafsu yang mencintai dunia secara berlebihan, sehingga harta berlimpah yang mereka miliki tidak menghalanginya untuk meraih keutamaan tinggi di sisi Allah SWT.

Demikianlah informasi mengenai dua orang yang membuat Rasulullah SAW iri terhadap mereka. Maka termasuk orang yang pantas dicemburuilah mereka yang memiliki pemahaman terhadap Al-Qur’an dan memiliki kelebihan harta namun tetap menginfakkan harta tersebut di jalan Allah SWT. Semoga informasi ini bisa membuat kaum mukmin cemburu dan menjadi motivasi untuk berlomba-lomba dalam mengerjakan kebaikan yang telah diperintahkan oleh Allah SWT. 


Sumber: Infoyunik.com

Rabu, 02 Maret 2016

Subhanallah! Inilah 4 Sungai di Dunia yang Mengalir dari Mata Air Surga Menurut Islam

asalbagikan - Dunia memiliki ribuan bahkan jutaan
sungai yang membentang dan menjadi salah satu sumber kehidupan untuk wilayah yang dialirinya. Dari sekian banyak sungai itu, hanya empat sungai yang dipuji sedemikian tinggi oleh Nabi Muhammad SAW. Beliau menyebut empat sungai ini sebagai sungai surga. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Seihan, Jeihan, Nil, dan Eufrat, semuanya adalah sungai-sungai surga.’’(HR Muslim).

Kawasan di sekitar sungai ini pada masa lalu tumbuh menjadi pusat-pusat peradaban umat manusia.  Saat ini negara Arab dan Timur Tengah yang umumnya gersang bisa tumbuh subur berkat dialiri sungai-sungai ini. Rasulullah SAW memang secara khusus menyebutkan keistimewaan keempat sungai tersebut. Sebuah riwayat dari Ibnu Abbas Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah menurunkan sungai-sungai tersebut dari sumber mata air yang sama dengan yang berada di surga, yakni di lapisan yang paling bawah. Sumber mata air ini dilindungi oleh sepasang sayap malaikat Jibril. Ia menitipkannya pada gunung yang kemudian mengalirkannya ke bumi.


Subhanallah! Inilah 4 Sungai di Dunia yang Mengalir dari Mata Air Surga Menurut Islam
Sumber: Infoyunik.com
1. Sungai Nil
Sungai Nil merupakan sungai terpanjang di dunia yang membelah sembilan negara diantaranya Ethiopia, Zaire, Kenya, Uganda, Tanzania, Rwanda, Burundi, Sudan, dan Mesir dengan panjang sungai mencapai 6.650 km.  Aliran airnya berasal dari pegunungan Kilimanjoro, Afrika Timur dan mengalir dari arah selatan ke utara dan bermuara di laut tengah.

Ada fenomena yang menjadi perhatian para ilmuwan Arab tentang kadar air yang seolah sudah diatur. Pada musim dingin, sungai ini justru surut, namun ketika musim panas tiba, maka  debit airnya malah naik. Luapan air menggenangi daerah di kiri kanan sungai, sehingga menjadi lembah yang subur selebar antara 15 sampai 50 kilometer. Sehingga meski musim panas, namun kawasan di wilayah sungai Nil tetap subur. Naiknya sungai Nil di musim panas karena mencairnya salju di pegunungan Kilimanjoro.

Dari air Nil pula pertanian dan perkebunan Mesir menggeliat, hingga tidak di bayangkan di negeri yang mayoritas daratannya berupa padang pasir ini bisa menghasilkan buah-buahan seperti pisang, jeruk, anggur dan buahan lainnya.  Amat pantas jika posisi Nil begitu berharga karena manfaatnya cukup besar terhadap kehidupan dan peradapan manusia karena Nil sendiri memiliki kekhususan di hadapan Allah.

2. Sungai Eufrat
Sungai Eufrat dalam beberapa hadist sering disebut oleh Nabi Muhammad SAW. Sungai ini membentang sepanjang lebih kurang 2.781 km dan melewati tiga negara, yakni Turki, Suriah, dan Irak. Sungai ini besar bersama sungai Trigis dalam peradaban kuno besar di Mesopotamia.  Kebanyakan kota purba penting terletak di tebing sungai ini, seperti Kota Mari, Sippar, Nippur, Shuruppak, Uruk, dan Eridu. Lembah sungai ini juga membentuk pusat imperium Babilonia dan Assyria. Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa menjelang hari kiamat, sungai Eufrat akan mengering. Pada saat mengering nanti akan ditemukan ‘Gunung Emas’ yang hanya akan membawa kekacauan. Nabi SAW memerintahkan agar umat Islam tidak turut serta dalam perebutan gunung emas tersebut.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Kiamat tidak akan terjadi sehingga sungai Euphrat surut menyibakkan gunung emas, di atasnya orang-orang berperang, sehingga dari setiap seratus orang akan terbunuh sembilan puluh sembilan. Setiap orang dari mereka mengatakan, “Mudah-mudahan, akulah orang yang selamat itu.” [HR. Bukhari dan Muslim]

Dalam sebuah hadits disebutkan, “Hampir tiba masanya, sungai Euphrat surut menyingkapkan pembendaharaan emas. Siapa yang menghadirinya, janganlah mengambilnya sedikitpun.” [HR. Bukhari dan Muslim]

Ubay bin Ka’ab: “Hampir tiba masanya, sungai Euphrat surut menyingkapkan gunung emas. Jika orang-orang mendengar hal itu, mereka berjalan ke sana. Maka orang-orang yang ada di sana mengatakan, “Jika kita membiarkan orang-orang mengambilinya, mereka pasti akan mengambil seluruhnya,” Beliau bersabda, “Maka, mereka bertempur di atasnya, sehingga setiap seratus orang terbunuh sembilan puluh sembilan.” [HR. Muslim].

3. Sungai Seihan
Seihan merupakan sungai terbesar yang berada di Yordania (dahulu wilayah syam). Air sungai mengalir  dari perbukitan Anadolu di pegunungan Ante Toros. Sungai ini Melewati Adana, dan bermuara di Laut tengah, di timur laut Teluk Iskandarun. Dalam sumber Wikipedia, sungai ini merupakan Sungai terpanjang di Turki yang mengalir ke Laut Tengah. Di Adana, aliran Sungai Seihan dibendung menjadi sebuah dam yang berfungsi untuk irigasi, tenaga listrik, dan pengendali banjir.

4. Sungai Jeihan
Jeihan adalah sungai di daerah Mushoishoh. Imam Al-Hazimi berkata: Seihan ada di daerah Mushoishoh, bukan lah sungai sihun (yang ada di khurosan). (Syarah Shahih Muslim (17/176). Disebutkan oleh Penulis Nihayatul Gharib bahwasanya Seihan dan Jeihan adalah Dua Sungai yang terletak di daerah Al-Mushoisoh dan Tursus.


Sumber: Infoyunik.com

Selasa, 01 Maret 2016

Ketahui: Hindari Dosa dan Hal Ini Karena Akan Membuat Rezekimu di Tahan Allah

asalbagikan - Rezeki merupakan rahmat Allah SWT
bagi seluruh makhluk-Nya saat menjalani hidup di dunia. Tidak hanya melulu persoalan uang, rezeki juga bisa dalam bentuk kesehatan, keluarga yang rukun, anak-anak yang saleh dan hal-hal membahagiakan lainnya.

Rezeki tentu tidak datang begitu saja, namun harus dicapai dengan usaha dan kerja keras. Allah SWT memerintahkan hamba-Nya agar berlaku halal dalam mencari rezeki. Dengan demikian, apa yang didapatkan akan mendatangkan ketenangan dan menjadi berkah.


Ketahui: Hindari Dosa dan Hal Ini Karena Akan Membuat Rezekimu di Tahan Allah
Sumber: Infoyunik.com
Namun sebagian orang tidak mempedulikan hal tersebut. Mereka mengumpulkan rezeki melalui jalan maksiat yang menyebabkan dosa. Padahal dosa justru dapat menghalangi datangnya rezeki? Mengapa bisa demikian? Berikut informasinya.

Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Ibnu Majah, Imam ath-Thabrani, Imam Ibnu Hibban, dan Imam al-Hakim, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya seseorang dihalangi dari rezekinya disebabkan dosa yang dia perbuat.”

Adapun alasan dosa bisa menjadi penghalang rezeki yang pertama, karena orang yang berbuat dosa jauh dari istighfar atau memohon ampun kepada Allah SWT. Pada dasarnya istighfar sebagai penghapus dosa menjadi jalan terbukanya rezeki. Jika bertaubat menjadi pembuka jalan untuk mendapatkan kelimpahan rezeki, maka berdosa bermakna membatalkan semua itu.

Rasulullah SAW dalam hadist riwayat Ahmad yang artinya “Barang siapa yang memperbanyak membaca istighfar maka Allah akan menjadikan segala kesusahan, menjadi kemudahan dan dari segala kesempitan Allah menjadikan jalan keluar dan Allah akan memberi rezeki untuknya dari yang dia sangka maupun yang tidak dia sangka”.

Sebab yang kedua yaitu terhalangnya seorang hamba dari rasa nikmat atas banyak rezeki yang diberikan oleh Allah Ta’ala. Maknanya adalah orang tersebut tetap diberikan rezeki dari Allah SWT, namun rasa nikmatnya telah dicabut. Itulah yang menyebabkan meskipun ia berlimpah rezeki namun tetap terasa hambar.

Bahkan hal tersebut membuat dirinya semakin haus dan berhasrat untuk menumpuk harta sebanyak-banyaknya tanpa ada rasa syukur kepada Allah SWT. Tidak hanya itu, dalam usahanya mendapatkan apa yang diinginkan mereka cenderung tidak sabar.

Padahal sebenarnya Allah sudah mengatur rezeki setiap umatnya dan akan memberikan jatah rezeki tersebut apabila sudah tepat waktunya. Coba renungkan perkataan Ibnu ‘Abbas berikut ini. Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata,

“Seorang mukmin dan seorang fajir (yang gemar maksiat) sudah ditetapkan rezeki baginya dari yang halal. Jika ia mau bersabar hingga rezeki itu diberi, niscaya Allah akan memberinya. Namun jika ia tidak sabar lantas ia tempuh cara yang haram, niscaya Allah akan mengurangi jatah rezeki halal untuknya.” (Hilyatul Auliya’, 1: 326)

Demikianlah informasi mengenai alasan dosa dapat halangi rezeki. Oleh karena itu, sebagai muslim yang beriman hendaknya kita senantiasa percaya bahwa Allah telah mengatur segala kebaikan untuk kita. Maka bersabarlah dan tetaplah berikhtiar mencari rezeki dengan cara yang halal. 


Sumber: Infoyunik.com

Inilah Golongan Orang yang Pertama Kali Diberi Pakaian Oleh Allah Saat di Akhirat, Apakah Kamu Termasuk?

asalbagikan - Mempercayai hari kiamat merupakan
salah satu rukun yang harus dipenuhi kaum muslim. Kiamat merupakan hari berakhirnya semua kehidupan di semesta. Ini merupakan salah satu kepastian janji Allah yang tidak akan diingkari-Nya dan pasti akan terjadi.

Berbeda halnya dengan saat berada di dunia, saat di hari kiamat kelak hamba-hamba yang akan menghadap Allah SWT dikumpulkan dalam dalam keadaan tanpa menggunakan alas kaki, busana bahkan mereka juga tidak pula berkhitan.


Berikut Golongan Orang yang Pertama Kali Diberi Pakaian Oleh Allah Saat di Akhirat, Apakah Kamu Termasuk?
Sumber: Infoyunik.com
Barulah setelah itu Allah akan memberikan pakaian yang mulia kepada orang shaleh, dan pakaian yang buruk untuk orang yang hidup tidak sesuai dengan perintah-Nya. Lantas siapakah orang pertama yang akan diberikan pakaian oleh Allah SWT saat di akhirat kelak? Berikut informasi selengkapnya.

Tenyata hamba Allah SWT yang diberi pakaian pertama kali saat di akhirat adalah adalah Nabi Ibrahim as. Rasulullah SAW bersabda Sesungguhnya, manusia yang pertama kali diberi pakaian di Hari Kiamat,” beber Nabi yang mulia, “adalah (Nabi) Ibrahim.” (Hadits shahih. Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 4371).

Ibn Hajar mengatakan:

Al-Baihaqi meriwayatkan hadis seperti itu dari jalur Ibn ‘Abbas dan menambahkan, “Dan orang pertama yang memakai pakaian dari surga adalah Ibrahim. Ia memakai hullah (pakaian yang menutup seluruh badan) dari surga. Dan sebuah kursi didatangkan dan dilempar dari sebelah kanan ‘Arasy dan diberikan kepadaku, lalu aku memakai hullah dari surga yang tidak diperuntukkan bagi orang lain.”

Adapun pakaiannya yang dikenakannya itu adalah pakaian yang ia pakai ketika meninggal. Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu mengatakan, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Mayit akan dibangkitkan dengan pakaian yang dikenakannya ketika mati.” (Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu Hibban dalam Shahih-nya. Hadits ini dinilai shahih oleh al-Albani dalam Shohiih at-Targhib wat-Tarhib, no. 3575)

Nabi Ibrahim merupakan nabi yang berjuluk Khalilullah dan bapak dari para Nabi serta utusan Allah SWT. Dari beliau telah lahir Nabi Ismail dan Nabi Ishaq, lalu berlanjut kepada Nabi Ya’qub, Nabi Yusuf, dan terus bersambung hingga Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sebagai penutup para Nabi dan utusan Allah Ta’ala.

Alasan terpilihnya Nabi Ibrahim menjadi manusia pertama yang diberi oleh Allah SWT pakaian saat di hari kiamat kelak adalah karena beliau merupakan manusia yang paling takut kepada Allah SWT di antara seluruh manusia yang ada pada saat itu. Maka dari itu ia segera diberi pakaian sebagai penghilang rasa takut itu agar hatinya menjadi tenang.

Alasan lainnya mengapa Nabi Ibrahim menjadi manusia pertama yang diberi pakaian oleh Allah SWT dinyatakan dalam hadist bahwa Nabi Ibrahim al-Khalil merupakan orang yang menggunakan celana shalat pertama kalinya.

Hal ini beliau lakukan karena khawatir kemaluannya akan menyentuh tempat shalatnya yang suci. Selain itu, Nabi Ibrahim juga selalu menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi laranganNya semasa beliau hidup.

Kemungkinan yang lain lagi adalah karena orang-orang yang melemparkannya ke dalam api telah menelanjangi dan melucuti pakaiannya di hadapan orang banyak, seperti yang biasa dilakukan terhadap orang yang ingin dibunuh. Sehingga, ia dibalas sebagai orang pertama yang berpakaian pada hari kiamat di muka umum. Alasan yang terakhir ini adalah yang terbaik. (Al-Qurthubi, at-Tadzkirah, h. 209).

Demikianlah informasi terkait orang yang pertama kali diberi pakaian oleh Allah SWT saat di akhirat kelak. Semoga informasi ini bisa menjadi fondasi yang baik dalam menjalankan syariat agama Islam. Semoga kita semua selalu berada di jalan Allah SWT dan senantiasa melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. 


Sumber: Infoyunik.com

Sabtu, 27 Februari 2016

Wajib Tahu: Inilah Tanda-tanda Hari Kiamat Menurut Hadist Nabi Muhammad SAW

asalbagikan - Nabi Muhammad bersabda bahwa tanda
-tanda hari kiamat yang pertama adalah wafatnya Nabi Muhammad. Sekarang, mari kita bahas tanda-tanda lainnya yang disabdakan Nabi Muhammad S.A.W. dalam berbagai riwayat.

Wajib Tahu: Inilah Tanda-tanda Hari Kiamat Menurut Hadist Nabi Muhammad SAW
Sumber: Google.com
 Yang pertama, Nabi Muhammad bersabda bahwa orang-orang Badui yang bertelanjang kaki saling bersaing satu sama lain dalam membangun gedung-gedung tinggi. Coba lihatlah Dubai, Abu Dhabi, Arab Saudi, dan Bahrain. Sekitar 60 tahun yang lalu, orang-orang biasa mengirim uang ke Arab Saudi untuk membantu anak yatim dan madrasah yang ada disana. Sekarang kalian lihat orang-orang Badui ini saling bersaing untuk bisa membangun gedung tertinggi di dunia. Bahkan menurut berita akan ada enam gedung tertinggi di dunia di Dubai.

Nabi Muhammad S.A.W. juga bersabda bahwa masjid akan dihias bagaikan istana.Meskipun Nabi S.A.W. memerintahkan kesederhanaan dalam membangun masjid, namun kenyataannya masjid-masjid pada zaman sekarang semakin mewah. Orang-orang menghabiskan banyak uang untuk membangun Masjid  dengan furnitur mewah.

Nabi bersabda bahwa orang-orang tidak bisa lagi dipercaya sehingga seseorang dengan mudahnya bisa berkata "Saya tahu siapa saja orang yang dapat saya percaya di kota ini." Tidakkah kalian pikir bahwa hal ini telah terjadi pada zaman sekarang? Orang-orang begitu mudahnya melupakan janji dan berkhianat.

Nabi juga bersabda bahwa makin banyak orang-orang yang dibunuh, bahkan orang yang dibunuh tidak tahu mengapa dia dibunuh sedangkan orang yang membunuh tidak tahu mengapa dia melakukan pembunuhan. Saya pikir ini menggambarkan kondisi di beberapa kota di dunia saat ini, dimana sering terjadi baku tembak. Orang-orang tidak tahu mengapa dia ditembak. Bahkan orang-orang menembaki orang lain hanya untuk merasa jagoan atau bersenang-senang. Sering terjadi pembantaian akhir-akhir ini yang menyebabkan wanita dan anak-anak ikut terbunuh.

Nabi juga bersabda bahwa orang-orang semakin sering mempraktekkan riba. Bahkan nabi bersabda sampai-sampai tak seorang pun akan mampu melarikan diri dari riba. Semua orang akan terjerat oleh riba. Dan memang inilah kenyataan perekonomian dunia saat ini. Seluruh ekonomi dunia dipengaruhi dan dikendalikan oleh bank yang mengambil bunga. Meskipun mengambil bunga dalam Islam sangat dilarang, bahkan dalam Kekristenan sampai abad ke-16 atau 17 juga dilarang, tapi sampai saat ini, riba mengontrol ekonomi dunia dan tidak ada yang dapat melarikan diri darinya sebagaimana yang disabdakan Nabi Muhammad 1.400 tahun yang lalu.

Nabi juga bersabda bahwa semakin banyak orang-orang yang dapat membaca dan menulis, namun sebenarnya ilmu mereka tidak ada. Bukankah ini sudah menjadi kenyataan? Semakin banyak orang dapat membaca, namun apa yang kita baca hanyalah berita sampah, tabloid gosip, dan lain-lain. Dan ilmu agama semakin ditinggalkan.

Dan inilah yang disabdakan Nabi S.A.W. bahwa ilmu agama akan ditinggalkan bukan karena hilangnya buku-buku agama. Buku-buku agama bertebaran tetapi para ulama telah hilang, sehingga hanya orang-orang bodoh yang ada. Dan masyarakat akan meminta orang-orang bodoh untuk berceramah agama sehingga mereka akan menyesatkan orang lain. Nabi bersabda: "Akan semakin banyak para pembicara namun para ulama akan semakin sedikit." Dan memang begitulah kenyataannya pada zaman sekarang. Ada banyak pembicara dan kaum intelektual, namun ulama-ulama Islam hanya ada sedikit.

Nabi Muhammad S.A.W. juga bersabda bahwa jumlah alat-alat musik akan semakin meningkat dan umat Muslim akan menghalalkannya meskipun alat-alat musik sebenarnya diharamkan. Lihatlah kenyataannya pada zaman sekarang. Hidup umat muslim zaman sekarang selalu dihiasi dengan musik. Bahkan musik telah menjadi bagian dari kehidupan umat muslim. Bahkan ada banyak orang yang menghalalkan bermain musik, meskipun larangannya sangat jelas disebutkan dalam Sahih Al-Bukhari.

Nabi Muhammad juga bersabda bahwa hubungan s*ksual pranikah semakin meningkat. Dan memang inilah keadaan dunia saat ini. Makin banyak poster-poster di jalan dengan gambar-gambar yang tidak senonoh. Bahkan masyarakat tradisional yang biasanya menjunjung moral yang tinggi telah terpengaruh dengan hal ini. Misalnya di negara kita sendiri, s*ks pranikah semakin meningkat disini. Bahkan di negara-negara Muslim, hal-hal berbau pornografi juga semakin meningkat.

Nabi Muhammad juga bersabda bahwa akan muncul suatu penyakit yang belum pernah ada sebelumnya. Bukankah penyakit itu sudah muncul sekarang? Penyakit A.I.D.S. sebelumnya belum pernah ada. Penyakit ini baru saja ada setelah orang-orang sering terlibat dalam hubungan s*ksual yang diharamkan.

Nabi bersabda bahwa wanita berpakaian seperti orang yang telanjang. Coba kita lihat pakaian wanita-wanita pada zaman sekarang. Pakaian mereka begitu ketat, memperlihatkan setiap lekuk tubuh. Sedangkan pakaian seperti ini tidak ada di zaman Nabi Muhammad.

Nabi Muhammad juga bersabda bahwa orang paling tercela dan paling bodoh akan menjadi pemimpin. Dan jika kita melihat beberapa pemimpin dunia saat ini, bahkan di beberapa negara adidaya tampaknya hal ini telah terjadi persis seperti sabda Nabi Muhammad.

Nabi Muhammad juga menyebutkan bahwa seorang pria lebih patuh pada istrinya dan tidak patuh kepada ibunya, dan ini sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Dia lebih mendengarkan teman-temannya daripada mendengarkan ayahnya.

Nabi Muhammad juga bersabda bahwa para pria akan memakai emas dan sutra dan mereka menghalalkannya. Padahal Nabi Muhammad mengharamkannya.

Nabi Muhammad juga bernubuat bahwa orang-orang akan meninggalkan agama Islam hanya untuk kepentingan duniawi. Berpegang teguh pada agama bagaikan memegang dua bara panas. Ini berarti iman mereka sangat-sangat lemah.

Beberapa nubuat di atas hanyalah sebagian kecil dari nubuat-nubuat Nabi Muhammad. Masih banyak tanda-tanda hari kiamat lainnya, namun karena terbatasnya waktu, maka kita tidak bisa membahas semuanya. 

Sumber: Lampuislam.org
Alat Mesin,Blok Mesin,Danareksa Online Trading,Daun Angsana,Daun Sirsak Diabetes,Desain Mesin,Ekonomi Bisnis Indonesia,Ekonomi Indonesia,Ekonomi Pemerintahan,Gambar Mesin,Gambar Mesin Bubut,Info Mesin,Keamanan Sistem Informasi,Manu Life,Mesin 4 Tak,Mesin Ayakan Pasir,Mesin Ball Mill,Mesin Blow Moulding,Mesin Briket,Mesin Bubut Universal,Mesin Crusher Batu,Mesin Crusher Plastik,Mesin Genteng,Mesin Giling Cabe,Mesin Giling Ikan,Mesin Giling Kedelai,Mesin Grinder,Mesin Hammer Mill,Mesin Kompos,Mesin Korter,Mesin Mie,Mesin Miling,Mesin Milling Vertikal,Mesin Obras,Mesin Offset Printing,Mesin Pembuat Bakso Ikan,Mesin Pencacah Rumput,Mesin Pendulang Emas,Mesin Penepung,Mesin Pengayak Pasir,Mesin Penggiling Mie,Mesin Penghancur Kayu,Mesin Pengolahan Karet,Mesin Penyedot Pasir,Mesin Perontok Padi,Mesin Pertambangan Emas,Mesin Pertukangan,Mesin Press Hose,Mesin Roll Forming,Mesin Rotary Dryer,Mesin Sedot Pasir,Mesin Serut,Mesin Spray Dryer,Mesin Stone Crusher,Mesin Tahu,Mesin Tepung,Mesin Tusuk Gigi,Mesin Tusuk Sate,Pt Danareksa Investment Management,Reksa Dana Pasar Uang,Sistem Basis Data,Sistem Ekonomi Alibaba,Sistem Ekonomi Indonesia,Sistem Multimedia,Sistem Pemerintahan Indonesia,Apparel,Baju Atasan Motif Bunga,Baju Cleanroom,Bridal In Bali,Emba Jeans,Harga Jam Tangan Ice,Harga Sepatu Krusher,Harga Sepatu Safety Krusher,Jam Tangan Chronomaster,Model Baju Bunga,Sepatu Crusher,software untuk mengakses internet,plasa hosting,jasa pembuatan website iklan baris,spesifikasi komputer server,kumpulan software komputer,hosting and domain,pengertian klaim asuransi,webhost indonesia,asuransi islam,dedicated server indonesia,pengertian premi asuransi,atlas indonesia,pengertian asuransi syariah,web hosting terbaik di indonesia,perusahaan keuangan di indonesia,hosting web,daftar asuransi terbaik di indonesia,download software pc terbaru,web hosting terbaik indonesia,web hosting terbaik indonesia,makalah tentang asuransi kesehatan,makalah asuransi,cloud hosting indonesia,usaha kesehatan sekolah,universitas islam attahiriyah,travelling in indonesia,contoh bisnis plan sederhana,daftar perusahaan asuransi di indonesia,universitas internasional batam,webhosting terbaik,cloud server indonesia,file hosting indonesia,hosting domain murah,asuransi menurut islam,jumlah penduduk indonesia,biaya kuliah universitas pancasila,web hosting termurah,web hosting gratisan,manulife indonesia,pt asuransi adira dinamika,indonesian travel,domain murah,allianz indonesia,harga web hosting,universitas pendidikan indonesia,cara membuat server vpn,peringkat universitas di indonesia,web hosting support php,host indonesia,domain paling murah,biaya kuliah universitas trisakti,harga hosting website,indonesia travel guide,hosting domain,website builder indonesia,jurusan universitas indonesia,domain dan hosting,web hosting indonesia,indonesia travel,laporan keuangan perusahaan go publik,daftar universitas di indonesia,domain dan hosting adalah,daftar asuransi terbaik,kode negara indonesia,pengertian hukum asuransi,universitas multimedia nusantara,beli domain indonesia,vps indonesia,asuransi perjalanan ke eropa,peta indonesia lengkap,webhosting indonesia,makalah asuransi syariah,asuransi perusahaan,adira asuransi,promo domain murah,bus indonesia,domain hosting murah,daftar asuransi,pengertian asuransi pendidikan,