Tampilkan postingan dengan label Akhir Zaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akhir Zaman. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Maret 2016

Inilah Golongan Manusia Paling Merugi di Dunia dan Akhirat, Hindari!

- Katakanlah: "Apakah akan Kami posthukan
kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia [maksudnya, tidak beriman kepada pembangkitan di hari Kiamat, hisab dan pembalasan], maka hapuslah amalan- amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari Kiamat. Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok." (QS Al Kahfi [18]: 103-106)

Harta, jabatan, rupa, gelar, popularitas dan segala pernak-pernik dunia serta kuantitas amal tak jarang memperdaya banyak orang. Sehingga muncullah egoisme, ujub (membanggakan diri sendiri), merasa paling baik, hebat, shalih dari orang lain. Menganggap diri sendiri "The Best". 

Inilah Golongan Manusia Paling Merugi di Dunia dan Akhirat, Hindari!
Sumber: Ummi-online.com
Boleh jadi ia memang “The Best” di mata kebanyakan manusia. Namun, apakah juga ia termasuk orang yang paling hebat, bahagia dan shalih di sisi Allah swt? 

Ayat di atas gamblang mengungkap, ada orang—termasuk keluarga, organisasi, partai, jama'ah atau bangsa—yang terperdaya dirinya sendiri, merasa telah banyak berbuat kebaikan sehingga menganggap dirinya "The Best". Namun, ternyata di sisi Allah pada hari kiamat kelak termasuk golongan paling merugi.
 
Menakar Untung Rugi dengan Neraca Ilahi
Ketika Allah swt berfirman, "Katakanlah: "Apakah akan Kami posthukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya", maka ayat ini memberi kita pemahaman bahwa neraca dan timbangan untung-rugi bukanlah berdasarkan penilaian hawa nafsu atau pandangan kebanyakan orang. Melainkan, harus diukur dan ditakar dengan neraca Allah.
Seseorang secara subyektif dapat saja menilai dirinya telah melakukan banyak kebajikan. Namun, ternyata Allah memvonisnya termasuk "orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini". Karenanya, takaran yang benar dalam mengukur untung-rugi, bahagia-sengsara serta baik-buruk adalah neraca Allah, yang absolut kebenarannya.
 
Siapakah Manusia yang Paling Merugi?
Tentang siapa yang paling merugi perbuatannya dalam ayat tersebut, terdapat beberapa pandangan para sahabat dan ulama.
Imam Bukhari meriwayatkan dari Mush'ab bin Sa'ad, ia berkata, "Aku bertanya kepada ayahku (yakni Sa'ad bin Abi Waqqash ra) tentang firman Allah, "Katakanlah: "Apakah akan Kami posthukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?", apakah mereka itu Al Haruriyah, (yakni kelompok Khawarij)? Dia menjawab, "Tidak. Mereka adalah kaum Yahudi dan Nasrani. Adapun orang-orang Yahudi (disebut paling merugi) karena mereka telah mendustakan Muhammad saw. Sementara orang-orang Nasrani (disebut paling merugi) karena mereka mengkufuri surga sambil mengatakan tidak ada makanan dan minuman di dalam surga. Al Haruriyah adalah orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh. Dan Sa'ad (yakni ibnu Abi Waqqash) menamakan mereka dengan sebutan orang-orang fasik." (HR Bukhari, no. 4359)
Sementara Imam Ibnu Katsir (Lihat Tafsir Ibnu Katsir III/329) mengutip pendapat Ali bin Abi Thalib ra, Dhahhak dan lain-lain, bahwa mereka (yang paling merugi yang dimaksud dalam ayat tersebut) adalah Al Haruriyah (Khawarij).
Dalam kajian Ibnu Katsir, itu artinya bahwa ayat ini mencakup Al Haruriyah sebagaimana mencakup kaum Yahudi, Nasrani dan lainnya. Jadi, ayat tersebut bukan turun untuk satu kelompok tertentu saja, melainkan bersifat umum. Sebab, ayat ini Makkiyah sebelum kaum Yahudi dan Nasrani menjadi mitra bicara (khithab) dan sebelum adanya kelompok Khawarij.
Dengan demikian, ayat tersebut bersifat general dan berlaku bagi siapa saja. Baik Ahli Kitab, orang-orang musyrik dan orang-orang sesat lainnya, yang menyembah Allah dengan cara yang tidak diridhai dan tidak syar'i, sedangkan ia menyangka apa yang dilakukannya benar dan amalnya diterima, padahal kenyataannya ia benar-benar telah salah dan amalnya tertolak.
Hal ini seperti disinggung Allah dalam firman-Nya, QS Al Ghaasyiyah (88): 2-4, "Banyak muka pada hari itu tunduk terhina, bekerja keras lagi kepayahan. Memasuki api yang sangat panas (neraka)." Juga firman-Nya, "Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan (yakni amal-amal mereka yang baik-baik yang mereka kerjakan di dunia, amal-amal itu tak dibalasi oleh Allah karena mereka tidak beriman), lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan." (QS Al Furqaan [25]: 23)
Atau dalam QS An Nuur [24]:39, "Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apa pun."
Ketiga ayat tadi menunjukkan, orang-orang kafir, karena amal-amal mereka tidak didasarkan iman, tidak mendapat balasan dari Tuhan di akhirat meski di dunia mereka mengira akan mendapatkannya.         
 
Balasan Bagi Manusia yang Paling Merugi
Di dalam ayat tersebut, Allah juga menyebutkan balasan bagi manusia yang paling merugi, yaitu: 
1. Terhapusnya amalan-amalannya, "maka hapuslah amalan- amalan mereka."
2. Terkoyak-koyaknya kehormatan dan kemuliaannya, "...dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari Kiamat."
3. Disiksa di neraka Jahannam, "Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam"
Terkait dengan ayat di atas, Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya nanti pada hari Kiamat akan datang seseorang yang besar dan gemuk, namun di sisi Allah beratnya tidak bisa mengungguli sayap seekor nyamuk." Lalu Nabi Saw bersabda, "Bacalah", dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari Kiamat…" (HR Bukhari, no. 4360).
Artinya tidak ada pahala bagi mereka. Amalan mereka justru memicu siksa dan tidak ada kebaikan mereka yang bisa ditimbang di hari Kiamat. Sebab, selama di dunia mereka menimbang untung-rugi serta baik-buruk dengan neraca nafsu dan variabel-variabel dunia yang menipu. Dan orang yang tidak memiliki kebaikan di akhirat berarti tempatnya di neraka. Naudzubillahi min dzalik.
 
5 Sebab Menjadi Manusia Paling Merugi
Ayat di atas menyinggung beberapa faktor yang menjadikan seseorang menjadi manusia yang paling merugi di dunia dan di akhirat. Di antaranya:
1. Melakukan amal yang sia-sia, tidak berdasarkan aturan yang disyariatkan dan tidak diridhai oleh Allah swt. Faktor ini kita pahami dari firman-Nya, "Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini."
2. Mengkufuri ayat-ayat Allah
3. Mengkufuri hari kebangkitan dan hari akhir. Keduanya tercermin dari firman-Nya, "Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia" [Maksudnya: tidak beriman kepada pembangkitan di hari Kiamat, hisab dan pembalasan].
4. Mereka mengolok-olok ayat-ayat Allah.
5. Mereka juga mengolok-olok para rasul Allah. Kedua hal ini termaktub dalam firman-Nya di atas, "...mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok."

Sumber: Ummi-online.com

Jumat, 04 Maret 2016

Subhanallah! Inilah Orang-Orang yang Akan Selamat dari Azab Allah di Hari Kiamat

asalbagikan - Kiamat, rasanya tidak ada habis-habisnya
jika kita membahas tentang peristiwa yang sangat dahsyat ini. Kiamat sudah pasti akan terjadi, entah kapan waktunya namun Allah telah menetapkan perkara kiamat itu.

Rasulullah dan Alquran sudah menggambarkan bagaiamana peristiwa itu terjadi dan bagaimana keadaan manusia dihari kiamat. Namun hingga kini masih banyak orang yang tidak memperdulikan bekal masa depan di akhirat, padahal sudah banyak yang menggambarkan tentang kiamat tersebut baik dari Alquran, Hadits, bahkan ada film yang menggambarkan kejadian tersebut. Bahkan, terasa hati ini tak kuasa melihat kejadian yang tak mungkin dapat selamat darinya.


Subhanallah! Inilah Orang-Orang yang Akan Selamat dari Azab Allah di Hari Kiamat
Sumber: Makintau.com
Itulah hari kiamat. Siksa yang amat pedih telah menunggu di masa itu. Tahukah Anda, bahwa ternyata ada golongan orang yang akan selamat dari azab pada hari kiamat. Siapakah mereka?

Rasulullah SAW bersabda, “Allah SWT mempunyai hamba-hamba yang dikhususkan melayani kepentingan manusia. Hati mereka dicondongkan untuk cinta pada kebaikan. Merekalah yang kelak akan aman dari siksa Allah di hari kiamat.”

Subhanallah, itulah orang-orang yang akan selamat dari azab Allah pada hari kiamat. Maka dari itu, jika kita ingin termasuk pada golongan itu, maka kita harus bisa memposisikan diri seperti dalam kategorinya. Yakni, kita harus senantiasa cinta pada kebaikan, peduli pada diri sendiri, dan peduli terhadap sesama.


Sumber: Makintau.com

Ini Dia 9 Kelompok Manusia Yang di Bangkitkan Dihari Kiamat, Kamu Termasuk Kelompok Yang Mana?

asalbagikan - Pada saat sangkakala ditiup pada tiupan pertama, maka berguncanglah bumi dan langit. Pada saat itu juga maka semua makhluk baik yang ada di langit dan di bumi akan merasa panik dan ketakutan. Bumi berguncang dengan guncangan yang dahsyat dan gunung-gunung beterbangan.

Kemudian pada tiupan kedua, maka seluruh makhluk yang bernyawa pasti akan mati. Baik itu manusia, jin, bahkan malaikat. Bahkan dikisahkan malaikat Izrail juga akan mati pada tiupan kedua ini. Dan kemudian pada tiupan ketiga, Allah akan membangkitkan seluruh makhluk untuk dihisab dan dimintai pertanggung jawabannya ketika hidup di dunia.

Ini Dia 9 Kelompok Manusia Yang di Bangkitkan Dihari Kiamat, Kamu Termasuk Kelompok Yang Mana?
Sumber: Makintau.com
Saat dibangkitkan, manusia akan dikelompokkan menjadi berkelompok-kelompok dengan berbagai macam rupa dan bentuk yang berbeda-beda sesuai dengan amal ibadahnya. Hal ini tertera dalam hadits berikut ini, pada suatu ketika Mu'adz menghadap Rasulullah SAW dan menanyakan tentang makna firman Allah SWT:

"yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok," [QS. An-Naba ayat 18]

Mendengar pertanyaan tersebut, seketika Rasulullah mendadak menangis tersedu-sedu hingga pakaiannya basah karena air matanya. Kemudian Rasulullah berkata, "Wahai Mu'adz, pertanyaanmu sangat dalam, tentang urusan yang sangat penting. Saat itu, umatku dihimpun menjadi beberapa kelompok", dengan perincian sebagai berikut:

Kelompok Pertama

Umatku dibangkitkan dari kubur tanpa tangan dan kaki, hal itu disebabkan pada semasa hidupnya ia selalu mengganggu dan menyakiti tetangganya. Keadaan seperti itu adalah balasan bagi mereka, dan neraka adalah tempat kembali mereka. Sebagaimana firman Allah SWT yang menyuruh kita untuk saling berbuat baik:

"Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri," [QS. An-Nisa ayat 36]

Kelompok Kedua

Kelompok kedua ini adalah mereka yang dibangkitkan dari kubur dalam keadaan berbentuk seperti babi hutan, ini dikarenakan mereka semasa hidupnya yang suka mengabaikan shalat, meremehkannya atau lalai dalam shalatnya. Allah SWT berfirman:

"Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya," [QS. Am-Ma'un ayat 4-5]

Kelompok Ketiga

Kelompok ketiga yaitu umatku dibangkitkan dari alam kubur dalam keadaan perutnya membesar bagaikan bukit, penuh ular dan kalajengking. Mereka seperti keledai, hal itu dikarenakan akibat dari perbuatannya yang suka menangguhkan pembayaran zakat, neraka adalah tempatnya.

Kelompok Keempat

Kelompok keempat ini dibangkitkan dari kubu dengan mulut mengeluarkan darah segar. Ini akibat dia suka berdusta dalam jual beli, itulah balasannya dan neraka adalah tempat tinggalnya. Allah SWT berfirman:

"Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bahagian (pahala) di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat dan tidak (pula) akan mensucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih." [QS. Ali Imran ayat 77]

Kelompok Kelima

Mereka dari umatku itu bangkit dari alam kuburnya dengan bentuk angin berbau busuk di antara manusia. Ini akibat suka merahasiakan perbuatan maksiat kepada masyarakat, takut terbongkar, namun tidak ada rasa takut terhadap Allah, itulah balasan untuk mereka dan neraka adalah tempatnya.

Allah SWT berfirman:

"mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak bersembunyi dari Allah, padahal Allah beserta mereka, ketika pada suatu malam mereka menetapkan keputusan rahasia yang Allah tidak redlai. Dan adalah Allah Maha Meliputi (ilmu-Nya) terhadap apa yang mereka kerjakan." [QS. An-Nisa' ayat 108]

Kelompok Keenam

Adalah mereka yang dibangkitkan dari alam kubur dengan tidak memiliki lidah, darah dan nanah mengalir dari rongga mulutnya. Hal ini diakibatkan karena mereka suka menyembunikan persaksian yang benar, itulah balasan bagi mereka dan neraka adalah tempatnya.

Kelompok Ketujuh

Mereka dibangkitkan dari alam kubur dalam keadaan terjungkir, kepala dibawah dan kaki diatas. Ini adalah hukuman bagi mereka yang berbuat zina dan mati dalam keadaan tidak bertaubat, dan tempatnya adalah neraka.

Allah berfirman:

"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk." [QS. Al-Isra ayat 32]

Kelompok Kedelapan

Mereka dibangkitkan dari alam kubur dengan wajah hitam, bola matanya biru dan perut penuh dengan bara api, ini karena mereka suka menyantap harta anak yati, dengan cara yang tidak sah. Allah SWT berfirman:

"Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)." [QS. An-Nisa ayat 10]

Kelompok Kesembilan

Adalah mereka yang dibangkitkan dari alam kubur dengan marah dan hati yang buta, giginya terlihat seperti lembu jantan, bibirnya menjulur ke dada, lidahnya memanjang sampai perut, bahkan ada yang sampai ke paha, sementara kotorannya mengalir dari perut mereka. Inilah rupa bagi mereka para pemabuk yang suka mabuk-mabukan, dan tempat yang layak bagi mereka adalah neraka.

Allah berfirman:

"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan." [QS. Al-Maidah ayat 90]

Sedangkan bagi orang-orang beriman.

Mereka dibangkitkan dari kuburnya dengan wajah bercahaya, seperti sinar bulan purnama melewati sirath al-Mustaqim. Secepat kilat menyambar angin Seraya terdengar suara dari sisi Tuhan,

"Mereka adalah orang-orang yang melakukan amal kebajikan, menjauhi segala kemaksiatan, rajin memenuhi panggilan shalat, dan mati sesudah bertobat. Maka ganjaran mereka adalah: pengampunan, rahmat, dan ridha, serta surga dari Allah Ta'ala"

Demikianlah keadaan manusia ketika menjelang hisabnya. Maka dari itu, mari kita jauhi segala hal yang dilarang oleh Allah SWT dan menjalankan apa yang Allah perintahkan kepada kita semua agar kelak di hari kiamat kita mendapatkan perlindungan-Nya. Amin. 


Sumber: Makintau.com

Selasa, 01 Maret 2016

Kenapa Umat Terdahulu Lebih Banyak Mengalami Siksa Kubur? Ternyata Ini Alasannya

asalbagikan - wahai saudaraku, apakah Anda semua
merasa takut jika mendengar kata siksa kubur? Kita selalu membayangkan bagaimana nanti keadaan kita di dalam kubur? Pasti akan merasa takut, kesepian, gelap, dan meminta pada Allah untuk hidup di dunia dan berbuat kebaikan serta taat akan semua perintahnya? Apakah di dalam kubur nanti kita akan mendapat nikmat kubur ataukah siksa kubur? Wallahualam. Semua itu hanya akan terjawab dan dirasakan jika kita telah meninggal nanti. Semoga dengan selalu taat beribadah pada Allah, melakukan semua perintah-Nya, menjauhi segala larangan-Nya, selalu berusaha menjadi lebih baik dari kemarin, selalu melaksanakan sunnah-sunnah Rasul, selalu berusaha mengamalkan segala yang telah dipelajari dalam Al-Quran, dan selalu melakukan kebaikan pada semua orang, insyaAllah kita semua dapat terhindar dari siksa kubur. Aaamiiin.

Kenapa Umat Terdahulu Lebih Banyak Mengalami Siksa Kubur? Ternyata Ini Alasannya
sumber : goole.com
Dari sekian banyak sebab yang dapat mendatangkan kita kepada siksa kubur, salah satu nya adalah perbuatan tidak beristinja’ setelah kencing, ghibah dan namimah. Berikut ini penjelasannya berdasarkan riwayat yang telah banyak disampaikan.


1. Dari Ibnu Abbas RA bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda saat melewati dua buah kuburan,
“Kedua mayit ini sedang disiksa. Keduanya tidak disiksa karena dosa besar. Salah satunya disiksa karena tidak beristinja’ setelah kencing dan yang lain disiksa karena selalu mengadu domba (namimah).”
Kemudian Rasulullah mengambil sebuah pelepah kurma basah dan membaginya menjadi dua, masing-masing ditancapkan pada dua kuburan tersebut. Para sahabat bertanya, “Kenapa engkau berbuat begitu?” Rasulullah menjawab, “Barangkali bisa meringankan siksa keduanya selama belum kering,” (HR. Nasa’i).
Hadits tersebut diriwayatkan dengan berbagai sanad, di antaranya dikutip al Khallal dari Abu Hurairah RA,
“Sementara yang lain selalu menjelekkan orang lain dengan lisannya dan mengadu domba.”
Juga yang dikutip Thabrani dari Aisyah, Anas bin Malik dan Ibnu Umar serta dikutip Abu yu’la
dari Jabir,
“Salah satunya selalu meng-ghibah orang lain.”
Al-Astram juga mengutip riwayat Abu Umamah,
“Orang-orang mengatakan, ‘Wahai nabi, hingga kapan mereka akan disiksa?’ Rasulullah menjawab, ‘Ini adalah hal ghaib yang hanya diketahui oleh Allah. Kalau hati kalian tidak berbeda-beda dan kalau bukan karena pembicaraan kalian yang bermacam-macam, kalian pasti akan mendengar seperti yang sedang aku dengar.’”

2. Aisyah RA pernah bercerita,
“Ada seorang wanita Yahudi yang menemuiku seraya berkata, ‘Siksa kubur itu karena air kencing.’ Aku pun menanggapinya, ‘Bohong engkau.’ Dia berkata kembali, ‘Aku tidak berbohong, nanti kita pun akan menarik kulit dan pakaian karena siksa tersebut.’ Tiba-tiba Rasulullah keluar untuk menunaikan shalat, sementara pembicaraan kami terdengar semakin keras. Rasulullah bertanya, ‘Ada apa ini?’ Akupun memberitahukan apa yang telah dikatakan wanita Yahudi tersebut. Rasulullah berkata, ‘Wanita tersebut memang benar.’ Sejak itu Rasulullah tidak pernah shalat lagi kecuali selalu membaca doa usai shalat berikut, ‘Ya Tuhan, Jibril, Mikail dan israfil, lindungilah aku dari panasnya neraka dan siksa kubur,’” (HR. Nasa’i).


3. Dari Abdurrahman bin Hasanah bahwa dia mendengar Rasulullah bersabda,
“Apakah kalian tahu apa yang dialami orang bani Israil? Jika mereka sampai terkena air kencing, mereka memotong bagian tubuh yang terkena air kencing tersebut. Kemudian mereka dilarang dan diapun disiksa di kuburannya,” (HR. Abu Daud).

4. Dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah bersabda, “Hal yang paling banyak menyebabkan siksa kubur adalah air kencing,” (HR. Ibnu Majah).
5. Ibnu Abbas meriwayatkan dari Rasulullah,
“Kebanyakan orang yang disiksa di alam kubur adalah karena air kencing. Jadi, bersihkanlah diri kalian dari air kencing,” (HR. Hakim).


6. Dari Anas RA, Rasulullah pernah berkata;
“Bertaqwalah kepada Allah dalam hal air kencing karena air kencing adalah hal pertama yang akan dihisab di alam kubur.”

7. Rasulullah pernah bersabda
‘Maimunah, berlindunglah kepada Allah dari siksa kubur!’
Aku bertanya, ‘Rasulullah, apakah siksa kubur benar-benar ada?’
Rasulullah menjawab, ‘Ya Maimunah, dan siksaan yang paling pedih adalah karena ghibah dan namimah.’
‘Siksaan terhadap ketiga hal tersebut terjadi di alam kubur karena alam kubur merupakan tempat kehidupan akhirat yang pertama kali.’

Sumber: Misteri Malam Pertama di Alam Kubur/Jubair Tablig Syahid/Cable Book/Juni 2012.

Sumber : islampos.com

Inilah 3 Tanda Alam Saat Dajjal Sudah Mulai Muncul dan Akan Menghancurkan Dunia

asalbagikan - Dajjal merupakan sosok eskatologi Islam
yang nantinya muncul di akhir zaman. Kehadirannya menjadi tanda bahwa dunia sudah memasuki akhir zaman dan tinggal menunggu waktu terjadi kiamat besar.

Keberadaan dan kemunculan makhluk bermata satu ini diimani oleh umat Islam. Namun tidak ada yang mengetahui pasti dimana keberadaannya kini, serta kapan Dajjal akan keluar dari persembunyiannya. Namun Nabi Muhammad SAW sudah mengabarkan tanda-tanda alam saat Dajjal akan muncul dan membuat kerusakan di bumi.


 Inilah 3 Tanda Alam Saat Dajjal Sudah Mulai Muncul dan Menghancurkan Dunia
Sumber: Infoyunik.com
Satu diantara tanda ini sudah mulai tampak. Ini menjadi peringatan bagi kaum mukmin untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan agar terhindar dari fitnahnya. Apa saja tanda alam tersebut? Berikut ulasannya.

1. Menyusutnya Danau Tiberias
Salah satu fenomena alam yang menandai kemunculan Dajjal adalah menyusutnya Danau Tiberias.  Secara geografis wilayahnya terletak di Palestina dan Suriah, namun saat ini sudah dikuasai oleh Israel. Sungai yang disebut juga dengan sungai Galilee ini kini digunakan oleh penduduk Israel untuk pertanian, perkebunan, air minum dan sanitasi.

Ironisnya, sungai ini debitnya sekarang kian menyusut. Hal ini disebabkan karena rendahnya curah hujan di wilayah tersebut, serta populasi warga Israel yang justru mengalami peningkatan. Hal ini tentu bukan menjadi bencana bagi warga Israel saja. Namun juga umat Islam, pasalnya dengan keringnya Danau Tiberias, menjadi tanda bahwa sosok yang tidak diinginkan akan segera muncul. Ya Dajjal laknatullah...

Hadist Riwayat Imam Muslim dari Fatimah binti Qais bahwa beliau radhiallahu 'anhu berkata bahwa seorang yang bernama Tamim ad-Dari mendatangi Nabi menceritakan tentang pertemuannya dengan Dajjal. Tamim berlayar selama 30 hari dan terdampar di sebuah pulau di arah timur matahari.

Di Pulau tersebut Tamim bertemu dengan sosok yang bernama Dajjal dan mempertanyakan perihal danau Tiberias.

“Beritakan kepadaku tentang danau Tiberias!’ Kami pun berkata, ‘Tentang apanya yang ingin engkau ketahui?’ Dia berkata, Apakah di sana ada airnya?’ Kami menjawab, ‘Danau itu banyak airnya, ‘Dia berkata, ‘Ketahuilah airnya tak lama lagi akan habis.” (Hadist Riwayat Imam Muslim)

2. Terjadi Kekeringan Selama Tiga Tahun
Sebelum kemunculan Dajjal, peristiwa alam yang akan terjadi adalah kekeringan panjang.  Tiga tahun sebelum kemunculannya, Allah SWT akan menahan air dari langit-Nya. Kondisi ini terjadi secara bertahap. Dimana pada tahun pertama, Allah menahan sepertiga dari air hujannya, pada tahun kedua, langit akan menahan dua pertiga dari air hujannya, dan tahun ketiga, langit akan menahan air hujan semuanya. Tidak terbayangkan kondisi pada saat itu, mengingat air merupakan sumber kehidupan makhluk hidup yang ada di bumi.

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tiga tahun sebelum keluarnya Ad-Dajjal, langit akan menahan sepertiga dari air hujannya, dan bumi menahan sepertiga dari tumbuh-tumbuhannya. Pada tahun yang kedua, langit akan menahan dua pertiga dari air hujannya dan bumi akan menahan dua pertiga dari tumbuh-tumbuhannya. Pada tahun yang ketiga langit akan menahan air hujan semuanya dan bumi juga akan menahan tumbuh-tumbuhan semuanya.” (HR Ahmad – dengan sanad laa ba’sa bihi)

Tahap-tahap yang terjadi ini memperlihatkan bagaimana skema perubahan iklim yang terjadi di bumi. Namun, jika manusia biasa menyebutnya perubahan iklim, maka sebenarnya itu adalah kuasa Allah SWT yang menahan rezeki berupa air. 

3. Terjadi Kelaparan Panjang
Bisa dipastikan apa yang terjadi setelah kekeringan. Pastinya, manusia akan mengalami kelaparan hebat. Pasalnya, tanpa air, tumbuhan dan ternak tidak dapat bertahan hidup. Apalagi, sudah dijelaskan dalam hadist di atas bahwa Allah memerintahkan bumi untuk menahan tumbuh-tumbuhan untuk tumbuh di atasnya.

“Sesungguhnya tiga tahun sebelum kemunculan Ad-Dajjal, di tahun pertama, langit menahan sepertiga air hujannya, bumi menahan sepertiga hasil tumbuhannya, dan di tahun kedua, langit menahan dua pertiga air hujannya, dan bumi juga menahan dua pertiga hasil tanamannya. Dan di tahun ketiga langit menahan seluruh yang ada padanya dan begitu pula bumi, sehingga binasalah setiap yang memiliki gigi pemamah dan kuku.” (“Kisah Dajjal”- Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani; Pustaka Imam Asy-Syafi’i; hlm. 92).

Makna dari binasalah setiap yang memiliki gigi pemamah dan berkuku adalah hewan yang dapat memberi protein bagi manusia. Hewan-hewan seperti kambing, domba, sapi kerbau dan Unta akan binasa karena mereka juga tidak memiliki makanan untuk bertahan hidup.

Bagaimana dengan makanan kaum mukmin? Allah SWT akan mencukupkan perut mereka dengan makanan layaknya makanan penghuni langit (Malaikat). Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya

“Akan tetapi mereka membaca tasbih dan mensucikan Allah, dan itulah makanan dan minuman kaum beriman saat itu, tasbih dan taqdis.” (HR. Abdul Razzaq, ath-Thayalisi, Ahmad, Ibnu Asakir).

Semoga informasi ini menjadi pegetahuan baru bagi  pembaca setia I-Yunik. Jika ada tanda kemunculan Dajjal lainnya berdasarkan sumber, maka silakan tambah di kolom komentar. Terimakasih sudah berkunjung...


Sumber: Infoyunik.com

Sabtu, 27 Februari 2016

Ketahuilah! Inilah Tanda dan Bukti Bahwa Kita Sudah Hidup di Akhir Zaman

asalbagikan - Pada akhir zaman, akan dijumpai kekuasaan orang-orang bodoh dan zalim. Mereka mempunyai banyak penolong dalam kezaliman mereka, bahkan mencambuk manusia dan menghinakan mereka. Rasulullah SAW telah mnegumpamakan cambuk-cambuk tersebut dengan ekor sapi serta memperingatkan mereka dengan neraka dan azab Allah SWT.
 
Ketahuilah! Inilah Tanda dan Bukti Bahwa Kita Sudah Hidup di Akhir Zaman
Sumber: Google.com
 Dari Abu Umamah r.a bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Pada akhir zaman, akan ada orang yang membawa cambuk seperti ekor sapi. Mereka pergi pada pagi hari dalam kemurkaan Allah dan kembali pada sore hari dalam kemarahan Allah.”  (HR. Al- Albani)

Dari Abu Hurairah r.a bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Jika engkau diberi kesempatan yang panjang, engkau akan melihat suatu kaum yang pergi pada pagi hari dalam kemurkaan Allah dan kembali pada sore hari dalam kemarahan Allah. Di tangan mereka ada semisal (cambuk) ekor sapi.” (HR. Ahmad)

Dari Abu Hurairah r.a bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Ada dua golongan ahli neraka yang belum pernah kulihat sebelumnya, yaitu suatu kaum yang bersamanya cambuk seperti ekor sapi, yang dipukul untuk memukul manusia, dan para wanita yang berpakaian, tetapi telanjang, berjalan lenggak-lenggok, dan kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk surga, bahkan tidak akan mencium baunya. Padahal,baunya dapat tercium dari perjalanan (jarak) sekian dan sekian.” (HR Muslim)

Sebagian dari tanda itu telah terjadi dalam sejarah Islam dan akan muncul lebih hebat lagi sebelum terjadinya kiamat, yaitu ketika ilmu dicabut dan muncul kebodohan sehingga Islam tidak tersisa lagi, kecuali nama dan tulisannya saja.

Turunnya bencana alam dan siksaan berat dari pemimpin yang Zalim

Rasulullah SAW memberitahukan bahwa di akhir zaman sebelum munculnya Al-Mahdi, umat akan ditimpa musibah besar, seperti cobaan dan siksaan berat yang dilakukan oleh para pemimpin dan hakim yang zalim. Mereka mempersempit ruang gerak orang beriman sehingga seseorang akan berharap dapat menempati seperti tempat saudaranya yang sudah meninggal agar terbebas dari cobaan, siksaan, kejahatan, dan kezaliman para pemimpin tersebut. Kondisi itu akan terus berlangsung hingga munculnya Al-Mahdi untuk menghukum mereka. Ia memenuhi bumi ini dengan kabaikan dan keadilan, sebagaimana sebelumnya bumi ini telah dipenuhi dengan kezaliman dan pembunuhan.

Dari Abu Sa’id Al-Khudri ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Akan turun kepada umatku di akhir zaman nanti cobaan yang dahsyat  dari pemimpin mereka. Belum pernah terdengar cobaan yang lebih dahsyat darinya sehingga bumi yang luas itu terasa sempit bagi mereka karena bumi dipenuhi dengan kejahatan dan kezaliman. Seorang mukmin tidak mendapatkan tempat berpindah dari kezaliman itu. Kemudian, Allah Azza wa Jalla mengutus seseorang dari keturunanku. Dia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi dipenuhi dengan kejahatan dan kezaliman. Penduduk bumi dan langit ridha dengannya, dan bumi tidak menyimpan sesuatu pun dari bijinya, kecuali mengeluarkannya.  Begitu juga dengan langit, kecuali Allah menuangkannya ke bumi. Ia hidup di tengah-tengah mereka selama tujuh, delapan, atau sembilan tahun agar semua yang hidup dan mati menikmati apa yang tellah diperbuat Allah Azza wa Jalla terhada penduduk bumi dari kebaikan-Nya.”(HR Hakim)

Kondisi ini merupakan rangkaian dari bencana sebelumnya. Kezaliman mengakibatkan kondisi seperti ini. Begitu juga dengan berbagai fitnah, kejahatan, kezaliman pemimpin terhadap rakyatnya, dan sedikit rezeki serta kebajikan. Semua itu mengakibatkan kebimbangan manusia antara beriman dengan kufur.

Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Kiamat tidak akan terjadi hingga seseorang yang melewati kuburan dan mengatakan, seandainya aku dapat menempati tempatnya.”(HR Asy-Syaikhoni)

Renungkanlah! Bukankah hal-hal ini sudah terjadi di depan mata kita? Bukankah banyak pemimpin yang dzalim kepada rakyatnya di zaman sekarang? Dan tidak hanya itu, kebodohan pun menyebar di zaman sekarang, dimana berita-berita fitnah banyak tersebar, sementara kebenaran sengaja ditutup-tutupi dan orang-orang cendrung mendengarkan perkataan orang-orang bodoh, dibandingkan perkataan para ulama. Inilah pertanda bahwa kita hidup di akhir zaman.

Semoga Allah melindungi kita dan menjauhkan kita dari fitnah di akhir zaman ini. 
 
Sumber: Lampuislam.org

Wajib Tahu: Inilah Tanda-tanda Hari Kiamat Menurut Hadist Nabi Muhammad SAW

asalbagikan - Nabi Muhammad bersabda bahwa tanda
-tanda hari kiamat yang pertama adalah wafatnya Nabi Muhammad. Sekarang, mari kita bahas tanda-tanda lainnya yang disabdakan Nabi Muhammad S.A.W. dalam berbagai riwayat.

Wajib Tahu: Inilah Tanda-tanda Hari Kiamat Menurut Hadist Nabi Muhammad SAW
Sumber: Google.com
 Yang pertama, Nabi Muhammad bersabda bahwa orang-orang Badui yang bertelanjang kaki saling bersaing satu sama lain dalam membangun gedung-gedung tinggi. Coba lihatlah Dubai, Abu Dhabi, Arab Saudi, dan Bahrain. Sekitar 60 tahun yang lalu, orang-orang biasa mengirim uang ke Arab Saudi untuk membantu anak yatim dan madrasah yang ada disana. Sekarang kalian lihat orang-orang Badui ini saling bersaing untuk bisa membangun gedung tertinggi di dunia. Bahkan menurut berita akan ada enam gedung tertinggi di dunia di Dubai.

Nabi Muhammad S.A.W. juga bersabda bahwa masjid akan dihias bagaikan istana.Meskipun Nabi S.A.W. memerintahkan kesederhanaan dalam membangun masjid, namun kenyataannya masjid-masjid pada zaman sekarang semakin mewah. Orang-orang menghabiskan banyak uang untuk membangun Masjid  dengan furnitur mewah.

Nabi bersabda bahwa orang-orang tidak bisa lagi dipercaya sehingga seseorang dengan mudahnya bisa berkata "Saya tahu siapa saja orang yang dapat saya percaya di kota ini." Tidakkah kalian pikir bahwa hal ini telah terjadi pada zaman sekarang? Orang-orang begitu mudahnya melupakan janji dan berkhianat.

Nabi juga bersabda bahwa makin banyak orang-orang yang dibunuh, bahkan orang yang dibunuh tidak tahu mengapa dia dibunuh sedangkan orang yang membunuh tidak tahu mengapa dia melakukan pembunuhan. Saya pikir ini menggambarkan kondisi di beberapa kota di dunia saat ini, dimana sering terjadi baku tembak. Orang-orang tidak tahu mengapa dia ditembak. Bahkan orang-orang menembaki orang lain hanya untuk merasa jagoan atau bersenang-senang. Sering terjadi pembantaian akhir-akhir ini yang menyebabkan wanita dan anak-anak ikut terbunuh.

Nabi juga bersabda bahwa orang-orang semakin sering mempraktekkan riba. Bahkan nabi bersabda sampai-sampai tak seorang pun akan mampu melarikan diri dari riba. Semua orang akan terjerat oleh riba. Dan memang inilah kenyataan perekonomian dunia saat ini. Seluruh ekonomi dunia dipengaruhi dan dikendalikan oleh bank yang mengambil bunga. Meskipun mengambil bunga dalam Islam sangat dilarang, bahkan dalam Kekristenan sampai abad ke-16 atau 17 juga dilarang, tapi sampai saat ini, riba mengontrol ekonomi dunia dan tidak ada yang dapat melarikan diri darinya sebagaimana yang disabdakan Nabi Muhammad 1.400 tahun yang lalu.

Nabi juga bersabda bahwa semakin banyak orang-orang yang dapat membaca dan menulis, namun sebenarnya ilmu mereka tidak ada. Bukankah ini sudah menjadi kenyataan? Semakin banyak orang dapat membaca, namun apa yang kita baca hanyalah berita sampah, tabloid gosip, dan lain-lain. Dan ilmu agama semakin ditinggalkan.

Dan inilah yang disabdakan Nabi S.A.W. bahwa ilmu agama akan ditinggalkan bukan karena hilangnya buku-buku agama. Buku-buku agama bertebaran tetapi para ulama telah hilang, sehingga hanya orang-orang bodoh yang ada. Dan masyarakat akan meminta orang-orang bodoh untuk berceramah agama sehingga mereka akan menyesatkan orang lain. Nabi bersabda: "Akan semakin banyak para pembicara namun para ulama akan semakin sedikit." Dan memang begitulah kenyataannya pada zaman sekarang. Ada banyak pembicara dan kaum intelektual, namun ulama-ulama Islam hanya ada sedikit.

Nabi Muhammad S.A.W. juga bersabda bahwa jumlah alat-alat musik akan semakin meningkat dan umat Muslim akan menghalalkannya meskipun alat-alat musik sebenarnya diharamkan. Lihatlah kenyataannya pada zaman sekarang. Hidup umat muslim zaman sekarang selalu dihiasi dengan musik. Bahkan musik telah menjadi bagian dari kehidupan umat muslim. Bahkan ada banyak orang yang menghalalkan bermain musik, meskipun larangannya sangat jelas disebutkan dalam Sahih Al-Bukhari.

Nabi Muhammad juga bersabda bahwa hubungan s*ksual pranikah semakin meningkat. Dan memang inilah keadaan dunia saat ini. Makin banyak poster-poster di jalan dengan gambar-gambar yang tidak senonoh. Bahkan masyarakat tradisional yang biasanya menjunjung moral yang tinggi telah terpengaruh dengan hal ini. Misalnya di negara kita sendiri, s*ks pranikah semakin meningkat disini. Bahkan di negara-negara Muslim, hal-hal berbau pornografi juga semakin meningkat.

Nabi Muhammad juga bersabda bahwa akan muncul suatu penyakit yang belum pernah ada sebelumnya. Bukankah penyakit itu sudah muncul sekarang? Penyakit A.I.D.S. sebelumnya belum pernah ada. Penyakit ini baru saja ada setelah orang-orang sering terlibat dalam hubungan s*ksual yang diharamkan.

Nabi bersabda bahwa wanita berpakaian seperti orang yang telanjang. Coba kita lihat pakaian wanita-wanita pada zaman sekarang. Pakaian mereka begitu ketat, memperlihatkan setiap lekuk tubuh. Sedangkan pakaian seperti ini tidak ada di zaman Nabi Muhammad.

Nabi Muhammad juga bersabda bahwa orang paling tercela dan paling bodoh akan menjadi pemimpin. Dan jika kita melihat beberapa pemimpin dunia saat ini, bahkan di beberapa negara adidaya tampaknya hal ini telah terjadi persis seperti sabda Nabi Muhammad.

Nabi Muhammad juga menyebutkan bahwa seorang pria lebih patuh pada istrinya dan tidak patuh kepada ibunya, dan ini sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Dia lebih mendengarkan teman-temannya daripada mendengarkan ayahnya.

Nabi Muhammad juga bersabda bahwa para pria akan memakai emas dan sutra dan mereka menghalalkannya. Padahal Nabi Muhammad mengharamkannya.

Nabi Muhammad juga bernubuat bahwa orang-orang akan meninggalkan agama Islam hanya untuk kepentingan duniawi. Berpegang teguh pada agama bagaikan memegang dua bara panas. Ini berarti iman mereka sangat-sangat lemah.

Beberapa nubuat di atas hanyalah sebagian kecil dari nubuat-nubuat Nabi Muhammad. Masih banyak tanda-tanda hari kiamat lainnya, namun karena terbatasnya waktu, maka kita tidak bisa membahas semuanya. 

Sumber: Lampuislam.org

Jumat, 26 Februari 2016

Astaghfirullah! Inilah 4 Ancaman Allah Buat Yang Suka Menunda Waktu Shalat Wajib

asalbagikan - Seringkali kita dihadapkan pada kondisi
yang sangat sibuk. Mengurus rumah, mengurus pekerjaan, mengurus anak, mengurus suami, mengurus bisnis, mengurus banyak hal yang membuat kita tanpa sadar menuda-nunda shalat.
Saat adzan tiba, bukannya langsung ambil wudhu dan melaksanakan ibadah wajib ini. Kita malah keasyikan dengan aktivitas kita, bahkan tak jarang kita menundanya.

Astaghfirullah! Inilah 4 Ancaman Allah Buat Yang Suka Menunda Waktu Shalat Wajib
Sumber: Rumahzakat.org
Agar kita tidak menunda-nunda shalat wajib saat tiba waktunya, kita harus mengetahui apa saja bahaya menunda-nunda shalat wajib? Simak apa saja bahayanya berikut ini.

1. Dosa Besar
Orang yang menunda atau bahkan meremehkan waktu shalat fardhu sampai lewat waktunya adalah dosa besar.


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.” (QS. Maryam: 59)


Makna Idha’atus Shalat (menyia-nyiakan shalat) menurut sebagian ulama tafsir adalah shalat di luar waktunya dan suka meninggalkan shalat.

Umar bin Abdul Aziz berkata tentang maksud ayat di atas, “(makna,-ter) mereka menyia-nyiakan shalat itu bukan meninggalkannya, tetapi menunda-nunda waktunya.”
Imam Ibnu Katsir menukil perkataan al-Auza’i yang dari Musa bin Sulaiman dari Al-Qasim bin Mukhaimarah tentang maksud ayat di atas, “Mereka menyia-nyiakan (menunda-nunda) waktunya, kalau meninggalkan maka telah kafir.”

2. Akan mendapat celaka dan kehancuran
Firman Alllah Swt yang artinya: “Maka, kecelakaanlah bagi orang-orang yang sholat, (yaitu) orang-orang yang lupa akan sholatnya.” Al-Maa’uun: 4-5).


Orang-orang lupa adalah orang-orang yang lalai dan meremehkan sholat. Sa’ad bin Abi Waqqash berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Saw. tentang orang-orang yang lupa akan salatnya. Beliau menjawab, yaitu mengakhirkan waktunya.”

Mereka disebut orang-orang yang sholat. Namun, ketika mereka meremehkan dan mengakhirkannya dari waktu yang seharusnya, mereka diancam dengan Wail, azab yang berat.

3. Mengalami kerugian
Firman Allah SWT yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat ALLAH. Barang siapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (Al-Munafiqun: 9)


Para mufasir menjelaskan, “Maksud mengingat ALLAH dalam ayat ini adalah sholat lima waktu. Maka, barang siapa disibukkan oleh harta perniagaannya, kehidupan dunianya, sawah ladangnya, dan anak-anaknya dari mengerjakan salat pada waktunya, maka ia termasuk orang-orang yang merugi.”

Rasulullah Saw. bersabda yang artinya, “Amal yang pertama kali dihisab padahari kiamat dari seorang hamba adalah sholatnya. Jika sholatnya baik maka telah sukses dan beruntunglah ia, sebaliknya, jika rusak, sungguh telah gagal dan merugilah ia.” (HR Tirmizi dan yang lain dari Abu Hurairah. Ia berkata, “Hasan Gharib.”)

4. Akan dimasukkan ke Neraka
Firman Allah Swt yang artinya, “Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek), yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka kelak mereka akan menemui “ghayyu“. Kecuali orang-orang bertaubat, beriman dan beramal shaleh, maka mereka akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikit pun.” (QS.Maryam:59-60)


Adapun “ghayyu“ adalah lembah yang berada di neraka jahanam, yang amat jauh kedalamannya, sangat busuk rasanya, bagi orang-orang yang melalaikan shalatnya.
Allah Ta’ala juga berfirman, “Maka wail-lah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya.” (QS.Al-Maun:4-5)

Wail adalah lembah di neraka jahanam yang seandainya gunung di dunia dijatuhkan ke dalamnya, maka akan hancur lembur karena panasnya. Itulah tempatmu kelak jika kamu tidak mau bertaubat.

Jika sudah tahu tentang ganjaran yang diterim aoleh orang yang lalai terhadap ibadah shalat, mari kita berusaha untuk menyegerakan shalat saat adzan jika tiba, jangan. Semoga Allah menjaga keistiqamahan kita untuk selalu melaksanakan shalat di awal waktu. Aamiin.

Sumber: ummi-online.com

Selasa, 23 Februari 2016

Hindari! Inilah Golongan Orang yang Dipukul Dengan Palu Panas di Akhir Zaman

asalbagikan - Akhir zaman tentunya pasti akan datang. Pada hari itu, akan ada mereka yang dipukul dengan palu dari besi dan semuanya akan dibahas untuk sekaligus mengingatkan kita sebagai umat muslim untuk tidak melupakan hari pembalasan tersebut. Kiamat sudah dekat dan hal ini bukanlah semata judul film layar lebar zaman dulu. Saat mendengar kata akhir zaman, kita mampu membayangkan seberapa ngeri saat hal tersebut terjadi di depan mata kita, tapi kita sendiri mengabaikannya. Hidup secara tidak benar dan meninggalkan ibadah serta malah lebih memilih untuk melakukan dosa menjadi kebiasaan dari banyak manusia di zaman sekarang, maka hati-hati akan hukumannya nanti.

Hindari! Inilah Golongan Orang yang Dipukul Dengan Palu Panas di Akhir Zaman
Sumber: Kumpulanmisteri.com
Akhir zaman datang dengan begitu banyak kengerian pastinya, dan kita semua sudah jelas tahu seberapa ngeri pada masa itu nanti, namun mengapa banyak dari kita masih saja berbuat dosa. Mungkin banyak yang tidak sengaja jatuh ke dalam dosa, tapi tidak sedikit juga yang memang sengaja menjauh dari ibadah, mencari kesenangan duniawi dan melakukan dosa-dosa secara sengaja padahal mereka sadar bahwa hal-hal tersebut tidaklah baik di mata Allah. Melihat berita-berita di televisi tentu kita tahu bahwa tambah banyak orang-orang yang tidak beriman dan bertakwa, yaitu mereka para pelaku pembuat dosa.

Mereka yang dipukul dengan palu dari besi pada akhir zaman adalah mereka yang terus-terusan berdosa. Manusia pelaku dosa bukannya berkurang mendekati akhir zaman malah semakin banyak, padahal kita sebagai manusia tidak akan mengetahui kapan habis masa dunia yang kita tinggali ini. Kiamat sebentar lagi tapi manusianya begitu seenaknya dalam menjalani hidup, jadi tidak heran kalau orang-orang yang jauh dari kata beriman dan dekat dengan dosa akan memperoleh azab dari Allah SWT. Bagi yang melakukan hal-hal yang dibenci Allah, ada azab yang telah disediakan dan ditentukan.

Kalau pernah mendengar tentang sebab dan macam-macam azab kubur, itu memang benar adanya karena azab yang disediakan Allah semua tidak sama tergantung dari dosa apa yang sudah dilakukan oleh si manusia selama tinggal di dunia. Allah Maha Adil sehingga tentunya akan memberikan azab sesuai dengan macam dosa yang dilakukan dan azab tersebut memang mungkin akan ditangguhkan sampai mencapai masa akhir zaman, tapi ingat juga bahwa azab bisa juga Allah berikan kepada para pelaku dosa saat masih ada di dunia. Dari sekian banyak macam azab, ada satu yang dibahas kali ini, yaitu pelaku dosa yang akan dipukul menggunakan palu dari besi saat masa akhir zaman tiba.

Inilah mereka yang dipukul dengan palu dari besi pada akhir zaman, yaitu para manusia munafik dan kafir. Azab ini begitu mengerikan kalau kita bisa membayangkannya, dan ini bukanlah sekadar gosip atau rumor, tapi diceritakan oleh Rasulullah bahwa saat ada orang munafik atau kafir, malaikat nantinya akan bertanya kepada mereka tentang Rasulullah SAW, dan apabila orang tersebut menjawab bahwa ia tidak tahu-menahu soal Rasulullah dan mengatakan sekadar apa yang ia tahu dari kata-kata orang lain, malaikat akan bertanya lagi. Malaikat akan bertanya apakah orang tersebut tidak membaca, maka setelah itu orang tersebut bakal dipukul menggunakan palu dari besi.

Tepat di bagian wajahnyalah palu dari besi itu akan meluncur dan mengenainya, orang tersebut akan menjerit di mana sangat keraslah jeritan tersebut sehingga semua penduduk bumi akan mendengarnya.
 
Sumber: Kumpulanmisteri.com

Senin, 22 Februari 2016

Ini Dia 3 Tanda Kiamat Di Mekkah yang Sudah Muncul, Apa Sajakah Itu?

asalbagikan - Kiamat merupakan Rukun Iman ke lima
yang dipercaya umat Islam pasti akan terjadi. Namun tidak satu pun makhluk mengetahui kapan peristiwa akhir kehidupan alam dunia tersebut akan berlangsung.

Akan tetapi Allah SWT melalui Rasulullah SAW sudah mengabarkan tanda-tandanya. Mekkah menjadi salah satu kota di muka bumi yang disebut Nabi akan menunjukan tanda bahwa kiamat sudah dekat.


Pertanda yang disebutkan nabi ini dahulu dianggap mustahil terjadi. Namun apa yang ada di Kota Mekkah saat ini benar-benar menunjukan kondisi seperti apa yang diucapkan oleh Nabi Muhammad dahulu. Tanda-tanda kiamat tersebut benar-benar sudah muncul di Mekkah.  Apa saja? Berikut ulasannya.

1. Bangunan Tinggi Melebihi Gunung

Ini Dia 3 Tanda Kiamat Di Mekkah yang Sudah Muncul, Apa Sajakah Itu?
Sumber: Infoyunik.com
Nabi Muhammad SAW mengabarkan bahwa salah satu tanda bahwa kiamat sudah dekat adalah ketika di banyak bangunan yang tingginya melebihi gunung. Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa bangunan-bangunan tingginya begitu menjulang. Ibnu Syaibah meriwayatkan dengan sanadnya kepada Ya’la ibn Atha’ dari ayahnya, dia berkata: pada suatu hari, aku menuntun tali kekang onta Abdullah ibn Amr, lalu beliau berkata:

“Apabila kalian telah melihat galian-galian besar di Makkah, dan bangunan-bangunannya menjulang tinggi melebihi pegunungannya, maka ketahuilah bahwa kiamat telah mendekatimu. (HR. Ibnu Abi Syaibah dan al-Arzaqi)

Dalam riwayat lain Rasulullah SAW bersabda:  "Kiamat tidak akan terjadi hingga gunung-gunung hilang dari tempatnya dan kalian melihat perkara besar yang belum kalian lihat" (HR.Thabrani).

Pada zaman kehidupan Nabi, Kota Mekkah masih sangat tandus dan tidak terbayang akan berdiri bangunan-bangunan tinggi seperti saat ini. Dan apakah yang terjadi saat ini di Mekkah?

Tidak lain dan tidak bukan kota suci umat Islam ini kini tidak ubahnya Las Vegas di Amerika Serikat. Bahkan di di halaman Masjidil Haram akan dibangun Mecca Royal Clock Hotel Tower. Tinggi gedung ini direncanakan berketinggian lebih dari 601 dan hanya selisih 200 meter dari gedung tertinggi dunia saat ini, yaitu Al Burj Khalifa Dubai.

Bagiamana dengan Arab Saudi yang saat ini tengah membangun gedung tertinggi di dunia hingga menembus awan. Rencananya, tinggi gedung bernama Jeddah Tower ini lebih dari 1 kilometer (Km) dan akan mengalahkan Burj Khalifa yang selama ini memegang rekor di Guinness World Record sebagai gedung tertinggi dunia yang ada di Dubai.

Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa pada suatu hari malaikat Jibril menemui Rasullullah Saw dengan wujud manusia, Ia datang dengan mengenakan pakaian yang teramat putih warna rambut yang hitam kelam, Ia datang berdialog dengan Rasullullah dan memberikan pengajaran kepada sahabat. Jibril bertanya tentang Islam, Iman , dan Ihsan kemudian Jibril bertanya tentang tanda kiamat, di antara jawaban nabi ialah:

"Dan bila engkau menyaksikan mereka yang berjalan tanpa alas kaki, tidak berpakaian, fakir dan pengembala kambing (kemudian) berlomba-lomba membuat bangunan yang tinggi" (HR.Bukhari)

Di hadist lain di sebutkan, Kemudian sahabat Ibnu abbas bertanya : "Wahai Rasullullah, dan siapakah para pengembala, orang tidak memakai sandal, dalam keadaan lapar dan yang miskin itu" Beliau menjawab "Orang arab" (Musnad Ahmad, IV/332-334,NO 2926)

2. Gunung-Gunung di Mekkah Mulai Berlubang 

Ini Dia 3 Tanda Kiamat Di Mekkah yang Sudah Muncul, Apa Sajakah Itu?
Sumber: Infoyunik.com
Nabi juga menjelaskan bahwa kiamat akan terjadi jika gunung-gunung di Kota Mekkah sudah berlubang. Hal ini tentu sulit dipahami oleh masyarakat pada masa kehidupan Nabi. Namun ternyata hal itu sudah terjadi saat ini.

Gunung-gunung di Kota Mekkah kini sudah berlubang dalam bentuk terowongan. Makkah juga dijuluki Kota Terowongan karena memiliki puluhan terowongan.   Pada 2011 saja,   Makkah memulai pembangunan 55 terowongan melalui pegunungan dan sejumlah ruas jalan. Sebanyak 10 di antaranya merupakan terowongan pejalan kaki dan sisanya untuk kendaraan bermotor. Jalur pejalan kaki dan kendaraan bermotor dibuat terpisah. Total panjang terowongan adalah 30 kilometer. 

Rasulullah SAW bersabda “Jika kamu lihat gunung-gunung di Mekkah ada lubang yang menembusinya” 

Selain itu,  Ibnu Syaibah meriwayatkan dengan sanadnya kepada Ya’la ibn Atha’ dari ayahnya, dia berkata: pada suatu hari, aku menuntun tali kekang onta Abdullah ibn Amr, lalu beliau berkata: "Bagaimana pendapat kalian, jika kalian hancurkan Ka’bah dan tidak menyisakan ada batu yang masih menumpuk? Mereka menjawab: oleh kita yang beragama Islam? Beliau menjawab: benar, kalian yang beragama Islam. Seseorang bertanya: lalu apa lagi? Beliau menjawab: kemudian ia akan dibangun dengan yang lebih bagus darinya. Apabila kalian telah melihat galian-galian besar di Makkah, dan bangunan-bangunannya menjulang tinggi melebihi pegunungannya, maka ketahuilah bahwa kiamat telah mendekatimu.

3. Bayangan Kabbah Tidak Lagi Tampak

Ini Dia 3 Tanda Kiamat Di Mekkah yang Sudah Muncul, Apa Sajakah Itu?
Sumber: Infoyunik.com
Baginda Rasulullah SAW juga bersabda bahwa kiamat akan terjadi jika Al-Sa’ah telah membentang bayangannya sehingga bayangan Kabbah tidak lagi tampak. Al-Sa’ah merupakan salah satu dari pengertian kiamat.

Sementara di Arab, Al-Sa’ah juga bermaksud sebagai jam. Karena 1tu Sheikh mengartikan secara langsung waktu kiamat yangg hampir juga terjadi apabila bayang menara jam menutupi Kaabah. Imam As Sayuti berkata megenai perkara ini, bahwa  masanya sudah sangat hampir bila kamu ambil maksud tersebut secara langsung. Sekarang bayang-bayang menara jam sudah menutupi kabah.  Mecca Royal Clock, akan menutupi bayang-bayang Kabah. 


Sumber: Infoyunik.com

Minggu, 21 Februari 2016

Mengerikan! Ternyata Beginilah Cara Malaikat Maut Mencabut Nyawa Manusia

Kematian adalah suatu hal yang pasti akan terjadi pada semua makhluk hidup, bahkan para malaikat pun akan dicabut nyawanya oleh Allah kelak. Dengan demikian, satu-satunya yang kekal dan tidak pernah mati adalah Allah subhanahu wa ta’ala. Mengenai kematian itu sendiri, tidak ada yang mengetahui kapan ajal seseorang akan tiba. Hal ini menjadi rahasia Allah subhanahu wa ta’ala.

Mengerikan! Ternyata Beginilah Cara Malaikat Maut Mencabut Nyawa Manusia
sumber : google.com
DI kisahkan bahwa pada suatu ketika Malaikat ‘Izrail pernah bertanya kepada Allah subhanahu wa ta’ala: “Wahai Tuhanku, kapankah aku mencabut nyawa seorang hamba? Dalam keadaan apa dan bagaimana aku menghilangkannya?” Allah berfirman: “Wahai malaikat ‘Izrail, ini adalah ilmu yang paling rahasia. Siapapun tidak akan mengerti selain Aku. Akan tetapi Aku memberitahukan kepadamu mengenai kedatangan waktunya dari kematian tersebut.”

Disebutkan, bahwa jika seorang hamba sudah waktunya meninggal dunia, maka ada beberapa malaikat yang datang kepada ‘Izrail. Malaikat penjaga jiwa berkata: “Sudah habis masa hidup orang ini.” Selanjutnya datang juga malaikat penjaga rezeki dan amal sambil berkata: “Rezeki dan amalnya telah habis.”


Disebutkan, bahwa malaikat Mikail turun dengan membawa lembaran kepada malaikat ‘Izrail yang didapatkan dari Allah. Dalam lembaran itu tertulis nama orang yang diperintah untuk dicabut nyawanya, tempat pencabutan, dan sebab-sebab pencabutan nyawanya.

Sedang Ka’bil Akhbar menerangkan: “Bahwasanya Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan pohon di bawah ‘Arasy. Jumlah pohon tersebut sama dengan bilangan makhluk yang ada di dunia. Maka ketika ajal seseorang telah tiba, dan umurnya tinggal 40 hari, maka secara otomatis daun pohon ‘Arasy itu juga gugur, dan jatuh di tempat malaikat ‘Izrail. Dengan demikian maka ‘Izrail dapat mengetahui bahwasanya ia diperintahkan untuk mencabut nyawa seseorang sesuai dengan identitas daun tersebut. Dan setelah itu para malaikat menyebut orang yang akan dicabut nyawanya tersebut sebagai “mayat hidup.” Ha ini karena orang tersebut masih dapat merasakan kehidupan dunia selama empat puluh hari lagi.”

Disebutkan, Abu Laits mengemukakan bahwa akan turun dari bawah ‘Arasy dua tetesan yang akan menggambarkan nama pemiliknya. Bila satu tetesan itu berwarna hijau, maka pertanda bahwa pemiliknya termasuk orang yang celaka. Tetapi jika tetesan tersebut berwarna putih, maka hal itu menandakan bahwa pemiliknya termasuk orang beruntung / bahagia.

Sedangkan untuk mengetahui dimanakah tempat seseorang akan meninggal di akhir hayatnya, maka Allah memerintahkan malaikat untuk memasukkan ke dalam air mani yang berada di rahim ibunya dengan mencampur debu bumi dari tempat dimana nantinya ia akan meninggal. Maka debu tersebut akan terus berputar-putar untuk mencari tempat yang dikehendaki. Kendati demikian, orang yang bersangkutan akan meninggal sesuai dengan tempat asal dimana debu itu diambil. Lebih lanjut mengenai kematian, Allah telah berfirman dalam Al-Qur’an:

“Katakanlah (Muhammad), ‘Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang ditakdirkan akan mati terbunuh di medan pertempuran itu, keluar juga ke tempat mereka menghadang kematian.” (Qs. Ali Imran: 154)


Sumber: Infoyunik.com
Alat Mesin,Blok Mesin,Danareksa Online Trading,Daun Angsana,Daun Sirsak Diabetes,Desain Mesin,Ekonomi Bisnis Indonesia,Ekonomi Indonesia,Ekonomi Pemerintahan,Gambar Mesin,Gambar Mesin Bubut,Info Mesin,Keamanan Sistem Informasi,Manu Life,Mesin 4 Tak,Mesin Ayakan Pasir,Mesin Ball Mill,Mesin Blow Moulding,Mesin Briket,Mesin Bubut Universal,Mesin Crusher Batu,Mesin Crusher Plastik,Mesin Genteng,Mesin Giling Cabe,Mesin Giling Ikan,Mesin Giling Kedelai,Mesin Grinder,Mesin Hammer Mill,Mesin Kompos,Mesin Korter,Mesin Mie,Mesin Miling,Mesin Milling Vertikal,Mesin Obras,Mesin Offset Printing,Mesin Pembuat Bakso Ikan,Mesin Pencacah Rumput,Mesin Pendulang Emas,Mesin Penepung,Mesin Pengayak Pasir,Mesin Penggiling Mie,Mesin Penghancur Kayu,Mesin Pengolahan Karet,Mesin Penyedot Pasir,Mesin Perontok Padi,Mesin Pertambangan Emas,Mesin Pertukangan,Mesin Press Hose,Mesin Roll Forming,Mesin Rotary Dryer,Mesin Sedot Pasir,Mesin Serut,Mesin Spray Dryer,Mesin Stone Crusher,Mesin Tahu,Mesin Tepung,Mesin Tusuk Gigi,Mesin Tusuk Sate,Pt Danareksa Investment Management,Reksa Dana Pasar Uang,Sistem Basis Data,Sistem Ekonomi Alibaba,Sistem Ekonomi Indonesia,Sistem Multimedia,Sistem Pemerintahan Indonesia,Apparel,Baju Atasan Motif Bunga,Baju Cleanroom,Bridal In Bali,Emba Jeans,Harga Jam Tangan Ice,Harga Sepatu Krusher,Harga Sepatu Safety Krusher,Jam Tangan Chronomaster,Model Baju Bunga,Sepatu Crusher,software untuk mengakses internet,plasa hosting,jasa pembuatan website iklan baris,spesifikasi komputer server,kumpulan software komputer,hosting and domain,pengertian klaim asuransi,webhost indonesia,asuransi islam,dedicated server indonesia,pengertian premi asuransi,atlas indonesia,pengertian asuransi syariah,web hosting terbaik di indonesia,perusahaan keuangan di indonesia,hosting web,daftar asuransi terbaik di indonesia,download software pc terbaru,web hosting terbaik indonesia,web hosting terbaik indonesia,makalah tentang asuransi kesehatan,makalah asuransi,cloud hosting indonesia,usaha kesehatan sekolah,universitas islam attahiriyah,travelling in indonesia,contoh bisnis plan sederhana,daftar perusahaan asuransi di indonesia,universitas internasional batam,webhosting terbaik,cloud server indonesia,file hosting indonesia,hosting domain murah,asuransi menurut islam,jumlah penduduk indonesia,biaya kuliah universitas pancasila,web hosting termurah,web hosting gratisan,manulife indonesia,pt asuransi adira dinamika,indonesian travel,domain murah,allianz indonesia,harga web hosting,universitas pendidikan indonesia,cara membuat server vpn,peringkat universitas di indonesia,web hosting support php,host indonesia,domain paling murah,biaya kuliah universitas trisakti,harga hosting website,indonesia travel guide,hosting domain,website builder indonesia,jurusan universitas indonesia,domain dan hosting,web hosting indonesia,indonesia travel,laporan keuangan perusahaan go publik,daftar universitas di indonesia,domain dan hosting adalah,daftar asuransi terbaik,kode negara indonesia,pengertian hukum asuransi,universitas multimedia nusantara,beli domain indonesia,vps indonesia,asuransi perjalanan ke eropa,peta indonesia lengkap,webhosting indonesia,makalah asuransi syariah,asuransi perusahaan,adira asuransi,promo domain murah,bus indonesia,domain hosting murah,daftar asuransi,pengertian asuransi pendidikan,