Tampilkan postingan dengan label Muslimah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muslimah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Maret 2016

Kenapa Semakin Banyak Wanita Menggugat Cerai Suaminya? Mungkin Inilah Alasan-alasannya

asalbagikan - Mungkin ini terdengar pahit untuk kaum lelaki, namun bukankah seorang gentleman sejati akan bersedia diintrospeksi? Jika tak suka dievaluasi, layakkah menjadi pemimpin bagi istri? 

Kenapa Semakin Banyak Wanita Menggugat Cerai Suaminya? Mungkin Inilah Alasan-alasannya
Sumber: Google.com
Apapun namanya, entah organisasi, institusi, atau bahkan negara sekalipun, jika ada yang tak beres... Maka bukan rakyat duluan yang dipersalahkan, tapi pemimpin yang harus bersedia dievaluasi, dikoreksi, betul begitu? 

Demikian juga dengan rumah tangga, ketika ada masalah, bahkan hingga mencapai gugat cerai, maka pemimpin rumah tangga terlebih dulu yang harus dievaluasi. 

Sebelum Anda, wahai para suami, dievaluasi oleh Allah di akhirat kelak, cobalah untuk mengintrospeksi diri sendiri, apa yang menyebabkan istri berani menggugat cerai diri Anda? 

Dan memang takkan ada asap tanpa api, kebanyakan gugat cerai istri terhadap suami terjadi karena faktor kesalahan suami, antara lain sebagai berikut: 

1. Perselingkuhan
Berdasarkan data gugat cerai, 48% di antaranya terjadi karena faktor orang ketiga, yakni adanya perselingkuhan. 

Duhai suami, berpikirlah waras... apa yang dimiliki wanita lain yang tak dimiliki istrimu? Ya, mungkin karena wanita lain dihiasi oleh syetan, sedangkan istrimu tidak. 

Bagaimana bisa syetan menjerumuskanmu hingga jatuh berkubang dalam perselingkuhan yang hanya akan merobek kepercayaan pasangan dan menghancurkan rumah tanggamu? Bukankah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam telah berpesan: 

“Sesungguhnya wanita datang dalam rupa setan, dan pergi dalam rupa setan. Jika seorang di antara kalian melihat seorang wanita yang menakjubkan (tanpa sengaja), maka hendaknya ia mendatangi (bersetubuh dengan) istrinya, karena hal itu akan menolak sesuatu (berupa syahwat) yang terdapat pada dirinya” (HR. Muslim no. 1403) 

Sedangkan tabiat wanita adalah ingin dimengerti, disayangi, salahkah jika akhirnya istri memilih hidup sendiri daripada dikhianati? 

Ingat juga bahwa dosa zina bisa membawa penyakit kelamin menular. Tegakah kau tularkan istrimu dengan dosa yang kau bawa dari hobi berselingkuh?
 
2. Tidak menafkahi istri dan anak
Duhai suami, tahukah apa yang membuatmu wajib ditaati oleh istri? Ya, karena kerelaanmu menafkahi keluarga. 
Simaklah firman Allah mengenai kewajiban suami : 

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” (QS. An-Nisa: 34) 

Lantas jika karena kemalasanmu, keenggananmu, dan kesombonganmu, Engkau tak menafkahi anak istri, membiarkan istrimu banting tulang siang malam untuk menghidupi dirinya dan anak-anaknya, masih pantaskah kau menuntut untuk ditaati? 

Ketahuilah bahwa istri merasa amat terhina jika suami tak bersedia menafkahi dirinya. Sedangkan untuk ke WC umum saja kau harus mengeluarkan sekian ribu Rupiah. Bahkan untuk sekali bermain dengan pelacur saja, seorang pria rela membayar sekian ratus ribu atau sekian juta Rupiah. Mengapa untuk menghalalkan hubungan intim dengan istrimu, yang dapat membawa kalian berdua ke surga, engkau tak malu mempusakainya tanpa menafkahinya? Alangkah hinanya dirimu... Alangkah sabarnya istrimu. 

Kecuali bagi para suami yang diuji dengan cacat atau kekurangan fisik atau penyakit berat, janganlah beralasan sulit mendapat pekerjaan! Alasan basi yang membuat suami tampak seperti banci. Asalkan engkau mau berusaha, pekerjaan halal apapun lakukanlah demi memberi anak istri sesuap nasi. 

Bahkan seringkali suami yang cacat sekalipun, ketika berniat menafkahi anak istri, maka Allah mampukan ia bekerja halal mencari nafkah hidup keluarganya. Maasya Allah.
Tak peduli apapun jabatan istrimu di kantornya, sebesar apapun gaji yang diperolehnya, suami tetap berkewajiban menafkahi istri dan anak. Jangan hinakan dirimu sendiri dengan mengemis makan dari tangan istrimu! Jika kau melakukannya, kau akan terhina dunia akhirat. 

3. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)
Duhai suami, tidak ada seorang wanita pun yang kuat dipukuli, dimaki, dihina, bahkan sekadar dimarahi sedikit saja wanita sudah baper dan melelehkan air mata. Lantas apa yang membuatmu tega membanting pecah belah di hadapannya? 

 Mu’awiyah Al-Qusyairiy bertanya kepada Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam: Ya Rasulullah apakah hak istri terhadap kami? Rasulullah menjawab: 

"Memberinya makan jika kamu makan, memberinya pakaian jika kamu memakai pakaian, jangan memukul wajah, jangan menghinanya, dan jangan menjauhinya kecuali dalam rumah." [Sunan Abu Daud: Sahih] 

4. Kelainan se*sual
Duhai suami, istri mana yang tahan melayani suami dengan kelainan se*sual? Entah hiperse*s, bise*sual, homose*sual, atau kelainan lainnya yang membuat ilfil. 

5. Salah memilih istri
Duhai suami, jika engkau merasa tak bersalah apa-apa selama berumah tangga: Kau nafkahi istrimu dengan baik, kau pergauli ia dengan santun, kau penuhi seluruh kewajibanmu dan hak-hak istri, namun istri tetap menggugat cerai terhadapmu. maka satu kesalahanmu adalah... tidak bisa memilih istri yang sholihah. 

Jangan pandang wanita dari kecantikannya semata, karena kau akan menyesalinya! Lihatlah baik-baik akhlak seorang wanita sebelum kau menikahinya! Jika tidak, jangan heran jika setelah menikah kau justru dikhianati oleh pilihanmu sendiri. 

Banyak yang masih perlu dikaji, mengapa istri berani menggugat cerai suami. Akan tetapi satu yang pasti, para suami perlu melakukan introspeksi dan evaluasi diri, sebelum Allah mengevaluasimu kelak di pengadilanNya.

Sumber: Ummi-online.com

Ternyata Istri Boleh Menolak 6 Perintah Suami Dalam Hal ini, Apa Sajakah Itu?

asalbagikan - Dalam hal berumah tangga ada
beberapa hal yang membuat suami ridha pada istrinya, tapi juga ada beberapa hal yang membuat suami tidak ridha. Keridhaan suami akan berbuah surga, seperti sebuah hadis yang menyatakan jika istri meninggal dunia dalam keadaan suami ridha padanya maka istri akan masuk surga.
Ternyata Istri Boleh Menolak 6 Perintah Suami Dalam Hal ini, Apa Sajakah Itu?
Sumber: Ummi-online.com
“Jika seorang wanita mengerjakan shalat lima waktunya, berpuasa di bulan Ramadhannya, menjaga kemaluannya, dan menaati suaminya, maka dikatakan kepadanya, ‘Masuklah ke surga dari pintu mana saja yang engkau suka’. HR. Ahmad, no. 1664. Dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahih al-Jami’, no. 660. 

Perkara ridha suami bukan hal yang kecil, karena memang berhubungan dengan surga dan neraka. Bahaya wanita pembangkang (nuyuz), pada suami yang mengakibatkan ia menjadi tidak ridha pada istrinya memang benar-benar mendapat perhatian dalam Islam. Karena ketaatan istri kepada suami adalah bagian dari rumahtangga yang diridhoi oleh Allah. Akan tetapi tidak selamanya perintah suami, apalagi suami yang tidak sholeh dan tidak mendalami agama dengan benar, hingga melanggar syariat boleh ditaati, bahkan seharusnyalah istri menolaknya dengan lembut, baik dan diupayakan tidak menyinggung suami. 

Rasulullah juga mengisyaratkan ada beberapa hal dimana seseorang tidak perlu mentaati seseorang saat menyuruh berbuat maksiat : 
“Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam hal kemaksiatan kepada Allah Azza wa Jalla.”( HR. Ahmad, no. 1098, dan lainnya. Dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahih al-Jami’, no. 7520).  

Lalu, dalam keadaan apa saja istri boleh tidak mentaati perintah atau kemauan suaminya?
1. Saat suami menyuruh istri berbuat syirik atau kufur
Apapun alasannnya walau untuk keamanan atau terhindar dari bahaya jika caranya dengan mendatangi dukun, mengalungkan jimat, mencari penglaris atau menyuruh untuk pindah agama atau tidak boleh lagi beribadah, maka hal tersebut patut ditolak.
 
2. Suami menyuruh untuk memutuskan hubungan silaturahim dengan keluarga, atau orang lain dengan alasan yang tidak masuk akal atau tidak jelas. Karena jelas-jelas Islam menyuruh umatnya untuk menyambung tali silaturahmi dan mengungkap bahayanya pemutus tali silaturahmi, yakni neraka. 

3. Suami menyuruh istri untuk membuka auratnya di muka umum. Bagaimanapun juga seharusnya sang suami malah melinadungi istri dari bahaya fitnah dan kemaksiatan, bukan malahs ebaliknya. 

4. Suami meminta Istri berhubungan intim dalam keadaan haid atau lewat dubur. Hal ini sangat dilarang dalam agama. Sebaiknya para suami menahan diri dari perbuatan seperti itu. 

5. Suami menyuruh istri bekerja dirumah dengan keras, sedangkan dirinya hanya bermalas-malasan saja. Ini fungsi yang terbalik, karena istri selayaknya dihargai sebagai ratu rumahtangga. Jika ia bekerja bukan karena suruhan suami, tapi karena memang berniat untuk membantu perekonomian keluarga, jadi bukan hal yang pokok istri mencukupi kebutuhan keluarga. 

6. Suami mengambil harta-harta istri tanpa ridha istri dan tanpa hak. Karena pada dasarnya harta istri adalah hak istri sendiri, jika suami memerlukan harta istri, maka harus memintanya dengan cara yang ma’ruf. Ada sebuah kisah sahabata Rasulullah yang miskin, meski istrinya kaya, ini berarti jika harta suami adalah harta bersama, tapi harta istri memang hartanya secara pribadi, dan kewajiban suamilah yang mencukupi kebutuhan keluarga. 

Demikian sahabat Ummi beberapa poin yang menjadi perhatian dalam kehidupan rumahtangga. Ketaatan istri pada suami adalah surga, akan tetapi bukan dalam semua hal. Semoga Allah membimbing keluarga muslim dalam jalan yang ridhoi-Nya.

Sumber: Ummi-online.com

Sabtu, 05 Maret 2016

Muslimah Wajib Tahu: Inilah 2 Bentuk Lamaran Laki-laki Yang Boleh di Tolak

asalbagikan- Pernikahan hendaknya diletakkan
sebagaimana petunjuk dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam. Jangan digampangkan. Jangan pula dipersulit. Lakukan ibadah ini sebagaimana pernah diajarkan dan dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam. Pun jika harus menolak, tolaklah lamaran seorang laki-laki sebagaimana Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam pernah mengajarkannya.

Muslimah Wajib Tahu: Inilah 2 Bentuk Lamaran Laki-laki Yang Boleh di Tolak
Sumber: Keluargacinta.com
Di antaranya dalam riwayat berikut ini, dua orang laki-laki ditolak lamarannya oleh Rasulullah.
Abu ‘Amr bin Hafsh mengisahkan tentang Fathimah binti Qais. Janda. Setelah selesai masa tunggunya, dia mendatangai Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam untuk meminta pertimbangan. Sang janda mulia ini dilamar oleh dua laki-laki.

Dua orang yang melamar Fathimah bin Qais adalah Mu’awiyah bin Abu Sufyan dan Abu Jahm. Terhadap dua orang laki-laki ini, Nabi Shallallahu ‘Alaihi  Wa sallam menolaknya.

“Abu Jahm,” terang Rasulullah menjelaskan, “merupakan orang yang tidak pernah meletakkan tongkat dari pundaknya. Sedangkan Mua’wiyah seorang yang miskin. Tidak berharta.”

Ungkapan yang disampaikan terkait Abu Jahm merupakan karakter yang keras, kejam, dan sering bepergian, merantau. Sedangkan Mu’awiyah, meski kelak menjadi pemipin pengganti Ali bin Abu Thalib merupakan orang miskin.

Apakah ini bisa dijadikan dalil bagi sebagian kita yang menolak lamaran laki-laki hanya karena kemiskinanya? Tidak! Sebab dalam kelanjutan riwayat ini, Rasulullah mengatakan, “Oleh karena itu, menikahlah dengan Usamah bin Zaid.”

Rasulullah memiliki opsi ketiga yang lebih baik dan lebih cocok perangainya dengan Fathimah binti Qais. Perangai ini sangat penting, sebagaimana pernah dilakukan oleh Nabi saat menolak lamaran Abu Bakar ash-Shiddiq dan Umar bin Khaththab, tapi meminta Ali bin Abi Thalib untuk menjadi suami bagi anaknya, Fathimah binti Muhammad.

Kecocokan karakter ini penting. Ianya bisa menjadi salah satu sebab bahagia dan berkahnya sebuah rumah tangga, tentunya dalam balutan iman dan taqwa kepada Allah Ta’ala.
Selanjutnya, Fathimah binti Qais menyampaikan keberatan. Dia tidak mencintai Usamah bin Zaid. “Akan tetapi, aku tidak suka kepadanya.” ujar Fathimah.

Namun, Nabi mempertegas perintahnya, “Menikahlah dengan Usamah bin Zaid!”
Mendengar perintah tersebut, Fathimah binti Qais pun taat. Keduanya menikah dalam naungan berkah.

“Setelah menikah dengannya,” ungkap Fathimah binti Qais sebagaimana disebutkan dalam riwayat Imam an-Nasa’i ini, “Allah ‘Azza wa Jalla memberikan kebaikan kepadaku dengan dirinya, sehingga aku dicemburui oleh wanita-wanita lain.”

Kepada para wali dan Muslimah, teliti dan hati-hatilah. Jangan asal menerima, apalagi langsung menolak tanpa dasar yang dikuatkan oleh syariat Islam.

Sumber: Keluargacinta.com

Rabu, 02 Maret 2016

Wajib Tahu: Bacalah 4 Ayat Ini Saat Hamil, Niscaya Proses Melahirkan Berlangsung Mudah

asalbagikan - Proses melahirkan merupakan bagian
paling berat yang harus dihadapi oleh ibu yang tengah mengandung. Dibutuhkan pengorbanan yang sangat luar biasa dari seorang ibu ketika menjalani proses ini. Bahkan mereka harus mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan sang buah hati.

Meskipun sudah melakukan berbagai cara untuk mewujudkan persalinan normal yang mudah dan lancar. Tidak jarang banyak ibu yang mengandung akhirnya terpaksa dioperasi karena sulitnya menjalani persalinan. 


Wajib Tahu: Bacalah 4 Ayat Ini Saat Hamil, Niscaya Proses Melahirkan Berlangsung Mudah
Sumber: Infoyunik.com
Ternyata, di dalam Al-Qur’an ada beberapa ayat yang apabila dibaca agar bisa melahirkan dengan mudah. Ayat apa sajakah itu? Berikut ini ulasan selengkapnya untuk kaum muslimin agar bisa diamalkan.

1. QS. Ar-Ra’d: 8
Ayat pertama yang bisa dibaca untuk memudahkan ibu ketika hari persalinan terdapat dalam QS. Ar-Ra’d ayat 8.

“Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya”

Tidak seorangpun yang telah ditetapkan berumur panjang, kecuali telah ditetapkan Allah lebih dahulu dan tertulis di Lohmahfuz, tidak akan bertambah dan tidak akan berkurang. Oleh sebab itu, ketika dalam masa persalinan senantiasalah berdoa hanya kepada Allah SWT agar diberi kemudahan. Sebab Allah adalah Dzat yang Maha Mengetahui segala sesuatu.

2. QS. Fathir: 11
Ayat yang harus dibaca selanjutnya ketika hendak ataupun dalam proses persalinan adalah QS. Fathir ayat 11. Allah Ta’ala berfirman yang artinya:

“Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lohmahfuz). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.”

Dalam ayat ini, Allah SWT menerangkan mengenai kejadian Adam yang diciptakan langsung dari tanah, kemudian keturunannya dijadikan dari mani yang pada hakikatnya juga berasal dari tanah, karena mani itu berasal dari makanan dan makanan yang berupa beras, sayur-sayuran dan lain-lain berasal dari tanah. Kemudian mereka dijadikan berpasang-pasangan, terdiri dari laki-laki dan wanita. Tidak seorang perempuan yang mengandung atau melahirkan kecuali semuanya diketahui oleh Allah SWT, tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya. Oleh sebab itu, serahkan semua kepada Allah dan percayalah bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya.

3. QS. An-Nahl: 78
Ketika hendak melahirkan atau sedang dalam prosesi lahiran, bacalah QS. An-Nahl ayat 78 ini agar Allah memudahkan  segala sesuatunya. Allah SWT berfirman yang artinya:

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.”

4. QS.  Al-Zalzalah: 1 - 8
Ayat terakhir yang dianjurkan untuk dibaca ketika menghadapi persalinan agar dimudahkan terdapat dalam QS. Al-Zalzalah ayat 1-8. Allah SWT berfirman yang artinya:

“Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (menjadi begini)?”, pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka, Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.”

Demikianlah ulasan mengenai empat Ayat yang dianjurkan untuk dibaca agar bisa melahirkan dengan mudah. Selain itu, agar mempermudah prosesi persalinan, mintalah kepada suami untuk melakukan amalan-amalan berupa Sholat Fardlu atau Sholat Hajjat adalah Surat Al-Fatihah, Surat Maryam, Ayat Kursi dan perbanyak membaca Istighfar, Sholawat Nabi dan Hamdalah. Semoga ayat-ayat tersebut bisa membuat ibu dan janin dalam kandungan semakin dekat dengan Allah serta diberi kemudahan dalam melahirkan. 


Sumber: Infoyunik.com

Jumat, 26 Februari 2016

Muslimah Wajib Tahu: 10 Cara Berdandan yang Haram Bagi Muslimah Dan Akan Masuk Neraka

asalbagikan - Tidak bisa dipungkiri setiap wanita tentu
saja ingin tampil cantik, tak terkecuali dengan seorang muslimah. Salah satu cara agar tampil cantik adalah dengan berdandan atau berhias. Namun tidak semua cara berdandan sekarang ini dibenarkan dalam islam. Wanita muslimah wajahnya akan nampak bersinar hanya dengan air wudlu yang digunakan untuk beribadah kepada Allah SWT. Oleh karena itu hendaknya mereka dapat memilih untuk berdandan dengan hiasan yang diperbolehkan menurut ajaran islam saja. Nah berikut ini adalah beberapa larangan yang tidak boleh dilakukan oleh wanita muslimah ketika hendak merias diri.

 Muslimah Wajib Tahu: 10 Cara Berdandan yang Haram Bagi Muslimah Dan Akan Masuk Neraka
Sumber: Google.com
 1. Menampakkan Aurat
Sehabat apapun wanita muslimah dalam berdandan hal pertama dan paling utama yang dilarang adalah membuka aurat.
Firman Allah :

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Hai Nabi, katakanlah kepada istrimu, anak perempuanmu dan istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mendekatkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Ahzab: 59)
Kisah Nabi :
Suatu hari Asma’ binti Abu Bakar pernah menemui Nabi Muhammad SAW memakai pakaian yang berbahan tipis. Seketika itu Rasulullah memalingkan wajahnya dan bersabda, “Wahai Asma, sesungguhnya jika wanita sudah haidh, tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini”, beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya. (HR. Abu Daud)

2. Berdandan Yang Mengundang Syahwat
 
Meskipun sudah menutupi aurat secara penuh, apabila seorang muslimah berdandan tapi masih mengundang syahwat maka haram baginya untuk berdandan seperti itu. Lalu bagaimana dandan yang yang mengundang syahwat itu? Misalnya memakai pakaian yang tipis sehingga nampak transparan atau mengenakan baju menampakkan lekuk tubuh. Selain itu mengenakan make up juga dapat mengundang syahwat, misalnya menggunakan lipstik tebal dengan warna mencolok sehingga membuat bibir nampak seksi.
Rasulullah bersabda :

نِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مَائِلَاتٌ مُمِيلَاتٌ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَرِيحُهَا يُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ خَمْسِ مِائَةِ عَامٍ

Wanita yang berpakaian tetapi telanjang, yang berjalan berlenggak-lenggok guna membuat manusia memandangnya, mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapati aromanya. Padahal aroma Surga bisa dicium dari jarak 500 tahun. (HR. Malik)
3. Berdandan Seperti Wanita Jahiliyah
 
Seperti apa contoh berdandan wanita jahiliyah? Ibnu Katsir menjelaskan jika pada zama dulu wanita berjalan berlenggak-lenggok dengan langkah yang menggoda, lalu Allah SWT melarang hal tersebut. Selain itu juga dicontohkan hal lain yaitu mengenakan kerudung tanpa mengikatnya sehingga nampak perhiasan dan lehernya itu juga dilarang dalam agama. 

4. Tasyabuh Atau Berdandan Seperti Wanita Kafir

Islam melarang keras tasyabuh sebagaimana pernah Rosulullah bersabda :

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka (HR. Ahmad dan Abu Daud)

Namun sayang saat ini tasyabuh sepertinya menjadi hal yang banyak terjadi, pasalnya banyak muslimah yang mengikuti gaya berdandan ala artis non-muslim dimana cara menghias diri yang mereka lakukan tidak sesuai dengan syariat islam.

5. Berdandan Seperti Laki-Laki
 
Meskipun sudah menutupi aurat secara penuh, namun jika seorang muslimah tampil tomboi seperti halnya seorang laki-laki maka hal tersebut juga tidak diperbolehkan.
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لَعَنَ الرَّجُلَ يَلْبَسُ لُبْسَةَ الْمَرْأَةِ وَالْمَرْأَةَ تَلْبَسُ لُبْسَةَ الرَّجُلِ
Rasulullah melaknat laki-laki yang berpakaian wanita dan wanita yang berpakaian laki-laki (HR. Ahmad)
6. Keluar Rumah Dengan Mengenakan Parfum
 
Sering kita jumpai perempuan ketika berada di jalan menggunakan parfum dengan bau yang sangat menyengat. Bahkan dengan jarak beberapa meter bau parfum tersebut sudah tercium. Sebenarnya muslimah tidak dilaran menggunakan parfum, namun hanya boleh digunakan di rumah untuk menyenangkan suami.
Yang membuatnya dilarang adalah ketika menggunakan parfum di luar rumah dan tercium oleh lelaki yang bukan mahramnya sehingga dapat menimbulkan syahwat. Bahkan Rosulullah menyebut wanita seperti itu sama saja dengan berzina.

أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ بِقَوْمٍ لِيَجِدُوا رِيحَهَا فَهِىَ زَانِيَةٌ

Wanita mana saja yang memakai parfum lalu melewati suatu kaum supaya mereka mencium bau parfum itu maka perempuan itu telah berzina (HR. Ahmad)
7. Berdandan yang Berlebihan

Dalam agama Islam sangat dilarang melakukan hal yang berlebihan, termasuk salah satunya saat berdandan.

إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

 Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan (QS. Al-An’am: 141)

Yang menjadi pertanyaan sekarang berdandan yang berlebihan itu seperti apa?
  • Berlebihan dalam segi waktu (terlalu lama dalam berdandan)
  • Berlebihan dalam bergaya sehingga jatuhnya menjadi tabarruj
  • Berlebihan dalam anggaran (boros)
8. Mencabut Alis
 
Banyak wanita di zaman sekarang yang mengikuti trend cabut alis, dan mengganti bentuk alis sesuai selera dengan sulam alis. Padahal Nabi Muhammad melarang keras wanita yang mencabut alisnya.
لُعِنَتْ الْوَاصِلَةُ وَالْمُسْتَوْصِلَةُ وَالنَّامِصَةُ وَالْمُتَنَمِّصَةُ وَالْوَاشِمَةُ وَالْمُسْتَوْشِمَةُ مِنْ غَيْرِ دَاءٍ
Telah dilaknat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang minta untuk disambung rambutnya, wanita yang mencabut alis dan wanita yang minta dicabut alisnya, wanita yang mentato dan wanita yang minta antuk ditato, tanpa ada penyakit (HR. Abu Dawud)
9. Rambut Palsu/Menyambung Rambut
 
Hanya agar ingin tampil lebih menarik abanyak wanita yang menyambung rambutnya dan ada juga yang memakai rambut palsu. Larangan menyambung rambut juga berlaku bagi laki-laki sebagaimana Rasulullah bersabda :

لَعَنَ الْوَاصِلَةَ وَالْمُسْتَوْصِلَةَ

Sesungguhnya Rasulullah melaknat wanita yang menyambung rambut dan meminta disambung rambutnya (HR. Muslim)
10. Bertato
 
Tato diharamkan dalam islam dan Rosulullah SAW pernah bersabda:
لُعِنَتْ الْوَاصِلَةُ وَالْمُسْتَوْصِلَةُ وَالنَّامِصَةُ وَالْمُتَنَمِّصَةُ وَالْوَاشِمَةُ وَالْمُسْتَوْشِمَةُ مِنْ غَيْرِ دَاءٍ
Telah dilaknat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang minta untuk disambung rambutnya, wanita yang mencabut alis dan wanita yang minta dicabut alisnya, wanita yang mentato dan wanita yang minta antuk ditato, tanpa ada penyakit (HR. Abu Dawud)
Itulah 10 larangan wanita muslim dalam berdandan, apakah ada salah satu larangan yang kalian pernah lakukan? Semoga dengan membaca artikel ini dapat menambah wawasan bagi kalian agar ke depan dapat berdandan secukupnya saja tanpa melanggar syariat agama islam. Tolong syer ke akun sosial media kalian supaya banyak muslimah yang membaca artikel ini.

Sumber: Beritamuslim.com

Ini Dia 3 Tipe Muslimah yang Harus Diwaspadai Para Istri, No. 3 Sangat Wajib Kamu Lakukan

asalbagikan - Hubungan yang harmonis dalam kehidupan
rumah tangga tentu menjadi idaman bagi pasangan suami istri. Akan tetapi, saat ini banyak sekali kasus salah satu pihak terpikat atau tergoda dengan orang lain yang ada di sekitarnya.

Ini Dia 3 Tipe Muslimah yang Harus Diwaspadai Para Istri, No. 3 Sangat Wajib Kamu Lakukan
Sumber: Akhwatindonesia.net
 Hal seperti ini biasanya kerap terjadi pada pihak laki-laki. Tuntutan kehidupan sosial dan pekerjaan di luar rumah mengharuskan mereka berinteraksi dengan lawan jenis. Dalam kondisi yang demikian ini, peran istri sangatlah besar untuk mengingatkan suami agar tidak tergoda.

Meskipun dianjurkan untuk berbaik sangka, namun sebagai seorang istri hendaknya bisa lebih jeli melihat wanita yang berpotensi menggoda suaminya. Ternyata ada tipe wanita yang harus diwaspadai oleh para istri. Tipe apakah yang dimaksud? Berikut informasi selengkapnya.

1. Kelewat Agresif
Tipe wanita yang harus diwaspadai oleh para istri yang pertama agar tidak merusak rumah tangganya adalah wanita yang kelewat agresif. Memang menjadi fitrah wanita untuk bersikap santun kepada semua orang, termasuk lawan jenis.


Namun, sebagai seorang istri harus lebih jeli melihat teman wanita sang suami yag memiliki sikap terlalu ekspresif dan tidak dapat mengendalikan diri. Dengan kata lain, ia sering kali terlihat bersikap over acting dan sangat agresif bila berada di dekat pria. Sikap yang demikian ini sangat memancing pria untuk memperhatikan dirinya.


2. Memiliki Tingkat Empati Rendah
Tipe wanita yang harus diwaspadai selanjutnya adalah mereka yang mempunyai empati rendah. Usia yang sudah matang tidak bisa menjadi jaminan kedewasaan seseorang dalam mengontrol emosinya. Meskipun ia sudah dewasa dalam segi usia, akan tetapi wanita yang demikian ini sangat mudah untuk mengikuti hawa nafsunya. Wanita yang memiliki empati rendah berpotensi menjadi penggoda suami orang dan tidak akan peduli dengan perasaan sesama wanita.


3. Tidak Memiliki Bekal Agama yang Kuat
Tipe wanita yang terakhir adalah mereka yang tidak memiliki bekal agama yang kuat. Wanita tipe ini harus diwaspadai para istri. Bukannya untuk ikut campur dalam masalah privacy orang lain, akan tetapi perlu bagi seorang istri mengetahui latar belakang kehidupan wanita yang ada di lingkungan suaminya baik dalam dalam urusan pekerjaan ataupun lainnya.


Hal ini dikarenakan faktor agama sangatlah berpengaruh terhadap perilaku seseorang. Apabila ia hidup di dalam lingkungan yang tidak memegang dan jauh dari nilai-nilai agama, maka akan sangat mudah untuk dirinya melakukan hal sesuai keinginan. Termasuk di dalamnya berperilaku yang berpotensi menggoda lawan jenis.


Demikianlah informasi mengenai tipe wanita yang harus diwaspadai oleh para istri. Teruslah berdoa dan tetap optimis bahwa sang suami adalah orang yang setia. Selain itu, jalinlah komunikasi dengan baik bersama suami agar hubungan rumah tangga semakin harmonis dan tidak diganggu oleh pihak ketiga.


Sumber: Akhwatindonesia.net

Rabu, 24 Februari 2016

Wajib Tahu: 5 Pesan Rasulullah Kepada Muslimah Dalam Melaksanakan Ibadahnya

asalbagikan - Rasulullah SAW dalam sebuah hadist menyampaikan
bahwa kebanyakan penghuni neraka adalah wanita. Hal ini disaksikan Rasulullah saat melaksanakan Isra Mi’raj untuk menjemput perintah salat. Di sana para wanita dihukum dengan siksaan yang amat pedih sesuai perbuatan saat hidup di dunia.

Kondisi ini membuat Rasulullah SAW khawatir terhadap nasib umatnya dari golongan wanita. Ia tidak henti-hentinya menyampaikan pesan agar wanita menjaga diri dan kehormatannya. Beberapa amalan dalam beribadah juga diajarkan Rasulullah agar wanita terhindar dari panasnya siksa api neraka. Berikut ini adalah pesan Rasulullah kepada wanita dalam melaksanakan ibadahnya.


Wajib Tahu: 5 Pesan Rasulullah Kepada Muslimah Dalam Melaksanakan Ibadahnya
Sumber: Infoyunik.com
1. Tiada Hari tanpa lantunan ayat Suci Al-Qur'an
Al-Qur’an Adalah Firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Al-Qu’an memberikan pedoman hidup kepada manusia untuk terus mengikuti jalan lurus agar selamat di dunia dan akhirat. Untuk itulah Rasulullah SAW berpesan kepada wanita agar melantunkan ayat suci Al-Qur’an setiap harinya. serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagaimana sabda Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam, “Sebaik-baik kamu adalah orang yg mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Itulah penyebabnya suatu kewajiban bagi seorang muslim untuk selalu berinteraksi dengan Al-Qur’an. Selain untuk menjadikannya sebagai sumber informasi juga menjadikannya acuan dalam berfikir dan bertindak. Selain membacanya, alangkah lebih baik jika dilanjutkan dengan memahami maknanya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari lalu mengajarkannya kepada sesama umat.

2. Dirikanlah Shalat
Sholat merupakan amalan pertama yang akan dihisab pada akhir nanti. Mendirikan sholat dan tidak melalaikannya adalah sebuah kewajiban. Sebab barang siapa yang menentang kewajiban sholat adalah kekafiran yang menyebabkan seseorang harus dibunuh dan masuk ke dalam neraka. Setiap muslim wajib melaksanakan ibadah sholat, termasuk wanita. Karena sholat itu merupakan cahaya kemenangan yang akan menyinari jalan hamba-Nya di dunia dan akhirat.

3. Kewajiban Wanita Menutup Aurat dengan sempurna dalam sholatnya
Wanita adalah makhluk yang mulia, oleh sebab itu mereka sangat dijaga oleh Allah SWT. Di dalam kehidupan sehari-hari saja mereka harus menutup aurat dari yang bukan mahramnya. Hal ini juga berlaku ketika seorang wanita melaksanakan ibadah sholat. Mereka juga harus menutup auratnya dengan sempurna.

Aurat wanita yang sedang melaksanakan sholat adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan termasuk ke dalamnya punggung tangan dan dalam telapak tangan dari ujung-ujung jari hhingga pergelangan tangan.  Wajah dan telapak tangan bukan aurat karena kebutuhan yang menuntut keduanya untuk ditampakkan.

4. Tunaikanlah Zakat
Zakat merupakan perkara penting di dalam agama Islam sebagaimana sholat lima waktu. Oleh sebab itu, Allah sering mengiringi penyebutan zakat di dalam Al-Qur’an dengan sholat agar muslimin tidak hanya memperhatikan haknya saja, namun juga memperhatikan hak sesama.

Kewajiban untuk melaksanakan zakat diperintahkan kepada siapa saja termasuk wanita. Ketika menunaikan ibadah zakat, orang tersebut haruslah ikhlas agar mendapatkan faedahnya. Adapun faedah yang paling mulia didapat dari menunaikan zakat adalah untuk menyempurnakann keislaman seorang hamba. Hal ini  karena zakat termasuk dalam bagia rukun Islam yang lima. Jikalau ia melakukannya, maka keislamannya akan menjadi sempurna.

5. Menjalankan Puasa
Puasa merupakan sarana bagi umat muslim untuk membina dirinya, dengan mengerjakan amalan-amalan yang dapat memperbaiki jiwa serta meninggikan derajatnya di sisi Allah Ta’ala. Selain itu, dengan berpuasa faedah yang akan diperoleh jika seseorang menjalankan ibadah puasa.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Puasa itu adalah perisai. Oleh karena itu, jika salah seorang di antara kalian berpuasa, maka janganlah dia berkata-kata kotor dan tidak juga berlaku bodoh. Jika ada orang yang memerangi atau mencacinya, maka hendaklah dia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa’ (sebanyak dua kali). Demi Rabb yang jiwaku berada di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah Ta’ala daripada aroma minyak kesturi, di mana dia meninggalkan makanan, minuman, dan nafsu syahwatnya karena Aku (Allah). Puasa itu untuk-Ku dan Aku akan memberikan pahala karenanya dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya”

Itulah pesan Rasulullah kepada wanita dalam melaksanakan ibadahnya. Selain itu, ada ibadah-ibadah lain juga yang harus di jalankan oleh seorang wanita dan umat muslim antara lain, menunaikan ibadah haji, mengeluarkan sedekah, berbakti kepada orang tua, menuntut ilmu dan kewajiban untuk berdakwah. Semoga kita menjadi hamba Allah yang selalu bertakwa dan mendapatkan naungannya. 


Sumber: Infoyunik.com

Selasa, 23 Februari 2016

Wajib Tahu: Ini Dia 15 Macam Dosa Besar Yang Ada di Kepala Wanita Muslim

asalbagikan - Dijaman yang semakin modern ini
banyak kita temui wanita-wanita muslim yang masih enggan menggunakan hijab yg merupakan kewajiban semua muslimah di dunia, dibawah ini Kami menguraikan 15 Dosa Besar Yang Ada di Kepala Wanita Muslim yang dilansir dari DetikIslam sebagai berikut.
  


1. Tidak bertudung (menutup aurat).
Allah berfirman, yang ertinya: "Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min:" Hendaklah mereka menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka ". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, kerana itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang. "(QS. Al-Ahzab: 59).

Allah Ta'ala juga berfirman, yang artinya: "Katakanlah kepada wanita yang beriman:" Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. "(QS. An Nuur: 24) .

2. Menyambung rambut / memakai sanggul.

Dari Asma 'binti Abi Bakr, ada seorang perempuan yang menghadap Rasulullah shallallahu' alaihi wa sallam lalu berkata, "Telah kunikahkan anak gadisku setelah itu dia sakit sehingga semua rambut kepalanya gugur dan suaminya memintaku segera mempertemukannya dengan anak gadisku, apakah aku boleh menyambung rambut kepalanya . Rasulullah lantas melaknat perempuan yang menyambung rambut dan perempuan yang meminta agar rambutnya disambung "(HR Bukhari no 5591 dan Muslim no 2122).

3. Mewarna / menggilap rambut dengan warna hitam.

Dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu' anhuma berkata, bahawa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Pada akhir zaman nanti akan muncul suatu kaum yang menggilap dengan warna hitam seperti tembolok merpati. Mereka itu tidak akan mencium bau syurga. "(HR. Abu Daud, An Nasa'i, Ibnu Hibban dalam shahihnya, dan Al Hakim. Al Hakim mengatakan bahawa sanad hadis ini sahih. Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib mengatakan bahawa hadis ini sahih).

Dari Jabir radhiyallahu 'anhu, dia berkata, "Pada hari penaklukan Mekah, Abu Quhafah (ayah Abu Bakar) datang dalam keadaan kepala dan janggutnya telah memutih (seperti kapas, ertinya beliau telah beruban). Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Ubahlah uban ini dengan sesuatu, tetapi hindarilah warna hitam." (HR. Muslim).

4. Mencabut uban.

Dari 'Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari datuknya berkata bahawa Rasulullah shallallahu' alaihi wa sallam bersabda, "Janganlah mencabut uban. Tidaklah seorang muslim yang beruban dalam Islam walaupun sehelai, melainkan uban tersebut akan menjadi cahaya baginya pada hari kiamat nanti. "(HR. Abu Daud dan An Nasa'i. Syaikh Al Albani dalam Al Jami 'Ash Shagir mengatakan bahawa hadis ini sahih).

5. Memakai bulu mata palsu.

Fatwa: "... Menurut hemat saya, tidak boleh memasang bulu mata buatan (palsu) pada kedua matanya, kerana hal tersebut sama dengan memasang rambut palsu, dan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam melaknat wanita yang memasang dan yang minta dipasangkan rambut palsu. Jika Nabi telah melarang menyambungkan rambut dengan rambut lain (memasang rambut palsu) maka memasang bulu mata pun tidak boleh. 

Juga tidak boleh memasang bulu mata palsu kerana alasan bulu mata yang asli tidak lentik atau pendek. Sepatutnya seorang wanita muslimah menerima dengan penuh kerelaan sesuatu yang telah ditakdirkan Allah dan tidak perlu melakukan tipu daya atau memanipulasikan kecantikan, sehingga kelihatan kepada sesuatu yang tidak dimilikinya, seperti mempunyai pakaian yang tidak patut dipakai oleh seorang wanita muslimah ... "(Disampaikan oleh Syaikh Abdullah Bin Abdurrahman al-Jibrin. Sumber: Fatwa-Fatwa Terkini jilid 3, hal.80-81 cet, Darul Haq, Jakarta.)

6. Bersolek/berhias.

Allah Azza wa Jalla berfirman, yang ertinya: "Dan janganlah kalian (para wanita) bertabarruj (keluar rumah dengan berhias dan bertingkah laku) seperti (kebiasaan) wanita-wanita Jahiliyah yang dahulu" [al-Ahzaab: 33].

7. Merenggangkan / mengikir gigi.

Dari Ibn Mas'ud radhiyallahu 'anhu, beliau mengatakan, Rasulullah shallallahu' alaihi wa sallam melarang orang mencukur kening, mengkikir gigi, menyambung rambut dan bertatu, kecuali kerana penyakit. (HR. Ahmad 3945 dan sanadnya dinilai kuat oleh Syuaib Al-Arnaut).

Dari ibn Mas'ud radhiyallahu 'anhu, beliau mengatakan, "Semoga Allah melaknat orang yang bertatu, yang minta ditato, yang mencabut kening, yang minta dikikis kening, yang merenggangkan gigi, untuk memperindah penampilan, yang mengubah ciptaan Allah. (HR. Bukhari 4886).

8. Membuat tatu.

Lihat kenyataan ke-7.

9. Memakai tudung yang tidak memenuhi syarat hijab.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bahkan telah memperingatkan kita dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah:

"Ada dua golongan penghuni Neraka yang belum pernah aku lihat sebelumnya, iaitu suatu kaum yang membawa cambuk seperti ekor-ekor lembu betina yang mereka pakai untuk mencambuk manusia; wanita-wanita yang berpakaian (tetapi) telanjang, yang kalau berjalan berlenggak-lenggok menggoyang- goyangkan kepalanya lagi durhaka (tidak ta'at), kepalanya seperti punuk-punuk unta yang meliuk-liuk. Mereka tidak akan masuk Syurga dan tidak dapat mencium bau wanginya, padahal bau wanginya itu sudah tercium dari jarak sekian dan sekian. "(Hadits shahih. Riwayat Muslim (no. 2128) dan Ahmad (no. 8673).

10. Memakai rambut palsu.

Memakai rambut palsu hukumnya haram, kerana termasuk al-'wasl' iaitu menyambung rambut yang diharamkan. (Fatwa asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah). Seandainya tidak dianggap al-'wasl', maka rambut palsu itu menampakkan rambut si wanita lebih panjang daripada yang sebenarnya sehingga menyerupai al-'wasl'. Padahal wanita yang melakukannya dilaknat sebagaimana disebutkan oleh hadits: "Allah melaknat wanita yang menyambung rambutnya dan minta disambungkan rambutnya." (HR. al-Bukhari no. 5941, 5926 dan Muslim no. 5530). (Fatwa asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah).

Perbuatan al-'wasl' ini diharamkan, sama saja jika si wanita melakukannya dengan izin suami atau tidak, kerana perbuatan haram tidak berkaitan dengan izin dan redha.

11. Mencukur rambut menyerupai lelaki atau wanita kafir.

Potongan yang menyerupai potongan lelaki maka hukumnya haram dan dosa besar, sebab Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang kaum wanita yang menyerupai kaum lelaki. Sebagaimana disebutkan dalam hadis, dari Ibn Abbas radliallahu 'anhuma, bahwa beliau berkata: "Rasulullah shallallahu' alaihi wa sallam melaknat kaum lelaki yang menyerupai wanita dan para wanita yang menyerupai lelaki." (Hr Bukhari)

Potongan yang menyerupai potongan seperti wanita kafir, maka hukumnya juga haram, kerana tidak boleh menyerupai orang-orang kafir. Sebagaimana disebutkan dalam hadis dari Ibn Umar radliallahu 'anhuma bahwa Nabi shallallahu' alaihi wa sallam bersabda:

"Siapa yang meniru-niru (kebiasaan) suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut" (Hr Abu Daud, dan dishahihkan al-Albani)


12. Mencukur / mencabut bulu kening.

Lihat kenyataan ke-7.

13. Memakai contact lens berwarna untuk berhias.

Syaikh Muhammad shalih Al-Munajjid hafidzahullah berkata: "... kanta kenalan berwana untuk perhiasan (untuk bergaya). Maka hukumnya sama dengan perhiasan, jika digunakan untuk berhias bagi suaminya maka tidak mengapa. Jika digunakan untuk yang lain maka hendaknya tidak menimbulkan fitnah. Dikehendaki juga tidak menimbulkan bahaya (misalnya iritasi dan alergi pada mata, pent) atau menimbulkan unsur penipuan dan kebohongan misalnya menampakkan pada laki-laki yang akan melamar. Dan juga tidak ada unsur mensia-siakan harta (israaf) kerana Allah melarangnya. "[Sumber: http://islamqa.info/ar/ref/926]

14. Pembedahan plastik untuk kecantikan.

Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya, "Bagaimana hukum melaksanakan pembedahan kecantikan dan hukum mempelajari ilmu kecantikan?"

Jawapan beliau, "pembedahan kecantikan (plastik) ini ada dua jenis. Pertama, Pembedahan kecantikan untuk menghilangkan cacat akibat kemalangan atau yang lainnya. Pembedahan seperti ini boleh dilakukan, kerana Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah memberikan keizinan kepada seorang lelaki yang terpotong hidungnya dalam peperangan untuk membuat hidung palsu dari emas. Kedua, pembedahan yang dilakukan bukan untuk menghilangkan cacat, namun hanya untuk menambah kecantikan (supaya bertambah cantik). Pembedahan ini hukumnya haram, tidak boleh dilakukan, kerana dalam sebuah hadis (disebutkan), 'Rasulullah melaknat orang yang menyambung rambut, orang yang minta disambung rambutnya, orang yang membuat tatu, dan orang yang minta dibuatkan tatu.' (HR Bukhari). (Fatawa Al-Mar'ah Al-Muslimah, hlm. 478-479). Sumber: Majalah As-Sunnah, edisi 5, tahun IX, 1426 H/2005 M.

15. Memakai kawat gigi untuk kecantikan / tabarruj.

Syaikh Ibnu Utsaimin pernah ditanya, "Apa hukumnya memperbaiki gigi?" Syaikh menjawab, "Memperbaiki gigi ini dibahagikan kepada dua kategori:

Pertama, jika tujuannya supaya bertambah cantik atu indah, maka ini hukumnya haram. Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam melaknat wanita yang menata giginya agar kelihatan lebih indah yang merubah ciptaan Allah. Padahal seorang wanita memerlukan hal yang demikian untuk estetika (keindahan), dengan demikian seorang lelaki lebih layak dilarang daripada wanita.

Kedua, jika seseorang memperbaikinya kerana ada kecacatan, tidak mengapa ia melakukannya. Sesetengah orang ada suatu kecacatan pada giginya, mungkin pada gigi serinya atau gigi yang lain. Cacat tersebut membuat orang merasa jijik untuk melihatnya. Keadaan yang demikian ini dibenarkan. Hal ini dikategorikan sebagai menghilangkan aib atau cacat bukan termasuk menambah kecantikan. Dalilnya, Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan seorang lelaki yang hidungnya terpotong agar menggantikannya dengan hidung palsu dari emas, yang demikian ini termasuk menghilangkan cacat bukan bertujuan untuk mempercantik diri. "Allahu a'lam. (Dijawab oleh Tim Redaksi Konsultasi Syariah).

Diterjemahkan dari sumber Abu Fahd Negara Tauhid

Minggu, 21 Februari 2016

Inilah Kelompok Wanita yang Allah Pastikan Jadi Penghuni Surga, Apakah Kamu Termasuk?

asalbagikan - Menjadi wanita penghuni surga sudah
barang tentu menjadi cita-cita semua wanita di dunia. Kita senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan untuk mendapatkan surga Allah. Tak jarang kita mencari sosok ideal yang kita jadikan qudwah atau teladan bagi kita.
Inilah Kelompok Wanita yang Allah Pastikan Jadi Penghuni Surga, Apakah Kamu Termasuk?
Sumber: Google.com
 Sosok itu tentu saja sosok istimewa yang menjadi buah bibir penghuni langit. Ada banyak ciri wanita penghuni surga yang bisa kita temukan dalam diri sosok wanita yang diceritakan dalam Al Qur’an dan hadits Rasulullah SAW. Kisah dua wanita istimewa kekasih Rasulullah SAW. Ibunda Khadijah r.a dan Ibunda Aisyah r.a. Dua sosok yang menjadi buah bibir para penghuni langit. Bahkan, Bunda Aisyah r.a namanya begitu masyhur di kalangan penghuni langit sebelum dilahirkan ke bumi.

Selain itu, Sahabat Ummi, mungkin pernah mendengar kisah tentang seorang wanita penggoda yang masuk surga hanya gara-gara memberi minum seekor anjing yang kehausan. Jadi, lebih baik kita tingkatkan amal dan jangan pernah mengeluh bahwa saya tidak semulia bunda Khadijah dan tak sesempurna Aisyah.

Inilah beberapa Wanita- wanita Yang Bakal Menjadi Penghuni Surga seperti yang terdapat dalam Al Qur’an dan Hadits.

1. WANITA yang taat kepada perintah Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Surga diciptakan untuk hamba-Nya yang bertakwa. Sebuah tempat yang tidak pernah dilihat oleh manusia dan kenikmatannya tiada tara. Seorang muslimah yang taat kepada Allah adalah muslimah yang beriman kepada rukun iman dan rukun Islam. Ia hanya melakukan apa yang Allah suka dan meninggalkan apa yang dibenci-Nya.

Bunda Aisyah r.a mengisahkan, ketika turun perintah agar menutup aurat kepada para wanita muslimah (Al Qur’an surat An Nur ayat 31), pada saat itu mereka langsung melaksanakannya detik itu juga.“Ketika turun ayat ‘..dan hendaklah mereka menutupkan “khumur” –jilbab- nya ke dada mereka..’ maka para wanita segera mengambil kain sarung, kemudian merobek sisinya dan memakainya sebagai jilbab.”

Mereka tidak bertanya-tanya, mengapa harus mengenakan jilbab/khumur? Mengapa harus menutupi dada? Mengapa harus begini dan begitu? MasyaAllah, itulah generasi muslimah pertama. Mereka adalah generasi terbaik agama ini. Akankah generasi terbaik itu muncul di antara kita? InsyaAllah.

2. Wanita yang taat Kepada Suaminya dan Pandai Menjaga Kesucian Diri.

Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud : "Apabila seorang wanita (isteri) itu telah melakukan shalat lima waktu, puasa bulan Ramadan, menjaga kehormatan dirinya dan mentaati perintah suaminya, maka ia di akhirat akan masuk syurga lewat pintu
mana pun yang ia suka (mengikut pilihannya)." (Hadis Riwayat Ahmad, Ibnu Hibban

Itulah wanita kedua penghuni surga. Seorang muslimah shalihah adalah wanita yang taat kepada Allah, taat pada suaminya menjaga shalatnya dan puasa di bulan Ramadhan dan senantiasa menjaga dirinya dan menjaga harta suaminya. Ia selalu menghiasi akhlaknya dengan akhlak Islami. Tingkah lakunya selalu dihiasi dengan akhlak yang terpuji.

Apakah akan masuk surga seorang muslimah bersolek bukan untuk suaminya? Apakah akan masuk surga seorang muslimah yang menghiasi tubuhnya dengan busana muslimah bukan untuk mencari ridlo Allah dan keridloan suaminya?

Seorang muslimah yang berhak masuk surge adalah muslimah yang mempercantik dirinya untuk Allah, untuk menjaga harga diri suaminya, menyenangkan hatinya dan menyejukan pandangan mata suami.

Seperti Bunda Khadijah r.a. Beliau adalah wanita kaya, cantik dan bangsawan. Beliau dipuji Allah sebagai wanita bumi yang paling mulia. Karena beliau seorang wanita yang pandai menjaga kesucian diri. Padahal pada zaman itu adalah zaman kerusakan yang terjadi di mana-mana. Cantik, saudagar kaya, dari kalangan bangsawan pula.

Apa yang tidak bisa disombongkan darinya?

Tapi tidak Sahabat Ummi. Beliau memilih Allah dan Rasul-Nya sebagai pilihan hidupnya. Ia khidmatkan dirinya untuk dakwah Islam meski harus melalui masa-masa sulit bersama suaminya, Rasulullah SAW. Bunda Khadijah r.a menempati tempat istimewa di hati Rasulullah SAW.

Meski beliau pernah menjanda dua kali. Tetapi keluhuran akhlaknya dan kesuciannya tidak ada tandingannya di kalangan wanita Mekah saat itu. Sehingga beliau terkenal dengan julukan Ath Thahirah, atau wanita yang pandai menjaga.

Ketahuilah, muslimah yang sholehah insyaALlah akan masuk surga dan terus mendampingi suaminya yang dicintainya kelak di dalam surga. Jadi ayo kita rebut suami kita dari bidadari surga, selagi masih bersama-samanya di dunia ini.

3. Wanita yang gemar bersedekah dan berkasih sayang.

Sedekah yang paling besar yang diberikan oleh Bunda Khadijah r.a dan Bunda Aisyah r.a adalah pengorbanannya menjadi Ummul Mu’minin. Mereka rela berkorban untuk dakwah. Bunda Khadijah ra rela menyumbangkan semua hartanya untuk ummat Islam dan dakwah. Tidak ada yang tersisa hartanya, kecuali beliau meninggal dalam keadaan beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Beliau menjadi penopang dakwah suaminya. Menjadi pembela  Islam dan kaum muslimin.

Oleh karena itu, ketika kita mendapatkan rezeki dari Allah, sisihkan 2,5 persennya untuk berjihad di jalan Allah. Kita keluarkan zakatnya dahulu atau keluarkan untuk sedekah semoga hal itu akan membuat harta kita menjadi berkah.

Jangan pelit bersedekah, karena Allah akan membalas sedekah kita dengan harta yang berlipat ganda dan menolak bencana.

Rasulullah SAW bersabda, “Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang kalanganmu) dengan Bersedekah dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana.” (Hadis Riwayat: Imam Ath-Thabrani)

Ketahuilah, sedekah yang paling murah adalah tersenyum. Jadikanlah hari-hari kita penuh senyuman, sehingga cerah dunia karenanya.

Ilmu dulu baru amal. Amal tanpa ilmu akan sia-sia, demikian juga ilmu tanpa amal akan sia-sia. Oleh karena itu, muslimah ahli surga, harus senantiasa bersemangat dalam menuntut ilmu sebagaimana semangatnya bunda Aisyah r.a menuntut ilmu dari Rasulullah SAW. Beliau adalah permata ilmu di kalangan ummat.

Aisyah r.a seorang pencari ilmu yang sejati. Beliau  menyerap dari Rasulullah SAW tak hanya ilmu tentang akidah dan ibadah saja. Tetapi beliau juga mempelajari ilmu tentang fiqih, tentang politik, tentang social, budaya, kemasyarakatan, parenting, ilmu perobatan, sastra dll. MasyaAllah, bayangkan jika ada sekolah tinggi sampai ke jenjang doctor dan professor, tentu bunda Aisyah menjadi salah satu di antara wanita-wanita jenius abad ini.

Oleh karena itu, Sahabat Ummi, jangan pernah bosan menuntut ilmu. Datangilah majelis taklim, majelis belajar membaca AL Qur’an, seminar dan workshop yang diadakan untuk muslimah. Karena ilmu yang bermanfaat akan membawa kita kepada keridloan Allah SWT. Ilmu yang bermanfaat akan membawa pemiliknya tunduk patuh kepada Allah SWT. InsyaAllah akan membawa kita kepada surga Allah.

5. Wanita yangm menyambung Tali Persaudaraan.

Tak ada persaudaraan yang hakiki melainkan persaudaraan karena Allah. Seorang muslimah yang berhak masuk surga adalah wanita muslimah yang berbakti kepada kedua orang tuanya, memanjangkan tali silaturahim dengan saudaranya, menjaga anak yatim, menjaga anak-anak menjadi anak yang sholeh dan sholehah, menjaga saudaranya dari bahaya lisannya dan senantiasa mendoakan. Ia juga seorang yang mampu menjaga amanah dan berkata benar dalam bermuamalah dengan sahabat dan teman-temannya. Ia juga pandai menjaga amanah dalam menjaga harta kedua orang tua dan harta suaminya.

Demikianlah muslimah yang masuk surga. Tentu bukan hal muluk dan di awang-awang, karena semua muslimah berhak masuk surga Allah dari jalan mana pun asalkan syarat dan ketentuannya dilakukan.

Mari melakukan yang terbaik! Insya Allah Allah akan memudahkan semua langkah kita menuju.

Sumber: ummi-online.com
Alat Mesin,Blok Mesin,Danareksa Online Trading,Daun Angsana,Daun Sirsak Diabetes,Desain Mesin,Ekonomi Bisnis Indonesia,Ekonomi Indonesia,Ekonomi Pemerintahan,Gambar Mesin,Gambar Mesin Bubut,Info Mesin,Keamanan Sistem Informasi,Manu Life,Mesin 4 Tak,Mesin Ayakan Pasir,Mesin Ball Mill,Mesin Blow Moulding,Mesin Briket,Mesin Bubut Universal,Mesin Crusher Batu,Mesin Crusher Plastik,Mesin Genteng,Mesin Giling Cabe,Mesin Giling Ikan,Mesin Giling Kedelai,Mesin Grinder,Mesin Hammer Mill,Mesin Kompos,Mesin Korter,Mesin Mie,Mesin Miling,Mesin Milling Vertikal,Mesin Obras,Mesin Offset Printing,Mesin Pembuat Bakso Ikan,Mesin Pencacah Rumput,Mesin Pendulang Emas,Mesin Penepung,Mesin Pengayak Pasir,Mesin Penggiling Mie,Mesin Penghancur Kayu,Mesin Pengolahan Karet,Mesin Penyedot Pasir,Mesin Perontok Padi,Mesin Pertambangan Emas,Mesin Pertukangan,Mesin Press Hose,Mesin Roll Forming,Mesin Rotary Dryer,Mesin Sedot Pasir,Mesin Serut,Mesin Spray Dryer,Mesin Stone Crusher,Mesin Tahu,Mesin Tepung,Mesin Tusuk Gigi,Mesin Tusuk Sate,Pt Danareksa Investment Management,Reksa Dana Pasar Uang,Sistem Basis Data,Sistem Ekonomi Alibaba,Sistem Ekonomi Indonesia,Sistem Multimedia,Sistem Pemerintahan Indonesia,Apparel,Baju Atasan Motif Bunga,Baju Cleanroom,Bridal In Bali,Emba Jeans,Harga Jam Tangan Ice,Harga Sepatu Krusher,Harga Sepatu Safety Krusher,Jam Tangan Chronomaster,Model Baju Bunga,Sepatu Crusher,software untuk mengakses internet,plasa hosting,jasa pembuatan website iklan baris,spesifikasi komputer server,kumpulan software komputer,hosting and domain,pengertian klaim asuransi,webhost indonesia,asuransi islam,dedicated server indonesia,pengertian premi asuransi,atlas indonesia,pengertian asuransi syariah,web hosting terbaik di indonesia,perusahaan keuangan di indonesia,hosting web,daftar asuransi terbaik di indonesia,download software pc terbaru,web hosting terbaik indonesia,web hosting terbaik indonesia,makalah tentang asuransi kesehatan,makalah asuransi,cloud hosting indonesia,usaha kesehatan sekolah,universitas islam attahiriyah,travelling in indonesia,contoh bisnis plan sederhana,daftar perusahaan asuransi di indonesia,universitas internasional batam,webhosting terbaik,cloud server indonesia,file hosting indonesia,hosting domain murah,asuransi menurut islam,jumlah penduduk indonesia,biaya kuliah universitas pancasila,web hosting termurah,web hosting gratisan,manulife indonesia,pt asuransi adira dinamika,indonesian travel,domain murah,allianz indonesia,harga web hosting,universitas pendidikan indonesia,cara membuat server vpn,peringkat universitas di indonesia,web hosting support php,host indonesia,domain paling murah,biaya kuliah universitas trisakti,harga hosting website,indonesia travel guide,hosting domain,website builder indonesia,jurusan universitas indonesia,domain dan hosting,web hosting indonesia,indonesia travel,laporan keuangan perusahaan go publik,daftar universitas di indonesia,domain dan hosting adalah,daftar asuransi terbaik,kode negara indonesia,pengertian hukum asuransi,universitas multimedia nusantara,beli domain indonesia,vps indonesia,asuransi perjalanan ke eropa,peta indonesia lengkap,webhosting indonesia,makalah asuransi syariah,asuransi perusahaan,adira asuransi,promo domain murah,bus indonesia,domain hosting murah,daftar asuransi,pengertian asuransi pendidikan,