Tampilkan postingan dengan label Amalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amalan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Maret 2016

Tidak akan Mengalami Bahaya Hingga Pagi, Jika Kamu Membaca Kalimat Ini di Malam Hari

-  Ketika Rasulullah mengajarkan satu
kalimat dan menyebutkan keutamaannya, maka keutamaan itu adalah sebuah kepastian. Jika keutamaannya terkait dengan anugerah Allah di dunia, maka orang-orang yang mengamalkan dengan penuh keyakinan, ia akan membuktikan keutamaan itu.


Tidak akan Mengalami Bahaya Hingga Pagi, Jika Kamu Membaca Kalimat Ini di Malam Hari
sumber : muslimahcorner.com
Ada sebuah kalimat yang jika diucapkan tiga kali di awal malam, orang-orang yang membacanya akan dilindungi Allah dari bahaya hingga pagi harinya. Sebaliknya, jika dibaca di pagi hari, Allah akan melindunginya dari bahaya hingga malam tiba.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ قَالَ بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ لَمْ تُصِبْهُ فَجْأَةُ بَلاَءٍ حَتَّى يُصْبِحَ وَمَنْ قَالَهَا حِينَ يُصْبِحُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ لَمْ تُصِبْهُ فَجْأَةُ بَلاَءٍ حَتَّى يُمْسِىَ  

“Barang siapa membaca Bismillaahilladzii laa yadlurru ma’as mihi syai’un fil ardhi wa laa fis samaa’i wa huwas samii’ul ‘aliim (Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di langit dan di bumi tidak akan berbahaya dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui) tiga kali maka ia tidak akan ditimpa bahaya apapun hingga pagi hari. Dan barangsiapa membacanya tiga kali di pagi hari, niscaya ia tidak akan ditimpa bahaya apa pun hingga malam tiba” (HR. Abu Daud, hadits senada juga diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Aban bin Utsman bin Affan adalah salah seorang yang membuktikan dahsyatnya kalimat yang disabdakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ini. Putra Utsman dari istri bernama Ummu Amru binti Jundub itu biasa membaca kalimat tersebut dan ia tidak pernah mengalami bahaya apapun pada hari-hari ketika ia membacanya.

Suatu hari ia mengalami kelumpuhan. Rupanya di hari itu, ia lupa membaca kalimat ini. “Demi Allah, saya lupa doa ini,” kata Aban seperti diabadikan Imam Tirmidzi Sunan-nya, “Telah berlaku ketentuan Allah kepada saya.”

Demikianlah skenario Allah. Dia melindungi hambaNya yang membaca kalimat doa tersebut dari bahaya sebagaimana keutamaan yang disebutkan RasulNya. Jika Dia berkehendak seorang hamba ditimpa bahaya, hamba itu akan dilupakan membaca kalimat doa tersebut. Wallahu a’lam bish shawab.

sumber : (bersamadakwah.com

Rabu, 09 Maret 2016

Subhanallah! Inilah Amalan Sederhana Yang Paling di Sukai Rasulullah di Banding Beribadah di Mesjid Nabawi Sekalipun

- Dalam rangka menambah pahala
kebaikan, jika disuruh memilih antara mengantar tetangga memenuhi keperluannya, misalkan ke Rumah Sakit atau ke kelurahan, dengan beri'tikaf sebulan penuh di masjid Nabawi, manakah yang akan kita pilih?

Subhanallah! Inilah Amalan Sederhana Yang Paling di Sukai Rasulullah di Banding Beribadah di Mesjid Nabawi Sekalipun
Sumber: Ummi-online.com
 Kebanyakan tentu saja memilih beribadah di masjid Nabawi, karena merasa beribadah di masjid tersebut nilai pahalanya 1000 kali lebih baik dibanding beribadah di masjid lainnya, tapi ternyata tidak demikian dengan Rasulullah, beliau bersabda dalam sebuah hadits hasan:
"Aku menolong untuk memenuhi suatu hajat dari saudaraku lebih aku sukai dari beri'tikaf di masjid Nabawi sebulan penuh." 

Maasya Allah, betapa luar biasa akhlak Rasulullah yang mengutamakan membantu manusia lainnya dibanding ibadah berdiam diri di masjid. 

Oleh karena itu, kita yang mengaku umatnya dan mencintai Beliau, sudah seberapa banyak membantu orang di sekitar kita untuk memenuhi hajat kebutuhannya? 

Ataukah kita asyik 'beribadah' sendirian, seperti membaca Quran, mendengar ceramah pengajian, dan ibadah pribadi lainnya, namun abai terhadap tetangga yang kelaparan, tak peduli dengan kerabat yang terlilit utang, dan ogah membantu teman yang membutuhkan pertolongan. 

Ketahuilah bahwa Rasulullah merupakan kekasih Allah, pilihannya seharusnya menjadi petunjuk bagi kita untuk mengutamakan menolong sesama. Wallaahualam. 

Sumber: Ummi-online.com

Sabtu, 05 Maret 2016

Lakukan 4 Amalan Sederhana Ini Niscaya Rezeki Anda Akan Berdatangan Mulai Pagi Tanpa Henti

asalbagikan - Didalam Al-quran, Allah telah berfirman
bahwa kita tidak perlu takut akan hidup kekurangan karena setiap manusia sudah mempunyai rezekinya masing-masing. Selagi orang tersebut mau berusaha, berdoa dan bersabar maka rezeki akan datang pada mereka melalui caranya sendiri, bahkan terkadang melalui jalan yang tanpa kita sangka-sangka.

Lakukan 4 Amalan Sederhana Ini Niscaya Rezeki Anda Akan Berdatangan Mulai Pagi Tanpa Henti
Sumber: Infoyunik.com
Nah, bagi Anda yang ingin rezekinya tetap lancar setiap hari maka selain melakukan usaha kita juga harus rajin berdoa dan melakukan amalan-amalan yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW dipagi hari. Gak percaya ? cobalah lakukan 4 hal ini dipagi hari agar rezeki Anda bertambah lancar.

1. Sholat Tahajud
Hal pertama yang mesti Anda lakukan setiap pagi adalah sholat Tahajud. Waktu terbaik untuk melakukan Sholat Tahajud adalah pertiga malam yaitu kurang lebih antara jam 2-3 pagi. Banyak keutamaan yang bisa Anda dapatkan apabila rutin melakukan sholat tahajud salah satunya adalah bisa memperlancar datangnya rezeki dipagi hari.  Rasulullah SAW bersabda :

"Ketika kalian tidur, setan membuat tiga ikatan di tengkuk kalian. Di setiap ikatan setan akan mengatakan ‘malam masih panjang, tidurlah !’ Jika ia bangun lalu berdzikir pada Allah, lepaslah satu ikatan, kemudian jika ia berwudhu, lepas lagi ikatan berikutnya. Selanjutnya jika ia mengerjakan shalat, lepaslah ikatan yang terakhir. Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira. Jika tidak melakukan seperti ini, jiwanya jadi kotor dan malas". (HR Bukhari) 
 
2. Membaca Doa Pagi Hari
Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa untuk mendapatkan rezeki, tidak hanya dengan berusaha saja tetapi harus dibarengi dengan doa agar rezeki kita semakin lancar. Nah, maka dari itu sebelum Anda melakukan sesuatu atau menjalani aktivitas maka jangan lupa untuk selalu berdoa di pagi hari atau sesudah melakukan sholat tahajud agar segala sesuatu yang Anda kerjakan bisa lancar dan membawa rezeki untuk Anda sendiri. Rasulullah SAW bersabda;

"Rabb kita Tabaraka Wa Taala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata ‘Siapa yang berdoa kepadaKu, aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta kepadaKu, pasti akan Kuberi. Dan siapa yang meminta ampun kepadaKu, pasti akan aku ampuni’”. (HR Bukhari dan Muslim)

3. Bersedekah di Pagi Hari
Sudah bukan rahasia lagi jika sedekah merupakan salah satu kunci untuk memperlancar rezeki, bahkan telah banyak orang yang merasakan manfaat bersedakah ini. Nah, maka dari itu apabila Anda ingin rezekinya lancar maka jangan lupa untuk bersedakah dipagi hari. Meskipun bersedekah bisa diwaktu kapan pun namun akan lebih baik jika dilakukan dipagi hari. Rasulullah SAW bersabda;

"Tidaklah berlalu pagi di setiap hari kecuali ada dua malaikat yang turun dan berdoa “Ya Allah berikanlah ganti pada yang berinfaq” Sedangkan malaikat yang satunya berdoa “Ya Allah berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan berinfaq” (HR Bukhari dan Muslim)

4. Melaksanakan Sholat Dhuha

Kemudian terakhir adalah melakukan sholat dhuha. Sholat dhuha merupakan sholat sunnah yang dikerjakan dipagi hari yaitu antara jam 7 pagi sampai jam 11 siang. Banyak keutamaan dari sholat sunnah dhuha ini yaitu salah satunya bisa memperlancar rezeki. Rasulullah SAW bersabda;

"Engkau membersihkan dahak yang ada dalam Masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan sesuatu yang mengganggu dari jalan adalah sedekah. Maka jika engkau tidak menemukannya (sedekah sebanyak itu) maka dua rakaat dhuha sudah mencukupimu". (HR Abu Dawud)

Itulah Inilah 4 Amalan di Pagi Hari Yang Bisa Mendatangkan Rezeki bagi Anda, bahkan apabila dikerjakan rutin maka akan membuat rezeki Anda menjadi lancar.
 
Sumber: Infoyunik.com

Kamis, 03 Maret 2016

Jika Anda Amalkan 3 Amalan Ini Niscaya Umur Anda Akan di Perpanjang

asalbagikan - Setiap mahluk hidup pastinya akan
merasakan datangnya hari kematian. Kematian menjadi sesuatu hal yang tak bisa ditawar dan dielakan siapa pun karena sudah ditakdirkan oleh Allah SWT.

Allah SWT berfirman;

"Dan Allah tidak akan memundurkan waktu kematian seseorang jika sudah sampai pada ajalnya, dan Allah maha teliti akan amal-amal yang kalian kerjakan". (QS Al Munafiqun: 11)

"Dan setiap umat ada ajalnya. Maka jika telah sampai ajal mereka, tidak mereka bisa memintanya supaya diakhirkan walau sesaat dan tidak pula bisa meminta supaya disegerakan". (QS Al Araf: 34)

Jika Anda Amalkan 3 Amalan Ini Niscaya Umur Anda Akan di Perpanjang
Sumber : berita.suaramereka.com
Namun tahu kah kalian jika kematian sebenarnya bisa ditunda dengan beberapa amalan. Menunda kematian disini bukan berarti menentang ketentuan mutlak Allah SWT, tetapi dimaksudkan walaupun raga kita telah tiada namun kebaikan amal yang kita tanam tetap dapat dirasakan manfaatnya.

Walaupun hakikatnya kita sudah mati, namun kemanfaatan diri kita masih dapat dirasakan seakan-akan kita belum tiada. Dengan demikian, walaupun kematian tidak bisa dielakkan namun amalan 'penunda kematian' ini bisa menjadi jalan bagi kita untuk meraih predikat manusia terbaik di hadapan Allah SWT.

Lantas amalan-amalan apa sajakah yang dimaksud? Yang pertama adalah bersedekah.

Rasulullah SAW bersabda;

"Sesungguhnya sedekah seorang muslim dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang su’ul khotimah, Allah akan menghilangkan sifat sombong, kefakiran, dan sifat berbangga diri darinya”. (HR Thabrani)

Mringankan tangan dengan melakukan sedekah dengan ikhlas, niscahya penjelesan dalam hadis di atas akan kita nikmati sepanjang hayat.

Yang kedua adalah Berbakti Kepada Kedua Orang Tua. Rasulullah SAW bersabda;

"Barangsiapa senang (berharap) Allah memperpanjang umurnya dan menambah rizkinya maka hendaklah berbakti pada kedua orang tuanya dan menyambung hubungan sanak famili". (HR Al Baihaqi)

Betap luar bisanya jika kita bisa berbakti kepada orang tua, apalagi jika kita mendapati kedua orang tua yang sudah lanjut usia. Maka memelihara mereka dengan sebaik baiknya perilaku seorang anak yang baik bisa menjadi ladang amal menuju surga yang diridhoi.

Yang terakhir adalah amalan menjalin dan mempererat tali silahturahmi. Rasulullah SAW bersabda;

"Siapa yang ingin rezekinya diperluas dan umurnya panjang, maka hendaklah ia bersilaturahmi". (HR Bukhari).

Jadi silaturhami dianjurkan karena dapat meluaskan rezeki dan memperpanjang umur hidup semata mata untuk memperbaiki diri. Untuk tiu kebaikan dari silahturahmi dapat dipetik kelak hingga kita sudah tiada.

Sumber : dream.co.id

7 Amalan Yang Dapat Menghapuskan Dosa Seumur Hidup. Apa Saja Itu?

asalbagikan - Tumpukan dosa yang menggumpal bukan
berarti tak bisa dihapus. Beragam kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas mampu meleburnya. Selama dosa tersebut bukanlah dosa besar yang menyebabkan kekafiran. Sebab kekafiran hanya bisa diganti dengan kembali dalam pelukan Islam.

Berikut ini adalah 7 amalan yang dapat menghapuskan dosa. Apa saja itu?


7 Amalan Yang Dapat Menghapuskan Dosa Seumur Hidup. Apa Saja Itu?
Sumber : blogkhususdoa.com
1. Taubat

Kesalahan bisa dilakukan siapa saja. Tak terkecuali ahli ibadah sekalipun. Karenanya, orang yang terbaik bukan mereka yang tak pernah terjerembab dalam kekeliruan. Tapi, mereka yang selalu menyadari kesalahannya, lalu bertaubat. Dan tidak menunda taubatnya walau sedetik pun.

“Langsung bertaubat dari dosa,” tutur Imam Ibnul Qayyim, “merupakan keharusan yang tak bisa ditunda-tunda. Jika taubat ditunda, ia akan memunculkan maksiat lain akibat penundaan itu.”

Begitu pentingnya taubat karena ia adalah gerbang segala ampunan. Ia adalah wujud pengakuan hamba atas dosanya, dan jembatan pengakuan Allah bagi ampunan-Nya. Taubatlah yang menjadi kunci kebaikan untuk menghapus dosa kesalahan seorang hamba.

Allah Ta’ala berfirman, “…Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal shalih, maka kejahatan mereka diganti dengan kebaikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Furqan: 70).

2. Sedekah

Setelah gerbang ampunan terbuka, ibadah berikutnya yang bisa melebur dosa adalah sedekah. Baik yang dilakukan dengan terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi.

Allah berfirman, “Jika kamu menampakkan sedekah(mu) maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagi kamu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. al-Baqarah: 271).

Rasulullah Saw bersabda, “…sedekah itu mematikan (melebur) kesalahan dan takwa itu membunuh kesalahan seperti air memadamkan api.” (H.r. Thabrani).

Sedekah berasal dari kata shadaqa yang berarti benar. Orang yang suka bersedekah adalah orang yang benar pengakuan imannya. Menurut terminologi syariah, pengertian sedekah sama dengan pengertian infak, baik hukum maupun ketentuan-ketentuan umum lainnya. Hanya saja, jika infak cenderung berkaitan dengan materi, sedekah memiliki arti lebih luas. Sedekah enyangkut juga hal yang bersifat non-materi. Hadits riwayat Imam Muslim dari Abu Dzar, Rasulullah Saw menyatakan bahwa jika tidak mampu bersedekah dengan harta, maka membaca tasbih, membaca takbir, tahmid, tahlil, berhubungan suami-istri, atau melakukan kegiatan amar ma’ruf nahi mungkar termasuk sedekah. Dalam hadits lain yang juga diriwayatkan Muslim, Rasulullah Saw menyebutkan bahwa tersenyum kepada saudara yang lain itu sedekah.

3. Jihad

Ibadah lainnya yang masih berkaitan langsung dengan harta dan pahalanya mampu melebur dosa adalah jihad. Jihad di jalan Allah yang dilakukan dengan ikhlas dapat melebur dosa. Baik yang dilakukan dengan harta maupun jiwa. “…(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan ke dalam surga…” (QS. ash-Shaff: 11-12).

Karenanya, para sahabat Rasulullah saw selalu berlomba menyambut seruan jihad. Kendati mereka sudah menginfakkan harta, tapi itu tak membuat mereka puas untuk tidak ikut berjuang di jalan Allah. Bagi mereka, syahid di jalan Allah adalah kunci utama untuk mendapatkan ampunan Allah.

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda, “Orang yang mati syahid akan diampuni dosanya pada percikan darah yang pertama, dan akan dikawinkan dengan dua bidadari dan akan memberi syafaat tujuh puluh dari anggota keluarganya…,” (H.r. Thabrani).

4. Wudhu

Bagi mereka yang tidak sempat berjihad bukan berarti pintu melebur dosa tertutup. Ibadah sehari-hari yang kita lakukan dengan ikhlas dan sesuai tuntutan Rasulullah saw, juga bisa menghapus dosa.

Rasulullah saw bersabda, “Sesiapa yang berwudhu seperti wudhuku ini, maka dosa-dosanya yang terdahulu akan diampuni. Sedangkan shalatnya, jalannya menuju masjid adalah amalan tambahan,” (H.r. Muslim dan Nasa’i).”

5. Shalat

Selain itu, shalat merupakan kaffarah (penebus) dosa dan kesalahan seorang hamba. Perumpamaan orang yang melakukan shalat lima waktu sehari semalam ibarat orang yang di depan rumahnya mengalir sungai dan ia mandi lima kali sehari. Tak akan ada kotoran yang tersisa. “Begitulah perumpamaan shalat lima waktu. Dengan shalat itu Allah akan melebur kesalahan-kesalahan (hamba-Nya),” ujar Rasulullah saw seperti diriwayatkan Bukhari dan Muslim.

Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Muslim dan Tirmidzi bahwa Rasulullah saw menegaskan, “Shalat lima waktu, shalat Jum’at menuju Jum’at berikutnya adalah pelebur dosa di antara mereka, selama dosa-dosa besar tidak dilanggar.”

6. Puasa

Ibadah puasa yang dilakukan dengan penuh keimanan dan hanya mengharap ridha Allah pun bisa melebur dosa. “Sesiapa berpuasa Ramadhan dengan iman dan ikhlas (mencari pahala karena Allah) maka diampunilah dosanya yang sudah lewat.” (H.r. Bukhari Muslim).

Apalagi jika puasa Ramadhan diikuti dengan puasa Syawal enam hari setelahnya. “Sesiapa yang puasa Ramadhan dan mengiringinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia akan keluar dari dosa-dosanya seperti pada hari ia dilahirkan ibunya,” demikian sabda Rasulullah saw seperti yang diriwayatkan Thabrani dalam Mu’jam al-Ausath-nya.

Puasa ayyamul bidh (tiga hari setiap pertengahan bulan hijriyah) juga bisa menjadi pelebur dosa. Dalam Mu’jam al-Kabir-nya Thabrani meriwayatkan, dari Maimunah binti Sa’ad bahwa Rasulullah saw bersabda, “Dari setiap bulan tiga hari, siapa saja yang mampu melaksanakannya, maka (pahala) setiap harinya bisa melebur sepuluh kali kesalahan dan dia bersih dari dosa seperti air membersihkan pakaian.”

7. Haji

Kalau ibadah harian (seperti shalat), bulanan (seperti puasa sunnah), atau tahunan (seperti puasa Ramadhan) mampu melebur dosa, begitu juga dengan ibadah haji yang diwajibkan sekali seumur hidup bagi yang mampu.

Rasulullah saw bersabda, “Sesiapa yang melaksanakan haji, lalu tidak berbicara kotor dan tidak fasik, dia akan kembali (diampuni) dari dosanya sebagai mana ia dilahirkan ibunya,” (H.r. Bukhari Muslim).

Begitulah kesempurnaan Islam dan keutamaan umat Nabi Muhammad. Hari-harinya penuh dengan pahala yang mampu melebur dosa kesalahannya.

Semoga dosa-dosa kita dihapus dan diampuni oleh-Nya. Aamiin.

Sumber : blog.setiabuku.com

Rabu, 02 Maret 2016

Lakukan 5 Amalan Ini Saat Gerhana, Maka Allah Berikan Pahala Yang Besar

asalbagikan - Gerhana Matahari Total (GMT) akan terjadi pada 9 Maret mendatang. Indonesia menjadi satu-satunya negara yang dapat menyaksikan fenomena langka ini. GMT akan melewati Sumatera, sisi selatan Kalimantan, Sulawesi Tengah dan Maluku Utara.

Daerah yang akan dilalui GMT kini bersiap menyambut persitiwa astronomi tersebut. Mulai dari aksi bersih-bersih, sampai berbagai atraksi yang sudah disiapkan untuk menyambut gerhana.

Lakukan 5 Amalan Ini Saat Gerhana, Maka Allah Berikan Pahala Yang Besar
Sumber: Infoyunik.com
Dalam Islam, gerhana bukan semata-mata fenomena alam dan kejadian antariksa, namun, sarat dengan nuansa religius.  Bahkan, Rasulullah SAW memerintahkan umatnya agar melakukan amalan ini ketika gerhana terjadi. Apa saja amalannya? Berikut ulasannya.

1. Perbanyaklah dzikir, istighfar, takbir, sedekah dan bentuk ketaatan lainnya
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda terkait dengan peristiwa gerhana. Rasul menjelaskan bahwa tentang banyak hikmah dibalik kejadian tersebut. Dalam hadis riwayat Bukhori-Muslim Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya:

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Terjadinya gerhana matahari atau bulan bukanlah karena kematian seseorang atau kehidupannya. Maka jika kamu melihatnya, berdoalah kepada Allah, bertakbirlah kepada-Nya, bersedekahlah, dan shalatlah.” (Bukhori-Muslim)

2. Mengerjakan shalat gerhana secara berjama’ah di masjid
Amalan lain yang bisa dilakukan saat terjadi gerhana adalah salat berjamaah di masjid. Rasulullah SAW selalu melakukan hal demikian saat terjadi gerhana.

Salah satu dalil yang menunjukkan hal ini sebagaimana dalam hadits dari ’Aisyah bahwasanya Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mengendari kendaraan di pagi hari lalu terjadilah gerhana. Lalu Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam melewati kamar istrinya (yang dekat dengan masjid), lalu beliau berdiri dan menunaikan shalat. (HR. Bukhari no. 1050).

Ibnu Hajar mengatakan, ”Yang sesuai dengan ajaran Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam adalah mengerjakan shalat gerhana di masjid. Seandainya tidak demikian, tentu shalat tersebut lebih tepat dilaksanakan di tanah lapang agar nanti lebih mudah melihat berakhirnya gerhana.” (Fathul Bari, 4: 10)

Namun, salat berjamaah di masjid bukanlah syarat. Mereka yang tidak sempat ke masjid bisa melakukannya di rumah. Karena Rasulullah SAW memerintahkan umatnya agar salat setiap melihat gerhana.

“Jika kalian melihat gerhana tersebut, maka shalatlah”. (HR. Bukhari no. 1043)

3. Wanita juga boleh shalat gerhana bersama kaum pria di masjid
Ternyata kaum wanita juga boleh ikut salat bersama dengan kaum pria saat terjadi gerhana. Dari Asma` binti Abu Bakr, beliau berkata,

“Saya mendatangi Aisyah radhiyallahu ‘anha -isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam- ketika terjadi gerhana matahari. Saat itu manusia tengah menegakkan shalat. Ketika Aisyah turut berdiri untuk melakukan sholat, saya bertanya: “Kenapa orang-orang ini?” Aisyah mengisyaratkan tangannya ke langit seraya berkata, “Subhanallah (Maha Suci Allah)”. Saya bertanya: “Tanda (gerhana)?” Aisyah lalu memberikan isyarat untuk mengatakan iya.” (HR. Bukhari no. 1053)

4. Menyeru jama’ah dengan panggilan ’ash sholatu jaami’ah’ dan tidak ada adzan maupun iqomah
Saat terjadi gerhana, maka muslim diisyaratkan untuk memanggil muslim yang lain agar menunaikan salat gerhana. Namun berbeda dengan adzan biasanya, seruan salat gerhana hanya  berlafadz Ash Shalatu. Jami’ah’ Dari ’Aisyah radhiyallahu ’anha menuturkan bahwa pada masa Rasulullah pernah terjadi gerhana.

“Beliau lalu mengutus seseorang untuk memanggil jama’ah dengan: ‘ASH SHALATU JAMI’AH’ (mari kita lakukan shalat berjama’ah). Orang-orang lantas berkumpul. Nabi lalu maju dan bertakbir. Beliau melakukan empat kali ruku’ dan empat kali sujud dalam dua raka’at.” (HR. Muslim no. 901).

5. Berkhutbah setelah shalat gerhana
Amalan selanjutnya yang bisa dilakukan saat terjadi gerhana adalah berkhutbah setelah salat gerhana. Dari Aisyah, beliau menuturkan bahwa setelah salat gerhana dan matahari mulai tampak, maka Rasulullah SAW langsung berdiri dan berkhotbah di hadapan orang banyak, beliau memuji dan menyanjung Allah, kemudian bersabda,

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” 


Sumber: Infoyunik.com

Jumat, 26 Februari 2016

Inilah Amalan Ringan yang Pahalanya Lebih Besar dari Shalat dan Puasa

asalbagikan - Dari dulu hingga kini banyak kaum muslim
yang menganggap bahwa amalan wajib yang diperintahkan oleh Allah seperti shalat, puasa dan zakat memiliki ganjaran pahala yang paling besar. Oleh karenanya banyak orang yang rajin mengerjakannya.

Dengan harapan mereka akan mendapatkan keberkahan hidup dan pahala berlimpah dari Allah. Padahal sebenarnya, selain tiga amalan ini masih ada juga amalan-amalan lainnya yang memiliki ganjaran jauh lebih besar.


Inilah Amalan Ringan yang Pahalanya Lebih Besar dari Shalat dan Puasa
Sumber: Infoyunik.com
Bahkan amalan tersebut dianggap sangat sepele dan sering terlupakan oleh sebagian orang. lantas amalan apakah yang memiliki ganjaran pahalanya yang jauh lebih besar dibandingkan dengan amalan-amalan wajib tersebut? Berikut informasi selengkapnya.

Ternyata amalan yang memiliki pahala lebih besar dari shalat dan puasa itu adalah menyambung silaturahim. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, suatu ketika bertanya kepada para sahabatnya, ''Maukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya dari shalat dan puasa? Yaitu engkau damaikan orang-orang yang bertengkar, dan barangsiapa yang ingin panjang usia dan banyak rezeki, sambungkanlah tali silaturahmi.''

Dalam Hadis lain, Rasulullah bersabda, ''Tebarkanlah salam, perkuat silaturahmi, santunilah fakir miskin, dan jangan tinggalkan shalat malam.'' (HR Muslim).

''Barang siapa percaya kepada Allah dan hari akhirat, hendaklah mengadakan silaturahmi.'' (HR Bukhari-Muslim).

''Beribadah kepada Allah dengan tidak menyekutukan-Nya, melaksanakan shalat, mengeluarkan zakat, dan mengadakan silaturahmi,'' demikian jawaban Rasulullah SAW ketika ditanya tentang perbuatan apa yang baik harus dilakukan. (HR Bukhari).

Nabi Muhammad SAW merupakan teladan yang paling baik dalam memberikan maaf kepada musuh. Diriwayatkan oleh Abdullah bin 'Auf: “Kami waktu itu sedang berkumpul bersama Rasulullah SAW dan beliau bersabda, 'Janganlah duduk bersamaku, orang yang memutuskan persaudaraan.' Mendengar ucapan tersebut, seorang pemuda berdiri meninggalkan majelis.”

Ternyata pemuda tersebut telah lama bertengkar dengan bibinya. Setelah mendengar ucapan dari Rasulullah tersebut ia lalu meminta maaf kepada bibinya dan bibinya pun memaafkannya. Setelah itu dia kembali ke majelis, Rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya rahmat Allah tidak akan turun apabila yang di situ ada orang yang memutuskan tali persaudaraan.”

Perkataan Abu Darda r.a di atas juga dilandasi oleh salah satu hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi yang artinya “Maukah aku beritahukan kepada kalian suatu amalan yang lebih utama dari derajat mereka yang berpuasa, shalat, dan bersedekah?”

Sontak para sahabat pun langsung menjawab “Tentu wahai Rasulullah.”

Rasul pun segera melanjutkan perkataannya “(ialah) mendamaikan seseorang yang berselisih. Karena sesungguhnya kerusakan dari perselisihan adalah terhalanginya seseorang dari mendapatkan pahala.”

Demikianlah informasi mengenai amalan yang lebih besar pahalanya dari pada amalan wajib. Oleh karena itu, sebagai kaum muslim hendaknya kita senantiasa menjalin silaturahim kepada sesama kaum muslim agar Allah SWT selalu memberikan keberkahan hidup bagi setiap umat-Nya. 


Sumber: Infoyunik.com

Kamis, 25 Februari 2016

Inilah Amalan-amalan Yang Membuat Dosa Zina Sekalipun Akan terampuni

asalbagikan - Zina merupakan salah satu dosa besar yang dapat membawa seseorang kejalan yang sesat, tetapi ada beberapa amalan agar dosa zina terampuni dan bertaubat kepada Allah atas dosa yang telah dilakukan. Apa sajakah amalan yang dapat menghapus dosa zina?

Inilah Amalan-amalan Yang Membuat Dosa Zina Sekalipun Akan terampuni
Sumber: Kumpulanmisteri.com
Islam telah mengajarkan kepada setiap umatnya untuk selalu menjauhi hal-hal yang dapat menyebabkan dosa zina seperti pacaran, karena zina merupakan perbuatan yang terlarang dan memiliki dosa yang sangat besar. Seseorang yang telah berbuat zina akan rusak seluruh kehormatannya di mata orang lain dan juga di hadapan Allah.

Di era modern ini, zina merupakan perbuatan yang telah banyak dilakukan oleh mayoritas orang karena mereka telah terpengaruh dengan budaya barat yang banyak menyesatkan manusia. Bahkan hal-hal yang dapat memicu terjadinya zina telah lumrah dan umum di lakukan oleh setiap orang di dunia ini seperti pacaran. Tidak hanya orang non-muslim saja yang telah membudayakan perilaku ini, bahkan umat muslim pun kini telah banyak terjerumus dalam perbuatan dosa ini.

Apakah dosa zina diampuni? Allah Maha Pengampun maka setiap hambanya diberi kesempatan untuk senantiasa bertaubat. Jika setiap manusia benar-benar ingin memperbaiki diri dan bertaubat, maka Allah akan mengampuni setiap dosa-dosa hamba-Nya karena Allah Maha Pengampun.

Setiap manusia berkewajiban untuk selalu bertaubat kepada Allah, taubat yang dilakukan harus benar-benar dari dalam hati dan tidak akan melakukan perbuatan dosa yang sama di lain waktu. Ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi oleh setiap muslim yang ingin menghapus dosa zina yang telah dilakukannya, yaitu:

1. Taubat
Cara taubat dari zina adalah berhenti dari perbuatan zina. Taubat merupakan satu hal yang wajib dilakukan oleh setiap umat muslim yang telah berbuat dosa. Taubat dapat dilakukan yaitu dengan bersungguh-sungguh dalam hati akan menjauhi hal-hal yang menjurus ke perbuatan zina dan akan menjauhi perbuatan zina. Orang yang bertaubat dengan sungguh-sungguh akan berhenti dari perbuatan maksiat yang telah dilakukannya dan tidak akan mengulangi perbuatan maksiat yang telah dilakukannya, bahkan dia akan menjauhi semua perbuatan dosa. Allah akan membukakan pintu maaf bagi orang-orang yang dengan sungguh-sungguh bertaubat kepada-Nya.

2. Menyesal
Tidak hanya berhenti dari perbuatan maksiat, seseorang yang benar-benar ingin menghapus dosanya harus memiliki penyesalan dalam hati karena telah melakukan perbuatan maksiat itu. Seseorang yang telah memiliki penyesalan dalam lubuk hati tidak akan melakukan perbuatan yang sama di lain waktu mendatang.

3. Tidak melakukan kemaksiatan lagi
Orang yang bersungguh-sungguh bertaubat tidak akan mengulangi perbuatan maksiat yang telah dilakukannya di masa lampau. Dia akan senantiasa membentengi diri dari perbuatan yang menjerumus kepada kemaksiatan sehingga tidak akan terjerumus dalam lubang yang sama.

Itulah tiga syarat utama agar dosa-dosa kita diampuni oleh Allah, tetapi jika dosa yang telah dilakukan seorang manusia berkaitan dengan hukum uhud maka orang yang telah berdosa itu wajib menerima hukumannya sesuai dengan syariat agama dan juga wajib untuk bertaubat agar dosanya diampuni. Salah satu contoh perbuatan dosa yang berkaitan dengan hukum uhud adalah zina.

Berzina adalah dosa besar, apakah dapat terampuni? Seseorang yang telah menikah tetapi melakukan zina, maka dia wajib menerima hukuman rajam yaitu dilempari batu hingga mati. Tetapi jika seseorang yang telah melakukan zina merupakan seseorang yang belum menikah maka dia wajib dihukum cambuk sebanyak 100 kali. Setelah menerima hukuman sesuai dengan syariat agama maka orang itu wajib bertaubat kepada Allah agar semua dosanya diampuni.

Itulah beberapa informasi seputar beberapa amalan agar dosa zina terampuni dan setiap umat muslim wajib mengetahuinya.
 
Sumber: Kumpulanmisteri.com

Inilah Amalan Sederhana Yang Pahalanya Akan Membawa Kamu ke Dalam Surga

asalbagikan - Berikut ini adalah bacaan tasbih yang
mempunyai pahala luar biasa. Sebelumnya, akan diterangkan dalam artikel ini tentang tugas dari para malaikat yang membaca tasbih. Hal ini penting untuk kita ketahui sebagai bahan renungan kepada kita semua betapa agungnya tugas makhluk Allah yang satu ini. Apa yang disajikan dalam artikel berikut ini adalah berdasarkan keterangan dari kitab Zubdatul Wa’idin. Semoga hal ini menjadikan kita semakin beriman kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Dan semoga hal ini akan membuat kita semakin semangat untuk senantiasa bertasbih kepada Allah, karena sungguh pahala yang didapatkan dari bertasbih sangat luar biasa ganjarannya di sisi Allah. Oleh karenanya sangat rugi bagi siapa saja yang tidak melakukan amalan berikut ini.

Dan mudah-mudahan para pembaca mau membagikan artikel ini kepada kolega, sanak famili, dan para kerabat, agar mereka juga mengamalkan bacaan tasbih berikut ini. Hal ini dikarenakan seperti yang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam sabdakan bahwa barangsiapa yang mengajak seseorang untuk berbuat suatu kebaikan lalu dia melakukannya, maka pahala kebaikan yang dilakukan orang tersebut akan mengalir kepada orang yang mengajaknya berbuat kebaikan, tanpa mengurangi pahala dari orang yang berbuat kebaikan tersebut.

Malaikat Yang Senantiasa Bertasbih
Inilah Amalan Sederhana Yang Pahalanya Akan Membawa Kamu ke Dalam Surga
Sumber: Lampuislam.org
Langit yang berada di atas kepala kita ini terdiri dari berbagai tingkatan-tingkatan. Dalam sebuah hadits sahih diungkapkan bahwa langit ini terdiri dari tujuh tingkatan. Di setiap langit ada malaikat-malaikat yang senantiasa beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan membaca tasbih, bersujud, rukuk, mengangungkan Allah, dan sebagainya. Keterangan yang memperkuat sekaligus membenarkan terhadap keberadaan malaiakt yang memiliki tugas semata-mata untuk membaca tasbih adalah sebagaimana yang diceritakan dalam kisah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam.

Ketika malam Isra’ Mi’raj, Rasulullah menyaksikan sebuah lautan yang luasnya tidak ada yang mengetahuinya selain Allah subhanahu wa ta’ala. Di tepi laut itu, tedapat malaikat berbentuk burung. Malaikat ini mempunyai tujuh puluh sayap. Ketika ada seorang hamba Allah yang membaca “Subhaanallaah”, maka burung itu akan bergerak dan beranjak dari tempatnya.

Jika diteruskan dengan membaca Alhamdulillaah, maka sayapnya akan dibentangkan sedemikian rupa. Dan kalau hamba tersebut melanjutkan lagi dengan membaca Laa ilaaha illallaah, maka sang malaikat yang berbentuk burung itu akan terbang.

Dan kalau sang hamba meneruskan lagi bacaannya hingga sampai ke kalimat Allaahu Akbar, maka sang burung akan terjun ke dalam lautan. Dan apabila hamba tersebut terus melanjutkan bacaannya sampai kalimat laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim, maka sang burung akan keluar dari kedalaman laut, lalu mengibas-ngibaskan (menggerak-gerakkan) sayapnya sehingga meneteskan air sejumlah tidak kurang dari tujuh puluh ribu tetesan air pada setiap sayapnya. Dan dari masing-masing tetes air itu, maka Allah akan menciptakan seorang malaikat yang memiliki tugas hanya untuk bertasbih, bertahlil, dan beristighfar untuk pembacanya hingga datangnya hari kiamat (Hal ini terdapat dalam kitab Zubdatul Wa’idin).

Sumber: Lampuislam.org

Rabu, 24 Februari 2016

Inilah 10 Amalan yang Jika di Amalakan Akan Mendatangkan Rezeki Tanpa Henti

asalbagikan - Setiap hari manusia berlomba-lomba
mencari rezeki untuk bisa melanjutkan hidup sehari-hari. Masing-masing orang sudah ditetapkan kadar rezekinya oleh Allah SWT.  Ada yang sudah bekerja begitu keras, namun hasilnya tidak sesuai harapan. Namun ada juga yang usahanya biasa-biasa saja, diberikan rezeki yang berlimpah.

Ternyata kadar rezeki tidak hanya urusan keras atau tidaknya usaha seseorang dalam mencarinya. Namun ada amalan tertentu yang membuat rezeki selalu nempel dan melekat dengan kita.   Amalan ini jika rutin dikerjakan, akan membuat rezeki selalu datang menghampiri tanpa henti dan tidak disangka-sangka. Apa saja amalan tersebut? Berikut ringkasannya.


Inilah 10 Amalan yang Jika di Amalakan Akan Mendatangkan Rezeki Tanpa Henti
Sumber: Infoyunik.com
1. Taqwa
Amalan pertama agar rezeki selalu nempel adalah berlaku taqwa kepada Allah. Taqwa merupakan tindakan memelihara diri dari siksa Allah dengan cara menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya.  Hal ini sudah dijelaskan oleh Allah SWT dalam Alquran. Bahwa siapa manusia yang bertaqwa akan diberi rezeki dari berbagai arah yang tidak disangka-sangka.

 “Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya,” (QS ath-Thalaq: 2-3).

2. Tawakal
Tawakal juga menjadi jalan untuk menggugah Allah memberikan rezeki kepada manusia. Tawakal memiliki makna berserah diri sepenuhnya kepada Allah swt dalam menghadapi menunggu hasil dari suatu usaha atau pekerjaan. Namun tentu saja, tawakal harus disertai kerja keras sebelumnya. Setelah bekerja dengan sungguh-sungguh, barulah kita menyerahkan hasilnya kepada Allah, serta berprasangka baik kepada-Nya. Bahwa seluruh usaha yang kita kerjakan, sebenarnya tidak ada yang sia-sia.

Nabi s.a.w. bersabda: “Seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, nescaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari lapar dan petang hari telah kenyang.” (Riwayat Ahmad, at-Tirmizi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, al-Hakim dari Umar bin al-Khattab r.a.)

3. Salat Dhuha
Selain melaksanakan salat wajib, Allah SWT juga menyediakan salat sunah yang bisa dilakukan untuk hajat tertentu, termasuk mendatangkan rezeki . Salah satu salat yang dapat mendekatkan rezeki adalah Salat Duha. Salat ini dikerjakan pada waktu Duha, yakni menjelang matahari naik pada pagi hari sekita pukul 08.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB.

Firman Allah dalam hadis qudsi: “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (solat Dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan keperluanmu pada petang harinya." (Riwayat al-Hakim dan Thabrani)

4.  Istighfar
Rezeki terkadang tertutup karena dosa-dosa yang sudah kita lakukan kepada Allah. Jadi untuk membukanya kembali, manusia harus bertaubat dan memohon ampun kepada sang maha pengampun. Caranya adalah dengan banyak membaca istigfar setiap hari. Mohon lah keampunan Allah dengan sungguh-sungguh dengan bacaan sitigfar 100 kali setiap hari. Jika lebih, maka rezeki yang akan datang juga akan lebih pula. Karena ini adalah nyata yang dijanjikan Allah, kepada hamba-Nya yang bertaubat.

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirim-kan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu ke-bun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai" (QS Nuh: 10-12).

“Barangsiapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan, dan Allah akan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tiada disangka-sangka,” (HR Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim).

5. Silaturahmi
Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa dengan menyambung tali silaturahmi maka rezeki tidak akan terputus. Dan benar, lihat saja mereka yang memiliki banyak koneksi dan selalu menjaganya? Pasti orang-orang inilah yang selalu dicari ketika ada pekerjaan yang sesuai. Mereka direkomendasikan oleh orang lain yang mengenalnya. Itulah mengapa kita sering mendengar ‘rezeki kita tidak hanya datang karena kita, namun juga karena orang lain’

Imam Bukhari meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, “Siapa yang senang untuk dilapangkan rezekinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), hendaknyalah ia menyambung (tali) silaturahim.”

6. Sedekah
Sedekah menjadi cara yang paling sering dilakukan orang untuk memancing rezeki. Tidak dipungkiri bahwa Allah SWT menjanjikan balasan 10 kali lipat kepada mereka yang menyedekahkan rezekinya kepada orang lain yang membutuhkan. Namun tanamkanlah dalam hati bahwa bersedekahlah dalam rangka bersyukur, berbagi rejeki & kebahagiaan, bukan dalam rangka mencari rejeki.

Sabda Nabi s.a.w.: “Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan kerana orang-orang lemah di kalangan kamu.” (Riwayat Bukhari)
 
7.  Berbuat Kebaikan
Berbuat kebaikan kepada orang lain lain juga menjadi salah satu amalan yang membuat rezeki semakin nempel. Hal ini sudah dijanjikan Allah dalam Alquran serta dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW.

"Barangsiapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barangsiapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan." (QS Alqashash:84)

Nabi bersabda: Sesungguhnya Allah tdk akan zalim pd hambanya yg berbuat kebaikan.Dia akan dibalas dengan diberi rezeki di dunia dan akan dibalas dengan pahala di akhirat.(HR. Ahmad)

8. Berdagang
Saat ini orang berlomba-lomba mencari pekerjaan dengan masuk ke perusahaan besar. Memang hal ini bukan merupakan kesalahan. Namun salah satu pekerjaan yang dapat mengawetkan rezeki adalah dengan berdagang. Hal ini dijelaskan Nabi Muhammad SAW dalam hadist riwayat Ahmad.

Dan Nabi SAW bersabda: “Berniagalah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perniagaan” (Riwayat Ahmad)

9. Bangun Pagi
Kita sering mendengar ucapan orang tua dulu, “Ayo bangun, udah pagi, nanti rezekinya dipatok ayam lho”. Ternyata ini bukanlah isapan jempol belaka. Karena saat pagi, Allah SWT melalui malaikat-malaikat-Nya menyebarkan rezeki pada pagi hari kepada manusia yang sudah bangun. Sehingga siapa yang terlewat tidur hingga bangun siang, maka tidak akan mendapatkan rezeki yang disebar pagi hari tersebut.

Fatimah (putri Rasulullah) berkata bahwa saat Rasulullah ( S.A.W.) melihatnya masih terlentang di tempat tidurnya di pagi hari, beliau (S.A.W.) mengatakan kepadanya, "Putriku, bangunlah dan saksikanlah kemurahan-hati Tuhanmu, dan janganlah menjadi seperti kebanyakan orang. Allah membagikan rezeki setiap harinya pada waktu antara mulainya subuh sampai terbitnya matahari. ( H.R. Al-Baihaqi)

Aisyah juga meceritakan sebuah hadits yang hampir sama maknanya, yang mana Rasulullah (S.A.W.) bersabda, "Bangunlah pagi-pagi untuk mencari rezekimu dan melakukan tugasmu, karena hal itu membawa berkah dan kesuksesan. (H.R. At-Tabarani)

10. Bersyukur
Bersyukur adalah cara untuk mendatangkan lebih. Inilah tingkatan keimanan manusia kepada Rabb-nya. Mampukah seseorang bersyukur atas sedikit rezeki yang diberikan Allah atau tidak. Setidaknya, kita tidak hanya memandang rezeki materi yang diberikan Allah dalam bentuk uang. Namun dalam bentuk kesehatan, keluarga yang utuh, tetangga yang baik serta negara yang tidak dalam keadaan perang.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS Ibrahim:7)


Sumber: Infoyunik.com

Selasa, 23 Februari 2016

Inilah Golongan Orang yang Pahalanya Terus Mengalir Meski Sudah Berhenti Beramal

asalbagikan - Setiap manusia di dunia ini selalu berusaha untuk mengumpulkan amal kebaikan untuk bekal di akhirat kelak, tetapi ternyata ada orang yang tetap berpahala meski berhenti beramal. Sungguh beruntung bagi hamba yang istimewa seperti ini karena Allah telah menjamin pahalanya meskipun dia sudah berhenti beramal. Siapakah orang yang beruntung ini?

Inilah Golongan Orang yang Pahalanya Terus Mengalir Meski Sudah Berhenti Beramal
Sumber: Kumpulanmisteri.com
Inilah Golongan Orang yang Pahalanya Terus Mengalir Meski Sudah Berhenti Beramal
Setiap muslim berlomba-lomba untuk menanam kebaikan dan beramal untuk bekal di akhirat kelak karena Allah SWT telah mempersiapkan pahala dalam Islam yaitu tempat terindah surga bagi hamba yang beriman dan bertaqwa kepada-Nya, selain itu Allah juga telah menyiapkan neraka bagi hamba yang membangkang dan selalu berbuat dosa.

Banyak muslim yang melakukan berbagai ibadah dan sibuk beramal tetapi tidak mendapatkan pahala, mengapa demikian? Alasan utamanya adalah karena tidak ikhlas melakukan amal dan hanya ingin dipuji oleh orang lain. Sedangkan ada seorang muslim lainnya yang justru telah berhenti melakukan amal tetapi malaikat tetap mencatat amal kebaikannya seperti biasanya tanpa menguranginya meskipun sedikit. Siapakah orang-orang yang beruntung ini?

Dalam hadits Nabi telah diceritakan bahwa malaikat akan tetap mencatat amal baik atau pahala seseorang meskipun dia telah berhenti melakukan amal tersebut, orang-orang ini adalah orang yang sedang sakit dan pada kondisi sehat mereka telah banyak melakukan amal kebaikan dengan ikhlas dan semata-mata hanya untuk Allah SWT, inilah pahala menurut Islam. 

Allah SWT telah menjamin pahala bagi setiap hamba-Nya yang selalu bertaqwa dan beramal sholeh dengan ikhlas tanpa mengharapkan pujian dari orang lain. Seseorang yang telah terbiasa melakukan ibadah dan amalan kebaikan dengan ikhlas maka Allah akan menjamin pahalanya meskipun dia telah berhenti beramal karena sakit. 

Dalam hadits nabi itu telah dijelaskan bahwa malaikat melapor kepada Allah karena tidak mendapati seorang hamba yang biasa melakukan ibadah dengan ikhlas karena dia sedang terbaring sakit sehingga malaikat tidak adapat mencatat amal kebaikannya. Maka Allah SWT menyuruh kedua malaikat-Nya untuk tetap mencatat amal kebaikan yang telah dilakukan oleh hamba-Nya ini ketika dia sedang sehat selama masa sakitnya hingga meninggal dunia. Sungguh beruntung bagi manusia yang selalu terbiasa melakukan amal kebaikan karena Allah SWT akan tetap menjamin pahalanya meskipun dia telah berhenti melakukan amal kebaikan dan tercatat sama persis seperti saat masih sehat, inilah hikmah sakit menurut islam. 

Maka dari itu sebaiknya sebagai seorang muslim kita harus membiasakan diri melakukan amal kebaikan dengan ikhlas tanpa mengharap pujian dari orang lain dan semasa sehat hendaknya kita memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Sakit bukanlah hal yang sangat menyakitkan karena Allah SWT telah memberikan kenikmatan dalam sakit kepada setiap manusia yang terbiasa melakukan amal kebaikan semasa sehatnya dengan menjamin pahala atas semua amal kebaikan yang dilakukannya hingga dia sembuh atau meninggal dunia.

Sakit bukanlah sesuatu yang harus kita sedihkan, sebagai seorang muslim kita harus selalu bersyukur dan bersabar dalam segala keadaan baik dalam kondisi sehat maupun sakit karena dalam setiap keadaan itu terdapat pelajaran yang bisa kita peroleh. Sakit merupakan sarana untuk meminta ampunan atas semua dosa-dosa yang telah kita perbuat dan sebagai media untuk melatih kesabaran dan juga sebagai media untuk mensyukuri kenikmatan Allah yang diberikan saat kita sehat.

Demikian informasi seputar golongan orang yang tetap berpahala meski berhenti beramal, semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang beruntung itu.
 
Sumber: Kumpulanmisteri.com

Minggu, 21 Februari 2016

Walaupun Sudah Meninggal, Pahala Akan Tetap Kamu Dapatkan Jika Melakukan Hal Ini

asalbagikan - Ada sepasang suami istri yang alhamdulillah
sangat kaya dan juga shaleh.

Mereka berulangkali berhaji. Setiap tahun juga mereka melakukan umrah. Berapa banyak harta yang mereka habiskan untuk Haji dan Umrah.

Seorang ulama berkata bahwa amal mereka itu bagus dan mendapat pahala. Hanya saja, jika mereka sudah meninggal, tentu mereka tak bisa melakukan Haji dan Umrah lagi. Pahalanya pun berhenti mengalir.

Walaupun Sudah Meninggal, Pahala Akan Tetap Kamu Dapatkan Jika Melakukan Ini
Sumber: Google.com

Nah, maukah saya beritahu amal-amal yang pahalanya akan terus mengalir meski bapak ibu sudah meninggal dunia? Ini dia:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ

يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Allah memberi ganjaran sekecil apa pun amal yang kita perbuat. Meski hanya sebesar dzarrah atau debu:

“Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar” [An Nisaa’ 40]

Setiap kebaikan yang kita lakukan mulai dari kewajiban seperti sholat, puasa, zakat hingga amal yang sunnah insya Allah akan dibalas Allah pahala yang berlipat ganda.

Bahkan ada orang yang karena mampu setiap tahun pergi berhaji atau umrah dengan berharap mendapat pahala yang besar. Sesungguhnya itu baik. Namun sayangnya saat kita meninggal, kita tidak akan mendapat pahala itu lagi. Saat kita mati, terputus amal kita selain 3 amal yang di atas.

Oleh karena itu agar pahala kita terus mengalir meski kita telah tiada, hendaknya kita berusaha mengerjakan 3 amal yang di atas. Bagaimana pun kita tidak tahu berapa banyak dosa atau maksiyat yang telah kita perbuat. Berapa banyak orang yang kita sakiti. Jadi kalau pahalanya pas-pasan, bisa jadi akhirnya kita terjerembab ke neraka jahannam.

Sedekah Jariyah
Menurut Imam al-Suyuti (911 H) ada 10 amal yang pahalanya terus menerus mengalir, yaitu: 1) ilmu yang bermanfaat, 2) doa anak sholeh, 3) sedekah jariyah (wakaf), 4) menanam pohon kurma atau pohon-pohon yang buahnya bisa dimanfaatkan, 5) mewakafkan buku, kitab atau Al Qur’an, 6) berjuang dan membela tanah air, 7) membuat sumur, 8) membuat irigasi, 9) membangun tempat penginapan bagi para musafir, 10) membangun tempat ibadah dan belajar.

Itu hanya contoh kecil saja. Tentu saja sedekah jariyah tidak terbatas pada hal yang di atas. Segala hal yang bermanfaat yang bisa dinikmati masyarakat umum seperti membangun jalan, jembatan, website atau TV yang bermanfaat insya Allah pahalanya akan terus mengalir kepada kita selama yang kita bangun itu masih memberikan manfaat.

Menanam pohon mangga atau pohon kurma sehingga buahnya bisa dinikmati atau pun pohon yang rindang seperti pohon Beringin sehingga orang bisa berteduh pun bisa mendapatkan pahala.

Membangun masjid pun pahalanya amat besar dan tetap akan mengalir selama masih ada orang yang memakainya untuk beribadah:

Hadits riwayat Usman bin Affan ra: ”Barang siapa yang membangun sebuah masjid karena mengharapkan keridhaan Allah SWT, maka Allah akan membangun untuknya sebuah rumah di surga. (H.R Bukhari dan Muslim)

Ilmu yang Bermanfaat
Ilmu akan bermanfaat jika kita sendiri terlebih dahulu mengamalkannya. Kemudian kita ajarkan ke orang lain. Jika orang yang kita ajarkan itu juga mengamalkan ilmunya, insya Allah kita akan mendapat pahala meski kita telah tiada.

Kita bisa menjadi guru, dosen, atau mendirikan sekolah/pesantren sehingga ilmu yang bermanfaat bisa diajarkan ke orang banyak.

Di zaman sekarang ini kita bisa mengajarkan ilmu ke banyak orang sekaligus. Dengan membuat buku yang bermanfaat, kita dapat membayangkan bagaimana kalau ada 1 juta orang yang membaca buku tersebut dan mengamalkannya.

Dengan membuat website yang berisi ilmu yang bermanfaat misalnya website Islam sehingga puluhan ribu orang bisa membaca dan mengamalkan ilmunya, insya Allah juga akan mendapat pahala. Jika ada orang yang meng-copy-paste tulisan anda, jangan sedih. Justru mereka membantu menyebarkan ilmu anda sehingga jika website anda tutup karena anda tidak membayar sewa domain atau hosting, ilmu anda tetap tersebar dan dinikmati orang lain.

Mendirikan TV Islam atau TV Komunitas yang bisa memberikan ilmu yang bermanfaat pun insya Allah akan mendapat pahala.

Bagaimana jika kita bukan orang yang pintar atau ilmu kita cetek? Jangan sedih. Dengan membantu ulama sehingga ilmunya tersebar, membantu penerbitan buku yang bermanfaat, membantu pembuatan dan pemeliharaan website atau TV Islam juga bisa membuat anda ikut mendapat pahala. Karena Allah menghitung setiap amal yang kita lakukan sekecil apa pun amal itu!

“…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” [Al Maa-idah 2]

Rasulullah saw. bersabda:

عن أبي موسى الأشعري ـ رضي الله عنه ـ عن النبي ـ صلى الله عليه وسلم ـ قال : ” المؤمن للمؤمن كالبنيان ، يشد بعضه بعضاً ، ثم شبك بين أصابعه ، وكان النبي ـ صلى الله عليه وسلم ـ جالساً ، إذ جاء رجل يسأل ، أو طالب حاجة أقبل علينا بوجهه ، فقال : اشفعوا تؤجروا ، ويقضي الله على لسان نبيه ما شاء ” . رواه البخاري ، ومسلم ، والنسائي
Dari Abu Musa Al Asy’ari ra. dari Nabi Muhammad saw bersabda: “Orang mukmin itu bagi mukmin lainnya seperti bangunan, sebagiannya menguatkan sebagian yang lain. Kemudian Nabi Muhammad menggabungkan jari-jari tangannya. Ketika itu Nabi Muhammad duduk, tiba-tiba datang seorang lelaki meminta bantuan. Nabi hadapkan wajahnya kepada kami dan bersabda: Tolonglah dia, maka kamu akan mendapatkan pahala. Dan Allah menetapkan lewat lisan Nabi-Nya apa yang dikehendaki.” Imam Bukhari, Muslim, dan An Nasa’i.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

Jadi jika kita turut andil dalam menyebarkan ilmu yang bermanfaat, insya Allah, Allah akan melihatnya.

Doa Anak Soleh Kepada Kedua Orangtuanya
Jika kita punya anak soleh yang mendoakan kita, insya Allah kita akan mendapat pahala juga karena kita telah berjasa mendidik mereka sehingga jadi anak yang saleh.

Oleh karena itu jika kita diamanahi anak oleh Allah, hendaknya kita didik mereka sebaik mungkin hingga jadi anak yang saleh. Seorang ibu jangan ragu untuk meninggalkan pekerjaannya di kantor agar bisa fokus mendidik anaknya.

Lalu bagaimana jika kita tidak punya anak kandung?

Di situ tidak dijelaskan apakah anak saleh itu anak kandung atau bukan. Jadi jika kita memelihara anak yatim pun kita tetap akan dapat pahala jika mereka jadi anak yang saleh dan mendoakan kita.

Dari Abu Ummah, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang membelai kepala anak yatim karena Allah SWT, maka baginya kebaikan yang banyak daripada setiap rambut yang diusap. Dan barang siapa yang berbuat baik kepada anak yatim perempuan dan lelaki, maka aku dan dia akan berada di syurga seperti ini, Rasulullah SAW mengisyaratkan merenggangkan antara jari telunjuk dan jari tengahnya.” (Hadis riwayat Ahmad)

Dari situ jelas bahwa orang yang memelihara anak yatim dengan penuh kasih sayang insya Allah akan masuk surga. Surganya pun bukan surga tingkat rendah. Tapi surga tingkat tinggi karena berada di dekat Nabi Muhammad SAW laksana jari telunjuk dengan jari tengah.

Paling tidak jika ada anak dari saudara kita atau sepupu kita, santuni mereka. Bantu mereka.

Menyumbang ke keluarga miskin yang ada anaknya pun atau panti asuhan insya Allah bisa mendapatkan pahala.


Sumber: http://media-islam.or.id
Alat Mesin,Blok Mesin,Danareksa Online Trading,Daun Angsana,Daun Sirsak Diabetes,Desain Mesin,Ekonomi Bisnis Indonesia,Ekonomi Indonesia,Ekonomi Pemerintahan,Gambar Mesin,Gambar Mesin Bubut,Info Mesin,Keamanan Sistem Informasi,Manu Life,Mesin 4 Tak,Mesin Ayakan Pasir,Mesin Ball Mill,Mesin Blow Moulding,Mesin Briket,Mesin Bubut Universal,Mesin Crusher Batu,Mesin Crusher Plastik,Mesin Genteng,Mesin Giling Cabe,Mesin Giling Ikan,Mesin Giling Kedelai,Mesin Grinder,Mesin Hammer Mill,Mesin Kompos,Mesin Korter,Mesin Mie,Mesin Miling,Mesin Milling Vertikal,Mesin Obras,Mesin Offset Printing,Mesin Pembuat Bakso Ikan,Mesin Pencacah Rumput,Mesin Pendulang Emas,Mesin Penepung,Mesin Pengayak Pasir,Mesin Penggiling Mie,Mesin Penghancur Kayu,Mesin Pengolahan Karet,Mesin Penyedot Pasir,Mesin Perontok Padi,Mesin Pertambangan Emas,Mesin Pertukangan,Mesin Press Hose,Mesin Roll Forming,Mesin Rotary Dryer,Mesin Sedot Pasir,Mesin Serut,Mesin Spray Dryer,Mesin Stone Crusher,Mesin Tahu,Mesin Tepung,Mesin Tusuk Gigi,Mesin Tusuk Sate,Pt Danareksa Investment Management,Reksa Dana Pasar Uang,Sistem Basis Data,Sistem Ekonomi Alibaba,Sistem Ekonomi Indonesia,Sistem Multimedia,Sistem Pemerintahan Indonesia,Apparel,Baju Atasan Motif Bunga,Baju Cleanroom,Bridal In Bali,Emba Jeans,Harga Jam Tangan Ice,Harga Sepatu Krusher,Harga Sepatu Safety Krusher,Jam Tangan Chronomaster,Model Baju Bunga,Sepatu Crusher,software untuk mengakses internet,plasa hosting,jasa pembuatan website iklan baris,spesifikasi komputer server,kumpulan software komputer,hosting and domain,pengertian klaim asuransi,webhost indonesia,asuransi islam,dedicated server indonesia,pengertian premi asuransi,atlas indonesia,pengertian asuransi syariah,web hosting terbaik di indonesia,perusahaan keuangan di indonesia,hosting web,daftar asuransi terbaik di indonesia,download software pc terbaru,web hosting terbaik indonesia,web hosting terbaik indonesia,makalah tentang asuransi kesehatan,makalah asuransi,cloud hosting indonesia,usaha kesehatan sekolah,universitas islam attahiriyah,travelling in indonesia,contoh bisnis plan sederhana,daftar perusahaan asuransi di indonesia,universitas internasional batam,webhosting terbaik,cloud server indonesia,file hosting indonesia,hosting domain murah,asuransi menurut islam,jumlah penduduk indonesia,biaya kuliah universitas pancasila,web hosting termurah,web hosting gratisan,manulife indonesia,pt asuransi adira dinamika,indonesian travel,domain murah,allianz indonesia,harga web hosting,universitas pendidikan indonesia,cara membuat server vpn,peringkat universitas di indonesia,web hosting support php,host indonesia,domain paling murah,biaya kuliah universitas trisakti,harga hosting website,indonesia travel guide,hosting domain,website builder indonesia,jurusan universitas indonesia,domain dan hosting,web hosting indonesia,indonesia travel,laporan keuangan perusahaan go publik,daftar universitas di indonesia,domain dan hosting adalah,daftar asuransi terbaik,kode negara indonesia,pengertian hukum asuransi,universitas multimedia nusantara,beli domain indonesia,vps indonesia,asuransi perjalanan ke eropa,peta indonesia lengkap,webhosting indonesia,makalah asuransi syariah,asuransi perusahaan,adira asuransi,promo domain murah,bus indonesia,domain hosting murah,daftar asuransi,pengertian asuransi pendidikan,